Tips Memasak Ikan Goreng agar Kulitnya Garing dan Tidak Lengket di Wajan, Ternyata Ini Rahasianya

Simak tips memasak ikan goreng agar kulitnya garing, tidak hancur, dan tidak lengket di wajan dengan teknik sederhana yang mudah dicoba di rumah.

Diterbitkan 05 November 2026, 16:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Memasak ikan goreng sekilas terlihat mudah. Namun, tidak sedikit orang yang mengalami masalah ketika menggoreng ikan, mulai dari kulit yang menempel di wajan, daging yang hancur saat dibalik, hingga hasil gorengan yang kurang renyah.

Padahal, ikan goreng dengan kulit garing dan warna keemasan bisa dibuat sendiri di rumah tanpa teknik memasak yang rumit. Kuncinya terletak pada persiapan ikan, kondisi minyak, suhu wajan, serta waktu yang tepat untuk membalik ikan.

Jika selama ini ikan goreng sering lengket atau kulitnya terlepas saat dimasak, ada beberapa tips yang bisa dicoba agar hasilnya lebih sempurna. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Kamis (5/11/2026). 

1. Pastikan Permukaan Ikan Benar-Benar Kering Sebelum Digoreng

Salah satu penyebab ikan sulit menjadi garing adalah permukaannya masih terlalu basah. Air yang menempel pada kulit ikan membuat proses penggorengan kurang optimal sehingga permukaannya cenderung sulit kecokelatan.

Setelah ikan dibersihkan, tiriskan terlebih dahulu. Gunakan tisu dapur atau kain bersih untuk menyerap sisa air, terutama pada bagian kulit dan perut ikan.

Teknik mengeringkan ikan ini juga dianjurkan oleh Saveur dalam panduan memasak ikan menggunakan wajan. Permukaan ikan yang kering membantu menghasilkan kulit yang kecokelatan dan renyah ketika digoreng.

2. Lumuri Ikan dengan Garam dan Bumbu Secukupnya

Sebelum masuk ke wajan, ikan sebaiknya dibumbui terlebih dahulu agar rasanya lebih gurih dan tidak amis.

Gunakan garam, bawang putih halus, ketumbar, kunyit, dan sedikit air jeruk nipis sesuai selera. Namun, jangan menggunakan terlalu banyak air karena dapat membuat permukaan ikan kembali basah.

Setelah dibumbui, tiriskan sisa cairan sebelum ikan digoreng. Jika ingin hasil kulit lebih kering, bumbu bisa dioleskan tipis dan merata.

3. Taburkan Sedikit Tepung agar Kulit Ikan Lebih Garing

Cara lain yang bisa dicoba adalah melapisi permukaan ikan dengan sedikit tepung sebelum digoreng.

Tepung beras atau tepung maizena dapat digunakan sebagai lapisan tipis untuk membantu membentuk permukaan yang lebih renyah. Caranya, taburkan tepung secara merata pada ikan yang sudah ditiriskan, kemudian kibaskan kelebihan tepung.

Hindari menggunakan lapisan terlalu tebal karena justru dapat mengubah tekstur ikan menjadi seperti gorengan berbalut tepung.

Teknik pelapisan tepung atau dredging juga dikenal dalam teknik memasak ikan secara profesional untuk membantu membentuk lapisan luar yang kecokelatan.

4. Panaskan Wajan dan Minyak Sebelum Memasukkan Ikan

Jangan terburu-buru memasukkan ikan ketika minyak masih dingin. Kondisi wajan dan minyak yang belum cukup panas dapat membuat ikan lebih mudah menempel dan menyerap minyak berlebihan.

Panaskan wajan terlebih dahulu dengan api sedang hingga sedang besar. Setelah itu, tuangkan minyak secukupnya dan tunggu sampai panas.

Pastikan minyak sudah cukup panas sebelum ikan dimasukkan, tetapi jangan sampai mengeluarkan asap berlebihan. Suhu yang terlalu tinggi justru berisiko membuat bagian luar ikan cepat gosong sementara bagian dalamnya belum matang.

5. Jangan Terlalu Sering Membolak-balik Ikan

Kesalahan yang sering dilakukan ketika menggoreng ikan adalah terlalu cepat membaliknya. Padahal, ikan membutuhkan waktu agar bagian kulitnya membentuk lapisan kecokelatan yang cukup kuat.

Biarkan satu sisi ikan matang terlebih dahulu sebelum dibalik. Ketika permukaannya sudah lebih kering dan mudah terlepas dari wajan, ikan biasanya lebih aman untuk dibalik menggunakan spatula.

Dalam panduan teknik memasak ikan yang diterbitkan Saveur, ikan yang dimasak dengan kulit menghadap wajan dapat sedikit menempel pada awal proses. Namun, setelah permukaannya matang dan proteinnya mulai mengeras, ikan akan lebih mudah dilepaskan.

Jadi, tidak perlu terburu-buru mengangkat atau menggeser ikan ketika baru dimasukkan ke dalam minyak.

6. Gunakan Minyak yang Cukup dan Jangan Memenuhi Wajan

Jumlah minyak juga berpengaruh terhadap hasil akhir ikan goreng. Jika minyak terlalu sedikit, permukaan ikan mungkin tidak matang secara merata, terutama ketika ukuran ikan cukup besar.

Gunakan minyak yang cukup untuk menggoreng sesuai ukuran dan ketebalan ikan. Pastikan sebagian besar permukaan ikan mendapatkan kontak dengan minyak panas.

Selain itu, hindari memasukkan terlalu banyak ikan sekaligus. Wajan yang terlalu penuh dapat menurunkan suhu minyak dan membuat proses penggorengan kurang merata.

Lebih baik menggoreng ikan secara bertahap agar kulitnya bisa matang dengan baik.

7. Pilih Wajan yang Tepat agar Ikan Tidak Mudah Menempel

Jenis wajan yang digunakan juga dapat memengaruhi keberhasilan menggoreng ikan.

Wajan antilengket bisa menjadi pilihan praktis bagi pemula karena membantu mengurangi risiko ikan menempel pada permukaan wajan. Sementara itu, wajan besi cor atau baja yang terawat dengan baik juga dapat digunakan untuk menghasilkan permukaan ikan yang kecokelatan.

Pastikan permukaan wajan bersih dan tidak memiliki lapisan antilengket yang sudah rusak. Gunakan spatula yang cukup lebar agar ikan tidak mudah patah ketika dibalik.

8. Pastikan Ikan Matang hingga Bagian Dalam Sebelum Diangkat

Kulit ikan yang sudah terlihat garing belum tentu menandakan seluruh bagian dagingnya matang sempurna.

Perhatikan ketebalan ikan dan gunakan api yang sesuai agar bagian dalam tidak tertinggal mentah. Ikan yang matang umumnya berubah dari transparan menjadi lebih buram dan dagingnya mudah terpisah dengan garpu.

University of Alaska Fairbanks Cooperative Extension juga menyarankan untuk memeriksa kematangan ikan pada bagian paling tebal karena bagian tersebut membutuhkan waktu paling lama untuk matang.

Jangan memasak ikan terlalu lama karena dagingnya bisa kehilangan kelembapan dan menjadi kering.

9. Tiriskan Ikan dengan Cara yang Tepat setelah Digoreng

Setelah matang, angkat ikan menggunakan spatula atau penjepit secara perlahan agar kulitnya tidak rusak.

Letakkan ikan di atas rak kawat atau saringan agar minyak berlebih bisa menetes. Jika tidak tersedia, gunakan piring yang dilapisi tisu dapur.

Sebaiknya jangan langsung menumpuk ikan yang baru diangkat karena uap panas dapat membuat permukaan kulit menjadi lembap kembali.

Dengan cara ini, tekstur ikan goreng bisa tetap lebih renyah ketika disajikan bersama sambal, lalapan, atau nasi hangat.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tips Memasak Ikan Goreng

1. Mengapa ikan goreng sering lengket di wajan?

Ikan bisa lengket karena permukaannya masih basah, minyak belum cukup panas, atau ikan dibalik sebelum kulitnya matang dan terlepas dari wajan.

2. Bagaimana cara agar kulit ikan goreng menjadi garing?

Keringkan permukaan ikan sebelum digoreng, gunakan minyak yang cukup panas, dan jangan terlalu cepat membalik ikan.

3. Apakah ikan harus dilumuri tepung sebelum digoreng?

Tidak harus. Ikan bisa digoreng tanpa tepung. Namun, sedikit tepung beras atau maizena dapat membantu menghasilkan lapisan luar yang lebih renyah.

4. Apakah ikan boleh langsung digoreng setelah dicuci?

Sebaiknya jangan. Tiriskan dan keringkan terlebih dahulu menggunakan tisu dapur agar sisa air tidak mengganggu proses penggorengan.

5. Mengapa kulit ikan terlepas saat dibalik?

Biasanya ikan dibalik terlalu cepat, belum membentuk lapisan kecokelatan, atau spatula yang digunakan kurang lebar sehingga kulit mudah robek.