3 Cara Memasang Jaring Pelindung Kolam Ikan dari Burung, Praktis dan Aman

Cara memasang jaring pelindung kolam ikan dari burung cukup sederhana dan jadi investasi kecil menjaga suasana halaman tetap tenang.

Diterbitkan 08 November 2026, 16:33 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Memelihara ikan di kolam rumah memang menyenangkan, tetapi ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan, salah satunya gangguan burung pemangsa. Burung bisa datang sewaktu-waktu untuk mencari makan dan memangsa ikan di permukaan kolam. Itulah sebabnya, memahami cara memasang jaring pelindung kolam ikan dari burung menjadi langkah penting supaya ikan tetap aman.

Dilansir dari Pond Academy, jaring kolam yang dipasang dengan benar merupakan salah satu cara paling andal untuk mencegah burung dan hewan lain menjangkau ikan. Bagi pemilik kolam di rumah, langkah sederhana ini bisa jadi investasi kecil yang menjaga suasana halaman tetap tenang. Jaring pelindung bisa menjadi solusi praktis tanpa harus menutup kolam secara permanen.

Tidak perlu memakai peralatan rumit untuk membuat perlindungan sederhana. Beberapa tiang penyangga, tali pengikat dan jaring khusus kolam sudah bisa menjadi perlengkapan awal. Melalui cara memasang jaring pelindung kolam ikan dari burung secara tepat, pemilik kolam bisa mengurangi risiko serangan burung, tanpa mengganggu aktivitas perawatan ikan sehari-hari.

Lantas bagaimana cara memasang jaring pelindung kolam ikan dari burung? Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum pada Minggu (8/11/2026).

1. Memasang Jaring Datar dengan Pasak di Tepi Kolam

Untuk kolam kecil di teras atau halaman, cara memasang jaring pelindung kolam ikan dari burung yang paling praktis adalah membentangkan jaring datar lalu menguncinya dengan pasak. Metode ini cocok untuk pemula karena tidak butuh rangka khusus.

Mengacu pada panduan Pond and Garden Design, jaring kolam berukuran halus dengan mata jaring 15-30 mm bisa berfungsi sebagai penghalang yang menyulitkan bangau menjangkau ikan. Ukuran ini juga ikut menahan daun kering yang jatuh ke kolam.

  • Ukur kolam dengan teliti: Ukur panjang dan lebar kolam, lalu tambahkan sekitar 30-50 cm di setiap sisi agar jaring punya ruang untuk dikunci.

  • Pilih bahan yang tahan cuaca: Utamakan jaring polipropilena atau polietilen yang tahan sinar UV karena kolam di Indonesia terpapar matahari hampir sepanjang tahun.

  • Bersihkan area tepi kolam: Singkirkan batu tajam, ranting, atau paku yang bisa merobek jaring saat dibentangkan.

  • Bentangkan jaring dari tengah: Gelar jaring di atas kolam dengan posisi tengah jaring berada di tengah kolam, lalu ratakan ke semua sisi.

  • Tancapkan pasak di sudut lebih dulu: Kunci keempat sudut terlebih dahulu, baru kemudian sisi-sisinya, sambil menarik jaring agar tetap tegang.

  • Pasang pasak beberapa mata dari tepi: Menurut Plantra, jaring cukup disematkan 3 atau 4 mata dari tepinya agar tidak mudah sobek.

  • Rapikan sisa jaring: Potong kelebihan jaring dengan gunting, tetapi sisakan sedikit bahan agar tepi tetap bisa dikencangkan ulang.

2. Memasang Jaring dengan Rangka Kubah dari Pipa PVC

Kolam yang dihiasi tanaman air tinggi atau air mancur butuh ruang lebih di bawah jaring. Di sinilah cara memasang jaring pelindung kolam ikan dari burung dengan rangka kubah jadi pilihan favorit, karena tampilannya rapi dan jaring tidak akan melendut ke air.

Sebagaimana disampaikan Splash Supply Company, cara terbaik memasang jaring adalah memulainya dengan rangka berbentuk kubah di atas kolam, misalnya dari pipa PVC. Model ini juga terlihat estetik untuk konsep taman minimalis yang sedang tren.

Pastikan jaring tegang dan tidak bisa jatuh ke dalam kolam jika bangau mencoba hinggap di atasnya dan menombak ikan melaluinya."

  • Siapkan bahan rangka: Sediakan pipa PVC yang lentur, sambungan pipa, cable tie, gergaji kecil, dan sarung tangan.

  • Tentukan tinggi kubah: Buat kubah cukup tinggi untuk menaungi tanaman air yang tidak ingin dipangkas.

  • Tanam ujung pipa di tepi kolam: Tancapkan ujung pipa ke tanah atau pasang pada dudukan di bibir kolam agar rangka berdiri kokoh.

  • Silangkan beberapa lengkungan: Pasang dua atau tiga lengkungan yang saling menyilang supaya bagian tengah jaring tidak melendut.

  • Hitung ulang kebutuhan jaring: Ingat, jaring perlu lebih luas karena harus menutupi tinggi rangka, bukan hanya luas permukaan kolam.

  • Kunci jaring dengan cable tie: Tutupkan jaring di atas kubah, lalu ikat ke rangka dengan cable tie setiap 20-30 cm.

  • Buat celah akses: Siapkan satu bagian yang bisa dibuka-tutup dengan klip untuk memberi makan ikan dan membersihkan filter.

3. Memasang Jaring dengan Tiang dan Kawat Penegang untuk Kolam Besar

Kolam koi berukuran besar atau kolam budidaya di belakang rumah perlu struktur yang lebih kuat. Cara memasang jaring pelindung kolam ikan dari burung untuk kolam lebar biasanya memakai tiang di sekeliling kolam dan kawat penegang sebagai tulang jaring.

Berdasarkan saran All Pond Solutions, jaring bisa digantung minimal 60 cm di atas permukaan air dengan bentangan tegang yang tidak melengkung saat menahan berat burung. Ketinggian ini membuat paruh panjang bangau tidak bisa menjangkau ikan.

  • Pasang titik jangkar: Merujuk panduan Pond Haven, tancapkan tiang atau pasang baut mata di sekeliling kolam dengan jarak tidak lebih dari 50 kaki (sekitar 15 meter). Untuk jaring lebih kencang, jarak yang lebih rapat lebih baik.

  • Rentangkan kawat penegang: Tarik kawat baja atau tali tambang dari satu tiang ke tiang lain, termasuk satu jalur menyilang di tengah kolam.

  • Pilih ukuran mata jaring: Sesuaikan dengan burung yang sering datang, misalnya bangau, kuntul, atau raja udang.

  • Hamparkan jaring di atas kawat: Naikkan jaring perlahan dengan bantuan satu orang lain agar tidak kusut atau tersangkut.

  • Jepit jaring ke kawat: Gunakan klip jaring atau cable tie, bukan simpul langsung, karena simpul pada jaring halus mudah robek saat ditarik.

  • Tutup rapat bagian samping: Turunkan jaring hingga tanah lalu tahan dengan pasak atau batu supaya burung tidak bisa masuk dari bawah.

  • Uji ketegangan jaring: Tekan bagian tengah jaring dengan tangan, dan jika masih melendut mendekati air, tambahkan kawat atau tiang penyangga.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Jaring Pelindung Kolam Ikan

Berapa ukuran mata jaring yang ideal untuk kolam ikan?

Ukuran sekitar 1-3 cm umumnya cukup untuk menghalau burung besar seperti bangau. Kalau burung kecil seperti raja udang sering datang ke kolam, pilih mata jaring yang lebih kecil lagi.

Apakah jaring boleh menyentuh permukaan air?

Sebaiknya tidak. Jaring yang menyentuh air memudahkan burung mematuk ikan dari sela-sela jaring dan juga bisa menjerat ikan, jadi usahakan jaring tetap tegang dan berada di atas permukaan air.

Apakah jaring pelindung membuat kolam terlihat kurang estetik?

Tidak selalu. Jaring hitam yang dipasang tegang hampir tidak terlihat dari kejauhan, dan rangka kubah yang rapi malah bisa memberi kesan modern pada desain taman.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6