Yubari King, Buah Melon Termahal di Dunia yang Dipanen dengan Standar Super Ketat

Melon Yubari King dari Jepang kembali mencetak rekor harga lelang Rp 658 juta pada 2026. Buah premium ini dibudidayakan ketat dan menjadi simbol kemewahan.

Diterbitkan 10 Agustus 2026, 13:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mendengar istilah buah melon termahal di dunia, mungkin yang terbayang adalah buah dengan ukuran luar biasa atau jenis melon langka yang sulit ditemukan. Kenyataannya, salah satu melon yang paling sering mendapat predikat tersebut adalah Yubari King dari Jepang. Harga melon ini bahkan pernah mencapai jutaan yen dalam sebuah lelang khusus.

Yubari King bukan sekadar buah untuk disantap sehari-hari. Melon yang berasal dari Kota Yubari, Hokkaido, Jepang, ini telah berkembang menjadi simbol kualitas, ketelitian pertanian, sekaligus hadiah mewah. Setiap buah melewati proses budidaya dan pemeriksaan yang sangat ketat sebelum dipasarkan sebagai Yubari Melon.

Harga fantastis yang muncul dalam pemberitaan biasanya berkaitan dengan lelang perdana musim panen. Harga tersebut tidak mencerminkan harga semua Yubari Melon di pasaran. Meski demikian, angka lelang menunjukkan betapa kuatnya reputasi Yubari King sebagai salah satu buah premium paling terkenal di Jepang. Berikut ulasan Liputan6.com, Senin (10/8/2026).

Mengenal Yubari King, Melon Premium dari Hokkaido

Yubari King adalah varietas melon yang dikembangkan di Kota Yubari, Hokkaido. Menurut informasi dari JA Yubari City, varietas ini merupakan hasil persilangan antara Spicy Cantaloupe sebagai induk jantan dan Earl's Favourite sebagai induk betina. Varietas tersebut dikembangkan melalui serangkaian percobaan budidaya oleh kelompok petani Yubari.

JA Yubari City mencatat bahwa kelompok Yubari Melon didirikan pada 1960 dengan 17 orang anggota. Setelah berbagai percobaan, varietas Yubari King berhasil dikembangkan dan kemudian menjadi dasar perkembangan industri melon di wilayah tersebut. Sistem produksi, penyortiran, dan distribusi yang dikelola secara terpadu turut membangun reputasi Yubari Melon sebagai produk pertanian khas Yubari. 

Keistimewaan Yubari King terlihat dari bentuk dan penampilannya. Melon ini memiliki kulit berwarna hijau dengan pola jaring halus yang menyelimuti permukaannya. Bagian dalamnya berwarna oranye dengan tekstur yang lembut dan berair. Aroma yang harum serta rasa manis menjadi karakter yang membuatnya berbeda dari melon biasa.

Nama "Yubari Melon" sendiri tidak dapat digunakan secara sembarangan. JA Yubari City menerapkan sistem pengawasan kualitas secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan terhadap kadar gula, pola jaring, bentuk, dan ukuran buah. Melon yang memenuhi standar kemudian diklasifikasikan berdasarkan tingkat kualitasnya. 

Mengapa Yubari Melon Bisa Sangat Mahal?

Ada beberapa alasan yang membuat Yubari King mempunyai harga tinggi. Salah satunya adalah proses budidaya yang sangat terkontrol.

Petani tidak sekadar menanam benih kemudian menunggu buah matang. Setiap tahap pertumbuhan diperhatikan dengan cermat. JA Yubari City menjelaskan bahwa proses budidaya melibatkan penyemaian, penyambungan tanaman, penanaman di rumah kaca, penyerbukan, pembentukan jaring pada kulit, hingga pemeriksaan sebelum buah dikirim kepada konsumen. 

Sistem rumah kaca memungkinkan petani mengelola lingkungan pertumbuhan dengan lebih baik. Setiap tanaman mendapatkan perhatian agar buah berkembang dengan bentuk dan kualitas yang diharapkan. Setelah panen, melon kembali menjalani pemeriksaan.

Kualitas visual menjadi bagian penting. Melon yang dianggap bagus memiliki bentuk bulat penuh, pola jaring yang merata, serta tampilan kulit yang menarik. JA Yubari City bahkan menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan terhadap kadar gula, jaring, bentuk, dan ukuran sebelum melon dikategorikan dalam kelas tertentu. 

Faktor geografis Yubari juga berperan. Kota ini berada di wilayah Hokkaido yang dikelilingi pegunungan. Kondisi lingkungan tersebut menjadi bagian dari karakter khas daerah penghasil Yubari Melon.

Rasa Manis dan Tekstur yang Menjadi Daya Tarik

Yubari King dikenal memiliki daging buah berwarna oranye, sangat lembut, berair, dan beraroma harum. Ketika matang pada kondisi yang tepat, teksturnya terasa lunak dan mudah dimakan menggunakan sendok.

Keistimewaan rasa ini tidak hanya berkaitan dengan tingkat kemanisan. Keseimbangan antara rasa manis, aroma, kandungan air, dan tekstur menjadi bagian dari pengalaman menikmati Yubari Melon.

Bagi konsumen Jepang, kualitas visual juga tidak kalah penting. Buah premium di Jepang kerap dinilai bukan hanya berdasarkan rasa, tetapi juga kesempurnaan bentuk dan penampilannya. Karena itu, melon dengan jaring kulit yang rapi dan bentuk yang proporsional mempunyai nilai lebih tinggi.

Karakter tersebut membuat Yubari King sering ditempatkan sebagai buah untuk hadiah, bukan sekadar buah yang dibeli untuk konsumsi sehari-hari.

Ada Standar Khusus Sebelum Disebut Yubari Melon

Salah satu hal menarik dari Yubari Melon adalah adanya sistem pengendalian kualitas yang terintegrasi. JA Yubari City menjelaskan bahwa produksi dilakukan dengan sistem pemeriksaan bersama. Melon yang masuk dalam kategori kyosens diperiksa oleh petugas berdasarkan kadar gula, pola jaring, bentuk, dan ukuran.

Setelah pemeriksaan, melon dapat memperoleh salah satu dari empat tingkatan, yaitu Tokushu (特秀), Shu (秀), Yu (優), dan Ryo (良). Sistem tersebut membantu memastikan konsistensi kualitas buah yang dijual dengan nama Yubari Melon.

Yubari Melon juga memiliki status Geographical Indication (GI) di Jepang. Situs resmi JA Yubari City menjelaskan bahwa Yubari Melon terdaftar sebagai salah satu produk indikasi geografis Jepang. Status tersebut semakin memperkuat hubungan antara nama produk, karakteristiknya, dan wilayah asalnya. 

Artinya, nilai Yubari Melon bukan hanya berasal dari varietas tanaman. Nama Yubari sendiri menjadi bagian penting dari identitas produk.

Rekor Harga Yubari King Mencapai 5,8 Juta Yen

Harga Yubari King yang paling mencengangkan biasanya muncul dalam lelang pertama musim panen. Pada 22 Mei 2026, dua buah Yubari Melon terjual dengan harga rekor 5,8 juta yen dalam lelang perdana musim tersebut di Sapporo Central Wholesale Market.

Menurut The Japan Times, pemenang lelang adalah Futami-Seika, perusahaan grosir buah dan sayuran yang berbasis di Kushiro, Hokkaido. Sebanyak 912 melon dilelang pada acara tersebut. Dua melon yang memenangkan harga tertinggi kemudian dijadwalkan dipamerkan di sebuah supermarket di Tokyo sebelum kegiatan mencicipi dimulai.

Angka 5,8 juta yen tentu membuat Yubari King layak disebut sebagai salah satu kandidat paling kuat untuk kategori buah melon termahal di dunia. Namun, penting memahami konteksnya.

Harga lelang perdana tidak sama dengan harga jual normal. Lelang pertama musim panen memiliki nilai simbolis dan promosi yang kuat. Pembeli yang memenangkan lelang bukan hanya mendapatkan buah, tetapi juga memperoleh perhatian publik karena menjadi bagian dari pembukaan musim Yubari Melon.

Dengan demikian, tidak berarti setiap Yubari Melon harus dibeli dengan harga jutaan yen.

Harga Normalnya Tidak Selalu Fantastis

Di luar lelang, harga Yubari Melon jauh lebih bervariasi. Besarnya harga bergantung pada kualitas, ukuran, tingkat kemanisan, penampilan, serta kelas buah.

Melon dengan kualitas tinggi tentu memiliki harga lebih mahal dibandingkan kelas biasa. Sistem penilaian tersebut memungkinkan konsumen membeli Yubari Melon berdasarkan kebutuhan dan kemampuan mereka.

Kondisi ini juga penting untuk dipahami ketika melihat pemberitaan tentang Yubari King. Sebuah melon yang dilelang dengan harga jutaan yen merupakan buah yang berada dalam konteks khusus. Harga tersebut tidak bisa dijadikan patokan untuk seluruh produksi.

Reputasi Yubari Melon tetap membuatnya menjadi produk premium, tetapi konsumen Jepang dapat menemukan berbagai kelas Yubari Melon dengan harga yang lebih realistis.

Mengapa Yubari Melon Sering Dijadikan Hadiah?

Ada alasan budaya di balik popularitas buah premium di Jepang. Buah dengan kualitas tinggi kerap digunakan sebagai hadiah dalam berbagai kesempatan. Bentuk yang sempurna, kemasan yang rapi, serta harga yang tinggi membuat buah premium dapat menjadi simbol penghargaan kepada penerimanya.

Yubari Melon memiliki posisi kuat dalam tradisi tersebut. Buah ini dapat diberikan untuk menyampaikan rasa terima kasih, penghormatan, atau sebagai hadiah dalam momen tertentu.

Karena itulah penampilan buah menjadi sangat penting. Konsumen yang membeli melon premium tidak hanya mencari rasa manis. Mereka juga mengharapkan buah yang terlihat sempurna ketika diberikan kepada orang lain.

Dalam konteks tersebut, Yubari King dapat dipahami sebagai produk pertanian sekaligus produk budaya. Nilainya terbentuk dari perpaduan rasa, kualitas, kelangkaan, proses produksi, reputasi daerah, serta cara masyarakat Jepang memaknai buah sebagai hadiah.

Musim Panen Yubari Melon

Yubari Melon memiliki musim panen tertentu dan produksi utamanya berlangsung pada periode musim panas. Informasi terbaru dari JA Yubari City menyebutkan bahwa aktivitas penjualan Yubari Melon berlangsung sekitar akhir Mei hingga pertengahan Agustus. 

Pada musim tersebut, Yubari menjadi lebih ramai dengan aktivitas yang berkaitan dengan melon. Pembukaan musim panen menjadi salah satu momen penting karena menentukan awal distribusi buah ke berbagai wilayah Jepang.

Pada 2026, kondisi cuaca musim dingin dan musim semi disebut mendukung pertumbuhan Yubari Melon. The Japan Times melaporkan bahwa salju musim dingin yang relatif ringan serta kondisi musim semi yang baik membantu tanaman berkembang dengan lancar.

Cara Menikmati Yubari Melon

Meski harganya premium, cara menikmati Yubari Melon sebenarnya cukup sederhana. Buah dapat dibelah menjadi dua, kemudian bijinya dikeluarkan menggunakan sendok. Daging buah selanjutnya bisa langsung disantap.

Yubari Melon juga dapat digunakan sebagai bagian dari hidangan penutup. Daging buahnya dapat dipadukan dengan es krim, buah beri, anggur, atau dibuat menjadi parfait.

Bahkan, karakter rasa Yubari Melon telah menginspirasi berbagai produk olahan. Situs resmi JA Yubari City mencatat adanya produk seperti jeli, puding, es krim, minuman, hingga Pocky rasa Yubari Melon. 

Keberadaan berbagai produk tersebut menunjukkan bahwa Yubari Melon telah berkembang menjadi identitas kuliner daerah, bukan sekadar buah segar.

Yubari King Bukan Sekadar Melon Mahal

Pada akhirnya, label buah melon termahal di dunia memang menarik perhatian, tetapi harga bukan satu-satunya alasan Yubari King begitu terkenal. Di balik angka jutaan yen dalam lelang terdapat sejarah panjang pengembangan varietas, sistem pertanian yang terorganisasi, pemeriksaan kualitas, serta identitas geografis yang kuat.

Yubari Melon juga memperlihatkan bagaimana sebuah produk pertanian dapat memperoleh nilai budaya dan simbolis. Bentuk yang indah, rasa yang manis, aroma yang khas, dan keterbatasan produksi menjadikannya lebih dari sekadar makanan.

Rekor lelang 5,8 juta yen pada 2026 kembali menunjukkan posisi Yubari King sebagai salah satu buah premium paling mencolok di dunia. Bagi sebagian orang, harganya mungkin sulit dipercaya. Namun bagi budaya pemberian hadiah dan pasar buah premium Jepang, Yubari Melon telah menjadi bagian dari tradisi yang memiliki nilai tersendiri.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Yubari Melon

1. Apa itu Yubari Melon?

Yubari Melon adalah melon premium yang berasal dari Kota Yubari, Hokkaido, Jepang. Varietasnya dikenal sebagai Yubari King dan merupakan hasil persilangan antara Spicy Cantaloupe dan Earl's Favourite. 

2. Mengapa Yubari Melon disebut buah melon termahal di dunia?

Yubari King sering mendapat predikat tersebut karena harga fantastis yang muncul dalam lelang perdana musim panen. Pada Mei 2026, sepasang Yubari Melon terjual seharga 5,8 juta yen dalam lelang di Sapporo. 

3. Apakah semua Yubari Melon harganya jutaan yen?

Tidak. Harga jutaan yen merupakan pengecualian yang terjadi dalam lelang khusus. Yubari Melon tersedia dalam berbagai kelas kualitas sehingga harga jual regulernya jauh lebih rendah daripada harga lelang perdana.

4. Seperti apa rasa Yubari Melon?

Yubari Melon mempunyai daging berwarna oranye dengan tekstur sangat lembut dan berair. Rasanya manis dan aromanya harum, sehingga sering dianggap sebagai melon premium.

5. Di mana Yubari Melon ditanam?

Yubari Melon berasal dari Kota Yubari di Hokkaido, Jepang. Nama dan produksinya memiliki hubungan erat dengan wilayah tersebut, bahkan Yubari Melon telah terdaftar sebagai produk Geographical Indication (GI) di Jepang.