Lagi, Bocah Tewas Akibat Smack Down

Seorang balita di Kota Batu, Jatim, tewas akibat perlakuan temannya yang meniru atraksi Smack Down. Korban sempat dirawat 10 hari di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal akibat pembengkakan di jantung dan paru-paru.

Diterbitkan 17 Desember 2006, 06:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Anak 3,5 tahun meninggal akibat meniru Smack Down oleh teman sepermainan.
  • Korban dirawat 10 hari, nyawa tak tertolong karena pembengkakan jantung dan paru-paru.
  • Kasus kekerasan serupa akibat meniru gulat hiburan marak terjadi di Indonesia.

Liputan6.com, Batu: Cobaan berat menimpa pasangan Supriadi dan Sri Wilujeng, warga Bumi Aji, Kota Batu, Jawa Timur. Belum lama berselang, anak mereka, Alan Dwi Kurniangga, yang baru berusia tiga setengah tahun meninggal dunia setelah dijadikan objek Smack Down rekan sepermainannya.

Alan atau kerap disapa Angga itu sempat dirawat di rumah sakit selama 10 hari. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat pembengkakan di jantung dan paru-parunya. Sejumlah tetangga menuturkan, Angga memang mendapat perlakuan temannya yang meniru atraksi Smack Down. Pun demikian pengakuan Rino, salah seorang teman bermain Angga. "Sama Dimas," ucap Rino dengan polosnya.

Hingga kini, suasana duka masih menyelimuti kediaman keluarga korban. Ibu kandung Angga tampak masih belum mampu menerima keadaan. Sementara itu, jenazah Angga langsung dikuburkan di tempat pemakaman umum setempat.

Korban kekerasan akibat meniru atraksi gulat hiburan itu terus berjatuhan. Sebelum Angga, Reza juga mengembuskan napas terakhir. Sejak bulan silam, kasus kekerasan serupa yang menimpa anak-anak itu bermunculan di berbagai daerah di Indonesia.(ANS/Noor Ramadhan dan Eko Saktia)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6