Resep Tempe Mendoan Enak dan Tidak Berminyak, Perhatikan Suhu Minyak Saat Menggoreng

0(0)

Resep tempe mendoan gurih, lembut, dan tidak berminyak, lengkap dengan tips membuat adonan dan teknik menggoreng.

Diterbitkan 24 September 2026, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta - Tempe mendoan menjadi salah satu gorengan yang sulit ditolak, terutama ketika disajikan dalam kondisi masih hangat dengan sambal kecap dan cabai rawit. Lapisan tepungnya yang lembut, bagian tempe yang gurih, serta aroma bawang dan daun bawang membuat makanan sederhana ini terasa begitu nikmat.

Namun, resep tempe mendoan yang enak tidak hanya soal mencampurkan tepung dengan bumbu lalu menggorengnya. Salah teknik justru bisa membuat mendoan terlalu berminyak, adonannya mudah lepas, atau teksturnya menjadi terlalu kering dan renyah. Padahal, ciri khas mendoan justru terletak pada teksturnya yang lembut dengan lapisan tepung yang gurih.

Karena itu, penting memperhatikan beberapa hal sejak menyiapkan adonan, memilih ketebalan irisan tempe, hingga mengatur suhu minyak saat menggoreng. Dengan bahan yang sederhana dan teknik yang tepat, kamu bisa membuat tempe mendoan rumahan yang gurih, lembut, harum, dan tidak terasa penuh minyak. Berikut resep tempe mendoan lengkap yang bisa dicoba.

Bahan-Bahan Tempe Mendoan

Sebelum mulai membuat tempe mendoan, siapkan terlebih dahulu seluruh bahan yang diperlukan agar proses memasak lebih praktis. Bahan dasarnya cukup sederhana dan umumnya mudah ditemukan di dapur, sehingga resep ini cocok dibuat ketika ingin menyajikan camilan gurih tanpa banyak persiapan.

Untuk mendapatkan rasa yang lebih gurih, perpaduan bumbu seperti bawang putih, ketumbar, kemiri, merica, dan garam dapat digunakan. Sementara itu, sedikit tepung beras membantu menghasilkan lapisan adonan yang lebih ringan tanpa menghilangkan karakter lembut dari mendoan.

Bahan utama:

  • 1 papan tempe
  • 150 gram tepung terigu
  • 50 gram tepung beras
  • 2 batang daun bawang, iris tipis
  • 200–230 ml air
  • Minyak secukupnya untuk menggoreng

Bumbu halus:

  • 3 siung bawang putih
  • 2 butir kemiri
  • 1 sendok teh ketumbar
  • ¾ sendok teh garam
  • ¼ sendok teh merica bubuk
  • ½ sendok teh kunyit bubuk
  • ½ sendok teh kaldu bubuk

Tempe sebaiknya dipilih yang masih segar dan tidak terlalu lembek agar mudah diiris tipis. Iris tempe melebar dengan ketebalan yang relatif sama supaya matangnya lebih merata ketika digoreng. Jika tempe terlalu tebal, bagian dalamnya akan membutuhkan waktu lebih lama untuk matang, sedangkan adonan di bagian luar bisa terlanjur terlalu kering.

Jumlah air juga sebaiknya tidak langsung dituangkan seluruhnya. Tambahkan secara bertahap sambil mengaduk adonan sampai mendapatkan konsistensi yang tepat. Adonan mendoan sebaiknya cukup encer untuk melapisi tempe, tetapi tidak sampai terlalu cair dan sulit menempel.

Cara Membuat Tempe Mendoan

 

  1. Iris tempe secara tipis dan melebar. Usahakan ketebalan setiap potongan relatif sama agar tempe dapat matang secara merata.
  2. Haluskan bawang putih, kemiri, ketumbar, garam, dan merica hingga menjadi bumbu yang cukup halus. Bumbu yang halus akan lebih mudah tercampur dengan adonan.
  3. Masukkan tepung terigu dan tepung beras ke dalam wadah berukuran cukup besar. Tambahkan bumbu halus, kunyit bubuk, dan kaldu bubuk.
  4. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Hentikan penambahan air ketika adonan sudah memiliki tekstur cukup encer tetapi masih mampu menempel pada permukaan tempe.
  5. Masukkan irisan daun bawang ke dalam adonan. Aduk hingga daun bawang tersebar merata.
  6. Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak menggunakan api sedang. Tunggu sampai minyak benar-benar panas sebelum memasukkan tempe.
  7. Celupkan satu per satu irisan tempe ke dalam adonan. Pastikan permukaannya terlapisi adonan secara merata, tetapi tidak terlalu tebal.
  8. Masukkan tempe ke dalam minyak panas secara perlahan. Jangan memasukkan terlalu banyak potongan sekaligus agar suhu minyak tidak turun drastis.
  9. Goreng tempe sekitar 1–2 menit untuk setiap sisi atau sampai lapisan tepung terlihat matang dan berwarna kuning keemasan muda.
  10. Angkat tempe dari minyak dan segera tiriskan menggunakan saringan atau rak kawat. Hindari menumpuk tempe terlalu banyak ketika masih panas.

Mendoan tidak perlu digoreng sampai kering seperti tempe goreng biasa. Justru, tekstur lembut pada bagian tepung menjadi salah satu karakter utama makanan ini. Jika digoreng terlalu lama, lapisan tepung akan berubah menjadi renyah dan cita rasa khas mendoan menjadi berkurang.

Untuk mendapatkan rasa yang semakin nikmat, tempe mendoan bisa langsung disantap ketika masih hangat. Sajikan bersama sambal kecap yang dibuat dari kecap manis, cabai rawit, bawang merah, dan sedikit perasan jeruk limau. Perpaduan rasa gurih, manis, pedas, dan segar akan membuat mendoan semakin menggugah selera.

Tips Membuat Tempe Mendoan Gurih dan Tidak Berminyak

Membuat mendoan yang tidak terlalu berminyak sebenarnya tidak membutuhkan bahan khusus. Hal yang lebih penting adalah memperhatikan konsistensi adonan, suhu minyak, jumlah tempe yang digoreng, serta cara meniriskannya. Kesalahan kecil pada salah satu tahap tersebut dapat membuat hasil akhirnya terasa lebih berat.

Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar tempe mendoan buatan sendiri tetap gurih, lembut, dan tidak terasa berminyak.

1. Gunakan Minyak yang Sudah Panas

Minyak yang belum cukup panas membuat adonan lebih lama matang dan berpotensi menyerap minyak dalam jumlah lebih banyak. Karena itu, tunggu sampai minyak benar-benar panas sebelum memasukkan tempe.

Namun, hindari menggunakan api terlalu besar karena bagian luar adonan dapat cepat berubah warna sementara bagian lainnya belum matang. Api sedang cenderung lebih mudah dikontrol untuk menghasilkan mendoan dengan warna dan tekstur yang sesuai.

2. Jangan Membuat Adonan Terlalu Cair

Adonan yang terlalu encer memang terlihat ringan ketika dicelupkan ke tempe, tetapi lapisannya bisa menjadi kurang merata dan lebih mudah menyerap minyak. Sebaliknya, adonan yang terlalu kental dapat menghasilkan lapisan tepung yang tebal.

Gunakan air sedikit demi sedikit sampai mendapatkan adonan dengan kekentalan sedang. Saat tempe dicelupkan, adonan seharusnya dapat menempel di permukaannya tanpa membentuk lapisan yang terlalu tebal.

3. Jangan Memenuhi Wajan

Memasukkan terlalu banyak tempe dalam satu waktu dapat membuat suhu minyak turun. Kondisi ini membuat proses menggoreng berlangsung lebih lama sehingga lapisan tepung berpotensi menyerap lebih banyak minyak.

Lebih baik goreng tempe dalam beberapa tahap, terutama jika menggunakan wajan yang tidak terlalu besar. Berikan ruang yang cukup di antara potongan tempe agar minyak dapat bersirkulasi dengan baik.

4. Gunakan Sedikit Tepung Beras

Tepung terigu tetap menjadi bahan utama adonan, tetapi penambahan sedikit tepung beras dapat membantu memberikan tekstur lapisan yang lebih ringan. Tidak perlu menggunakan terlalu banyak karena karakter mendoan yang dicari bukanlah tekstur superrenyah.

Perbandingan tepung terigu dan tepung beras dalam resep ini juga dapat disesuaikan. Jika ingin lapisan sedikit lebih kokoh, jumlah tepung beras bisa dinaikkan sedikit, tetapi jangan sampai mendominasi adonan.

5. Jangan Menggoreng Terlalu Lama

Tempe mendoan berbeda dengan tempe goreng biasa yang umumnya digoreng sampai garing. Mendoan cukup dimasak sampai lapisan tepung matang dan bagian luarnya mendapatkan warna yang menarik.

Semakin lama tempe berada di dalam minyak, semakin besar kemungkinan lapisan tepung menjadi kering dan menyerap minyak. Karena itu, segera angkat ketika adonan sudah matang dan warnanya masih relatif cerah.

6. Tiriskan dengan Baik

Setelah diangkat dari minyak, jangan langsung menumpuk semua mendoan dalam satu wadah. Uap panas yang terperangkap dapat membuat teksturnya berubah dan minyak lebih sulit turun dari permukaan.

Gunakan saringan atau rak kawat agar minyak dapat menetes dengan lebih optimal. Jika menggunakan piring, kamu juga bisa melapisinya dengan tisu dapur secukupnya untuk membantu menyerap minyak berlebih.

7. Tambahkan Daun Bawang Secukupnya

Daun bawang tidak hanya memberikan aroma, tetapi juga membuat rasa mendoan menjadi lebih segar dan gurih. Iris tipis daun bawang agar mudah menyebar di dalam adonan dan tidak membuat lapisan tepung menjadi terlalu berat.

Jika ingin aroma yang lebih kuat, sebagian daun bawang bisa ditambahkan menjelang tempe digoreng. Dengan begitu, aromanya tetap terasa ketika mendoan masih hangat.

8. Sajikan Segera Setelah Digoreng

Tempe mendoan paling nikmat disantap ketika masih hangat. Tekstur tepungnya masih lembut, aroma bumbunya lebih kuat, dan rasa gurih dari tempenya terasa lebih jelas.

Mendoan yang sudah dingin sebenarnya masih bisa dinikmati, tetapi teksturnya dapat berubah. Karena itu, jika membuat dalam jumlah banyak, sebaiknya goreng secara bertahap agar tempe dapat disajikan dalam kondisi hangat.

Ide Sambal untuk Tempe Mendoan

Tempe mendoan akan terasa semakin lengkap jika disajikan bersama sambal yang memiliki rasa kuat tetapi tetap mampu menonjolkan gurihnya tempe. Salah satu pilihan paling sederhana adalah sambal kecap yang tidak membutuhkan proses memasak.

Untuk membuatnya, campurkan beberapa sendok makan kecap manis dengan irisan cabai rawit, bawang merah, dan sedikit perasan jeruk limau. Jika menyukai rasa pedas yang lebih kuat, jumlah cabai bisa ditambah sesuai selera.

Selain sambal kecap, mendoan juga bisa disantap bersama cabai rawit utuh. Kombinasi mendoan hangat, cabai rawit, dan teh hangat cocok dijadikan camilan sore yang sederhana tetapi mengenyangkan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Tempe Mendoan

1. Kenapa tempe mendoan terasa berminyak?

Tempe mendoan bisa terasa berminyak karena minyak kurang panas, adonan terlalu encer, atau terlalu banyak tempe digoreng sekaligus sehingga suhu minyak turun.

2. Apakah tempe mendoan harus digoreng sampai renyah?

Tidak. Ciri khas tempe mendoan adalah lapisan tepung yang matang tetapi tetap lembut, bukan kering dan renyah seperti tempe goreng biasa.

3. Berapa lama tempe mendoan digoreng?

Tempe mendoan umumnya cukup digoreng sekitar 1–2 menit per sisi menggunakan minyak yang sudah panas.

4. Mengapa tempe mendoan mudah menyerap minyak?

Tempe mendoan lebih mudah menyerap minyak ketika suhu minyak terlalu rendah atau proses penggorengan berlangsung terlalu lama.

5. Apa tepung yang digunakan untuk membuat mendoan?

Mendoan umumnya menggunakan tepung terigu sebagai bahan utama, yang dapat dipadukan dengan sedikit tepung beras untuk membantu menghasilkan lapisan yang lebih ringan.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu