8 Model Kanopi Teras dengan Tempat Jemuran, Cucian Aman Tanpa Ganggu Tampilan Rumah

Model kanopi teras dengan tempat jemuran membantu melindungi cucian tanpa memenuhi area depan rumah.

Diterbitkan 24 September 2026, 18:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tidak semua rumah memiliki ruang khusus untuk menjemur pakaian. Ketika halaman atau area belakang terbatas, teras bisa dimanfaatkan untuk kegiatan tersebut tanpa harus mengubah banyak bagian rumah.

Salah satu caranya adalah menggunakan kanopi teras yang dilengkapi tempat jemuran. Kanopi membantu melindungi pakaian ketika hujan, sementara posisi jemuran bisa diatur agar tetap mendapat aliran udara dan tidak mengganggu akses keluar masuk rumah.

Lantas, seperti apa model kanopi teras dengan tempat jemuran yang bisa diterapkan di rumah? Berikut Liputan6 hadirkan 8 model yang bisa menjadi inspirasi, Kamis (24/9).

1. Kanopi dengan Jemuran Gantung di Bawah Atap

Model kanopi teras dengan tempat jemuran berupa batang gantung di bawah atap cocok diterapkan ketika lantai teras tetap dibutuhkan untuk berjalan atau menempatkan kendaraan. Batang dipasang mengikuti bagian bawah kanopi sehingga pakaian berada di atas area aktivitas dan tidak memenuhi permukaan lantai.

Susunan ini membantu penghuni membagi fungsi teras tanpa menambah ruang baru. Jemuran bisa ditempatkan pada sisi yang menerima aliran udara dan cahaya matahari, sementara bagian lain tetap digunakan sebagai jalur masuk rumah atau tempat menyimpan barang yang digunakan sehari-hari.

Tips: Sisakan jarak antara pakaian dan atap agar udara tetap bergerak. Hindari memasang batang tepat di jalur pintu atau area yang sering dilalui penghuni supaya pakaian tidak menghambat kegiatan di teras.

2. Kanopi dengan Jemuran Lipat di Dinding

Jemuran yang menempel pada dinding bisa digunakan pada teras dengan luas terbatas karena perangkat tersebut hanya dibuka ketika pakaian akan dijemur. Setelah cucian diangkat, jemuran dapat dilipat kembali sehingga bagian teras bisa digunakan untuk kebutuhan rumah lainnya.

Model kanopi teras dengan tempat jemuran ini juga mengurangi kebutuhan meletakkan rak pada lantai. Dinding yang sebelumnya tidak digunakan menjadi tempat memasang jemuran, sedangkan kanopi membantu melindungi pakaian dari air hujan selama posisi jemuran tidak berada di bagian tepi.

Tips: Pilih sisi dinding yang masih mendapat aliran udara dan sinar matahari pada beberapa jam dalam sehari. Atur ketinggian jemuran berdasarkan jangkauan tangan agar kegiatan menggantung dan mengambil pakaian tidak menyulitkan penghuni.

3. Kanopi dengan Rel Jemuran Geser

Rel memungkinkan posisi jemuran digeser sesuai kebutuhan sehingga teras tidak harus digunakan sebagai tempat menjemur sepanjang hari. Ketika cucian akan dikeringkan, batang dapat dipindahkan menuju area yang mendapat cahaya atau udara, kemudian dikembalikan setelah pakaian diangkat.

Sistem seperti ini bisa diterapkan pada rumah yang menggunakan teras untuk beberapa kegiatan sekaligus. Penghuni tidak perlu memindahkan rak dari satu tempat ke tempat lain karena pergerakan jemuran mengikuti jalur rel yang sudah ditempatkan di bawah kanopi.

Tips: Tentukan jalur pergerakan jemuran sebelum memasang rel agar tidak bertabrakan dengan pintu, lampu, atau bagian rumah lainnya. Tempatkan ujung rel pada area yang tidak mengganggu akses keluar masuk.

4. Kanopi dengan Jemuran Tarik

Jemuran tarik menggunakan tali atau batang yang dikeluarkan ketika dibutuhkan dan disimpan kembali setelah kegiatan menjemur selesai. Pilihan ini membantu menjaga fungsi teras karena perangkat tidak terus berada di tengah ruang ketika tidak digunakan.

Model kanopi teras dengan tempat jemuran tarik dapat ditempatkan dari satu sisi dinding menuju tiang atau dinding di seberangnya. Saat pakaian sudah diangkat, tali dikembalikan ke tempat penyimpanan sehingga teras kembali digunakan untuk aktivitas lain tanpa perlu memindahkan perangkat jemuran.

Tips: Pasang jemuran pada arah yang tidak memotong jalur masuk rumah. Batasi jumlah pakaian sesuai kemampuan perangkat dan sebarkan cucian pada beberapa bagian agar tali atau batang tidak menerima beban pada satu titik.

5. Kanopi dengan Jemuran di Sisi Belakang Teras

Menempatkan jemuran pada bagian belakang atau samping teras membantu memisahkan area cucian dari bagian yang terlihat langsung dari jalan. Cara ini dapat diterapkan ketika teras memiliki ruang memanjang dari depan menuju sisi rumah.

Pembagian posisi membuat fungsi teras tetap berjalan meski pakaian sedang dijemur. Bagian depan dapat dipakai sebagai akses masuk, sedangkan area di belakang kanopi menjadi tempat menggantung pakaian dan perlengkapan mencuci yang digunakan penghuni.

Tips: Amati arah matahari sebelum menentukan lokasi jemuran karena bagian belakang teras belum tentu menerima cahaya sepanjang hari. Hindari menutup seluruh sisinya agar udara masih bisa masuk dan membantu pakaian mengering.

6. Kanopi dengan Jemuran Naik Turun

Model kanopi teras dengan tempat jemuran naik turun memanfaatkan ruang di bawah atap melalui batang yang bisa diturunkan saat pakaian akan digantung. Setelah selesai, batang dinaikkan sehingga cucian tidak berada pada ketinggian kepala penghuni.

Pengaturan tersebut membantu mempertahankan ruang lantai untuk kegiatan lain. Jemuran juga dapat dinaikkan ketika kendaraan masuk atau penghuni membutuhkan ruang untuk berjalan, lalu diturunkan kembali ketika pakaian hendak diambil setelah proses pengeringan selesai.

Tips: Sesuaikan posisi terendah batang dengan tinggi pengguna agar pakaian bisa digantung tanpa perlu menaiki kursi. Pastikan area di bawah jemuran tidak menjadi tempat meletakkan barang yang menghambat proses menaikkan atau menurunkannya.

7. Kanopi dengan Jemuran pada Sisi Teras

Jemuran tidak selalu harus ditempatkan di tengah teras. Memanfaatkan salah satu sisi bisa menjaga bagian utama tetap tersedia sebagai jalur masuk rumah sekaligus memberi tempat bagi pakaian untuk mendapatkan udara selama proses pengeringan.

Model kanopi teras dengan tempat jemuran di sisi rumah juga membantu mengatur pandangan dari depan. Posisi pakaian dapat diarahkan ke samping, sementara area yang berhadapan langsung dengan pintu tidak dipenuhi cucian yang sedang digantung.

Tips: Gunakan sisi yang menerima matahari atau aliran udara dalam waktu cukup. Berikan jarak antara pakaian dan dinding supaya kain tidak menempel pada permukaan serta udara dapat bergerak di antara keduanya.

8. Kanopi dengan Jemuran Bertingkat

Jemuran bertingkat memanfaatkan ruang ke arah atas sehingga beberapa batang dapat digunakan tanpa memperluas area lantai. Susunan ini dapat membantu keluarga yang mencuci beberapa jenis pakaian dalam satu waktu tetapi mempunyai area teras terbatas.

Model kanopi teras dengan tempat jemuran bertingkat dapat membagi pakaian berdasarkan ukuran. Pakaian yang memerlukan ruang menggantung ditempatkan pada bagian atas, sementara handuk atau pakaian berukuran lebih pendek dapat ditempatkan pada batang lain tanpa saling menutup.

Tips: Jangan memenuhi setiap batang dengan pakaian yang saling berhimpitan karena aliran udara tetap diperlukan selama pengeringan. Atur jarak antarbaris dan tempatkan cucian berdasarkan panjangnya agar pakaian pada tingkat atas tidak menutupi bagian di bawah.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Model Kanopi Teras dengan Tempat Jemuran

1. Apakah jemuran bisa dipasang di bawah kanopi teras?

Bisa. Jemuran dapat dipasang dengan sistem gantung, lipat, tarik, rel, atau naik turun selama posisi pemasangannya menyesuaikan penggunaan teras.

2. Bagaimana agar jemuran di teras tidak mengganggu jalan?

Manfaatkan bagian atas, dinding, atau sisi teras sehingga bagian lantai dan jalur menuju pintu tetap bisa digunakan.

3. Di mana posisi jemuran yang membantu pakaian cepat kering?

Pilih area yang menerima sinar matahari dan aliran udara serta tidak tertutup dinding pada seluruh sisinya.

4. Apa model jemuran yang bisa digunakan pada teras dengan ruang terbatas?

Jemuran lipat, tarik, gantung, atau naik turun dapat dipertimbangkan karena perangkat tersebut tidak selalu memakai ruang lantai.

5. Bagaimana menata jemuran agar teras tetap bisa digunakan?

Tempatkan jemuran pada satu zona, hindari jalur pintu, gunakan ruang bagian atas, dan simpan atau lipat perangkat setelah cucian selesai diangkat.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6