Liputan6.com, Jakarta - Tuntutan untuk terus produktif, memiliki banyak pengalaman, dan menyelesaikan berbagai pekerjaan kerap membuat seseorang menjalani aktivitas tanpa sempat mempertanyakan prioritasnya. Jadwal yang padat terkadang dianggap sebagai tanda keberhasilan, meski tidak semua kegiatan memberikan manfaat atau mendekatkan seseorang pada tujuan hidup.
Kondisi tersebut membuat filosofi essentialism mulai mendapat perhatian sebagai cara untuk menjalani kehidupan dengan lebih terarah. Essentialism merupakan pola pikir yang mengutamakan hal-hal penting dengan mengurangi aktivitas maupun kepemilikan yang tidak memberikan nilai berarti.
Prinsip yang dikenal dari buku karya Greg McKeown ini memiliki gagasan utamanya yaitu less but better, konsep melakukan lebih sedikit hal, tetapi dengan perhatian dan kualitas yang lebih baik. Melansir The Independent, Kamis, 5 November 2026, essentialism mengajak seseorang mengevaluasi kembali cara menggunakan waktu dan energi dalam kehidupan sehari-hari.
Advertisement
Banyaknya pekerjaan, tanggung jawab, dan aktivitas yang dijalani tidak selalu mencerminkan produktivitas atau pencapaian yang berarti. Melalui prinsip ini, seseorang didorong untuk mengenali prioritas, mengurangi hal-hal yang kurang relevan, serta memberikan perhatian lebih besar pada aktivitas yang benar-benar penting.
Konsep tersebut memiliki tiga prinsip utama, yakni explore, eliminate, dan execute. Explore mengajak seseorang mengenali prioritas berdasarkan tujuan dan nilai pribadi. Eliminate berarti menyingkirkan gangguan atau aktivitas yang tidak sejalan dengan prioritas tersebut.
Execute mendorong seseorang memusatkan tenaga pada beberapa hal terpenting melalui sistem dan rutinitas yang lebih teratur.
Memilah Hal Penting dan Mengurangi Gangguan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388749/original/056101500_1793677889-sarah-brown-oa7pqZmmhuA-unsplash.jpg)
Salah satu tantangan dalam menerapkan konsep essentialism adalah membedakan kegiatan yang benar-benar bernilai dengan aktivitas yang hanya memenuhi jadwal. Melansir Wise & Shine, seseorang dapat memulai proses tersebut dengan membagi kegiatan sehari-hari ke dalam dua kelompok, yaitu vital few dan trivial many.
Kelompok pertama berisi aktivitas yang memberikan dampak penting, sedangkan kelompok kedua mencakup hal-hal yang menyita waktu tanpa kontribusi berarti. Pencatatan aktivitas selama satu hingga dua hari dapat membantu mengenali pola tersebut.
Setelah daftar tersusun, pilih satu atau dua kegiatan yang tidak lagi relevan untuk dikurangi atau dihentikan. Waktu yang sebelumnya tersita dapat dialihkan untuk pekerjaan, hubungan, maupun tujuan pribadi yang lebih bermakna.
Advertisement
Belajar Mengatakan Tidak dan Memahami Prioritas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391162/original/081237300_1793875330-bangun-stock-production-p37Y_1Og3MM-unsplash.jpg)
Essentialism juga berkaitan dengan kemampuan menentukan batasan ketika menerima pekerjaan, undangan, atau tanggung jawab baru. Penting untuk mengubah pola pikir dari sekadar merasa harus melakukan sesuatu menjadi kesadaran bahwa setiap kegiatan merupakan pilihan.
Perubahan cara pandang ini mendorong seseorang untuk mempertanyakan apakah sebuah kegiatan memang perlu dilakukan atau hanya dijalankan karena kebiasaan dan tekanan dari lingkungan. Setiap keputusan memiliki konsekuensi terhadap waktu dan energi yang tersedia.
Menerima satu tanggung jawab berarti mengurangi kesempatan untuk mengerjakan hal lain. Karena itu, penting memahami pertukaran tersebut sebelum menyetujui permintaan baru. Mengatakan tidak bukan berarti mengabaikan orang lain, melainkan menjaga komitmen terhadap prioritas yang telah ditentukan.
Menerapkan Essentialism dalam Kehidupan Sehari-hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391163/original/095192600_1793875331-nong-T_S_Ck0Sgvg-unsplash.jpg)
Penerapan konsep essentialism tidak hanya berkaitan dengan pengaturan jadwal, tetapi juga cara seseorang menentukan prioritas dalam pekerjaan, penggunaan barang, hingga aktivitas sehari-hari. Salah satu prinsip yang dapat diterapkan adalah aturan 90/10, yaitu memberikan perhatian lebih besar pada sebagian kecil hal yang dianggap paling penting dan memberikan manfaat nyata.
Pendekatan ini membantu seseorang mengevaluasi kembali barang yang dimiliki, kebiasaan yang dijalankan, serta kegiatan yang selama ini menyita waktu dan energi. Mengurangi gangguan eksternal juga menjadi bagian dari penerapan gaya hidup essentialism.
Membatasi penggunaan media sosial, mengurangi paparan informasi yang tidak relevan, serta menyediakan waktu untuk berfokus pada satu pekerjaan dapat membantu menjaga perhatian. Kebiasaan tersebut turut mendukung pengambilan keputusan yang lebih terarah karena seseorang tidak terus-menerus terdistraksi oleh berbagai pilihan dan tuntutan dari lingkungan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317894/original/043579200_1786076765-Screenshot_2026-08-07_110222.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6126278/original/025631900_1779010300-Tugas__13_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388746/original/043666100_1793677886-vitaly-gariev-wS40ELZROLE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387950/original/000503500_1793592528-photo.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391178/original/037717500_1793876029-tasabiang-twilight.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390972/original/036938700_1793868621-138167.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391048/original/099624300_1793870281-vitaly-gariev-3a5SEQfWAgs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391129/original/098616900_1793873085-Gemini_Generated_Image_pmc4nrpmc4nrpmc4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2889333/original/020322100_1566457413-bruce-mars-wBuPCQiweuA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390554/original/077815800_1793848637-vida-huang-1pfolBl2lxU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302945/original/040712900_1784613957-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390559/original/045384800_1793848702-The_30_Montaigne_Candle__Stacked_.jpg)