Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Filipina Bertambah Jadi 35 Orang

Selain korban tewas, otoritas Filipina menyebut ada ratusan orang yang terluka.

Diterbitkan 09 Juni 2026, 11:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Manila - Sedikitnya 35 orang tewas setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang wilayah lepas pantai Pulau Mindanao, Filipina selatan, pada Senin (8/6/2026) pagi waktu setempat.

Gempa yang terjadi pada pukul 07.37 waktu setempat itu sempat memicu peringatan tsunami di Filipina, Indonesia, Jepang, dan Australia. Namun, otoritas terkait kemudian mencabut atau menurunkan status peringatan tersebut beberapa jam setelah gempa terjadi.

Rekaman video dan foto yang beredar di media sosial memperlihatkan kerusakan parah akibat gempa. Sejumlah bangunan dilaporkan runtuh, termasuk sebuah gerai restoran cepat saji Jollibee yang hancur menjadi puing-puing. Selain itu, tanah longsor juga dilaporkan terjadi di beberapa wilayah terdampak.

Dalam pembaruan terbaru pada Senin (8/6) sore, Kantor Pertahanan Sipil Filipina menyatakan bahwa 31 korban tewas berasal dari wilayah Soccsksargen, sementara empat korban lainnya tercatat di wilayah Davao.

Selain korban jiwa, sedikitnya 134 orang mengalami luka-luka akibat gempa tersebut. Otoritas juga melaporkan sekitar 10.000 keluarga terpaksa mengungsi dari rumah mereka karena kerusakan bangunan dan kekhawatiran akan gempa susulan, dikutip dari laman BBC, Selasa (9/6).

Sebelumnya, pihak berwenang melaporkan jumlah korban tewas sebanyak 32 orang, sementara 12 orang lainnya dinyatakan hilang.

Pulau Mindanao merupakan pulau terbesar kedua di Filipina, baik dari sisi luas wilayah maupun jumlah penduduk. Kawasan ini dihuni sekitar 26 juta jiwa dan kerap mengalami aktivitas seismik karena berada di wilayah Cincin Api Pasifik (Ring of Fire).

Meski demikian, jumlah korban dan dampak kerusakan akibat gempa masih berpotensi bertambah. Badan penanggulangan bencana nasional Filipina saat ini masih melakukan verifikasi terhadap laporan yang diterima dari berbagai daerah terdampak dan diperkirakan akan merilis pembaruan resmi dalam beberapa hari ke depan.