Liputan6.com, Jakarta - Wisata spiritual dibidik jadi salah satu daya tarik utama Indonesia bagi wisatawan India dalam beberapa tahun mendatang. Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Candi Prambanan, Yogyakarta, Rabu, 8 Juli 2026, memperkuat posisi destinasi bersejarah tersebut sebagai salah satu ikon yang merepresentasikan kedekatan budaya kedua negara.
Juga, membuka peluang lebih besar bagi pengembangan wisata berbasis warisan budaya. Selama ini, Bali masih menjadi tujuan favorit wisatawan India. Namun, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melihat peluang untuk memperluas pilihan destinasi dengan mengenalkan kawasan yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan spiritual, seperti Candi Prambanan, Borobudur, serta desa-desa wisata di Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Kesamaan akar peradaban yang tercermin melalui kisah Ramayana, Mahabharata, tradisi, dan peninggalan arsitektur menjadi modal besar untuk menarik minat pasar India. Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, kunjungan PM Modi menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan India melalui sektor pariwisata.
Advertisement
"Hubungan kedua negara bukan hanya hubungan diplomatik, tapi juga hubungan budaya dan peradaban yang telah terbangun sejak lama," kata Menpar melalui rilis pada Lifestyle Liputan6.com, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, Prambanan tidak hanya menyimpan nilai sejarah sebagai kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Kawasan tersebut juga memperlihatkan bagaimana pengaruh budaya India berkembang menjadi ekspresi budaya yang khas Indonesia.
Karakter inilah yang dinilai mampu menghadirkan pengalaman berbeda bagi wisatawan India yang ingin mengenal jejak peradaban, sekaligus menikmati kekayaan budaya Nusantara. Kemenpar pun menempatkan Prambanan sebagai salah satu pintu untuk memperkuat wisata budaya dan spiritual.
Â
Jembatan Wisata Budaya dan Spiritual
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291643/original/009591500_1783571186-Menpar.jpeg)
"Kami ingin menjadikan Prambanan sebagai salah satu jembatan penting dalam memperkuat hubungan pariwisata budaya dan spiritual antara Indonesia dan India. Bersama Bali, Prambanan memiliki kedekatan emosional dan spiritual yang kuat dengan wisatawan India," ujar Menpar Widi.
Strategi tersebut dibarengi dengan upaya memperluas akses menuju Yogyakarta. Pihaknya mendorong pembukaan penerbangan langsung menuju Yogyakarta International Airport (YIA) agar wisatawan India tidak hanya masuk melalui Bali atau Jakarta.
Pemerintah juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan insentif bagi maskapai yang membuka rute baru menuju Yogyakarta. Kemudahan akses diharapkan mendorong lahirnya paket perjalanan yang menggabungkan wisata budaya, spiritual, wellness, dan warisan budaya dalam satu perjalanan.
Konsep tersebut dinilai sesuai dengan karakter wisatawan India yang semakin mencari pengalaman liburan yang lebih bermakna dan tidak hanya berfokus pada destinasi populer. Kawasan Prambanan sendiri terus menghadirkan beragam agenda untuk memperkaya pengalaman wisata.
Advertisement
Perkaya Pengalaman Wisata
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9288334/original/031486600_1783312965-IMG_5616.JPG.jpeg)
Selain menikmati kemegahan candi, wisatawan dapat menyaksikan pertunjukan Sendratari Ramayana, mengikuti Prambanan Shiwa Festival, menikmati Prambanan Jazz Festival, dan menghadiri berbagai kegiatan budaya yang digelar sepanjang tahun.
Pemerintah juga mulai mengembangkan peringatan Siwaratri dan Mahasiwaratri sebagai agenda budaya yang berpotensi menarik wisatawan mancanegara, terutama dari India. Hubungan pariwisata Indonesia dan India sebenarnya telah dibangun sejak lama.
Kedua negara menandatangani nota kesepahaman di bidang pariwisata pada 2000 yang mencakup promosi, investasi, pendidikan, pelatihan, dan pengembangan sektor MICE. Kerja sama itu diperkuat melalui pembentukan Joint Task Force Indonesia-India yang mendorong konektivitas, promosi bersama, pengembangan paket wisata, serta pertukaran budaya.
Potensi pasar India juga terus menunjukkan perkembangan positif. Data Kemenpar mencatat jumlah kunjungan wisatawan India mencapai 734.490 sepanjang 2025, meningkat dibandingkan 606.439 kunjungan pada 2023.
Kunjungan Turis India ke Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291333/original/090371400_1783518706-IMG-20260708-WA0139.jpg)
Sementara itu, selama Januari hingga Mei 2026 tercatat 298.450 wisatawan India berkunjung ke Indonesia atau naik 0,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Melihat tren tersebut, pemerintah juga mengusulkan India masuk dalam skema Bebas Visa Kunjungan untuk mempermudah perjalanan wisatawan.
Di sisi lain, promosi destinasi terus diperkuat agar Indonesia tidak hanya dikenal melalui Bali, tapi juga melalui destinasi budaya yang menawarkan pengalaman autentik. Menpar berharap momentum kunjungan PM Modi dapat memperluas perhatian masyarakat India terhadap kekayaan budaya Indonesia.
"Ke depan, Kemenpar akan terus berupaya dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan paket wisata yang menarik sekaligus memperkuat konektivitas menuju Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Kami berharap semakin banyak wisatawan India mengunjungi destinasi pariwisata prioritas seperti Candi Prambanan, Borobudur, dan desa-desa wisata," tandasnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291655/original/029171400_1783572083-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T113921.353.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291313/original/034546900_1783517419-mod3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5339733/original/047775700_1757121903-MAROKO_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710894/original/015901700_1782791233-000_B8QK288.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288075/original/063090000_1783298243-nor2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290414/original/058282700_1783480422-ko2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290474/original/094848300_1783482268-063_2285093246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490249/original/064386300_1624409252-000_9CW8AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261531/original/014538900_1671056110-000_333W8C7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291965/original/004321600_1783581176-ChatGPT_Image_Jul_9__2026__02_05_43_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291951/original/020181400_1783580668-collage-1783566052876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291593/original/015682600_1783569205-Kampung_Organik_Brenjonk_wikipedia.jpg)