Liputan6.com, Jakarta - Insiden pesawat mendarat darurat kembali terjadi. Penyebabnya dipicu penumpang yang mengisi daya ponselnya menggunakan powerbank. Fatalnya, ponsel tersebut disimpan di dalam bagasinya.
Sebelum mendarat darurat, pilot pesawat menyampaikan pengumuman yang berbunyi, "Ada sesuatu yang seharusnya tidak kita bawa di bagasi." Sebanyak 180 penumpang di pesawat easyJet pun diliputi kepanikan karena kapten tak menyampaikan informasi tersebut dengan detail.
Penerbangan easyJet dari Hurghada, Mesir, ke Luton, Inggris, terpaksa mendarat darurat di Roma pada pukul 23.30 pada Selasa, 19 Mei 2026. Kemudian, tersebar kabar bahwa seorang wanita memberi tahu pramugari tentang powerbank-nya — dan penerbangan dialihkan karena risiko kebakaran.
Advertisement
Para penumpang ditempatkan di hotel atau tidur di terminal karena penerbangan easyJet berikutnya dari Roma ke Luton baru tersedia pukul 14.00 pada Rabu, 20 Mei 2026. Paul Casterton (57) yang bepergian dengan pasangannya Laura Bartlett (61) berkata, "Tidak ada yang tahu harus berpikir apa. Tiba-tiba pesawat mengubah arah dan melakukan penurunan. Sulit untuk tidak takut akan hal terburuk."
"Rasanya menegangkan sampai kami mendarat. Hampir terasa lega ketika wanita itu mengaku."
"Syukurlah bukan bom di bagasi. Kabar menyebar tentang alasan sebenarnya kami dialihkan. Itu cukup melelahkan, tetapi sebagian besar lega karena semua orang baik-baik saja," ucapnya, dikutip dari The Sun, Minggu, 24 Mei 2026.
Kepada The Sun, easyJet mengonfirmasi insiden tersebut. Mereka mengatakan bahwa penerbangan EZY2618 dari Hurghada ke Luton pada 19 Mei 2026 dialihkan ke Roma Fiumicino karena awak kabin diberitahu bahwa power bank sedang diisi daya di bagasi.
"Kapten kemudian mengalihkan penerbangan sebagai tindakan pencegahan sesuai dengan peraturan keselamatan. Keselamatan adalah prioritas utama kami. Kami ingin meminta maaf kepada semua penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi," imbuhnya.
Maskapai Perketat Aturan Bawa Powerbank ke Pesawat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
Saat ini, mayoritas maskapai memperketat aturan membawa powerbank atau baterai lithium-ion ke dalam pesawat dengan alasan keamanan. Salah satu yang terbaru adalah Lufthansa, maskapai nasional Jerman.
Mengutip Euro News, Senin, 19 Januari 2026, Lufthansa akan melarang penumpang pesawat mengisi daya gawai mereka, baik ponsel maupun laptop, melalui sistem infotainment maupun menggunakan powerbank. Tapi, maskapai tetap memperbolehkan powerbank masuk bagasi kabin dan melarangnya ke dalam bagasi tercatat.
Powerbank nantinya harus disimpan di bagasi di bawah kursi atau di kantong kursi depan mereka. Menyimpannya di kompartemen bagasi atas sekarang dilarang. Kapasitas baterai yang boleh dibawa masuk juga dibatasi hingga maksimum 100 watt hour atau 27.000 mAh.
Penumpang yang ingin membawa paket baterai yang lebih besar harus memberi tahu maskapai terlebih dahulu dan mendapatkan persetujuan. Kealpaan untuk melakukannya akan mengakibatkan penyitaan dan penghancuran perangkat tersebut. Jumlah power bank yang diizinkan dibawa dalam penerbangan juga telah dibatasi maksimal dua setiap penumpang.
Advertisement
Berkaca dari Insiden Air Busan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1248422/original/041036200_1464531144-D-AIZW_Airbus_A.320SL_Lufthansa__13895029054_.jpg)
Juru bicara Lufthansa menyebutkan rekomendasi yang direvisi dari Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) sebagai alasan di balik perubahan kebijakan maskapai tersebut. Aturan itu berlaku untuk semua penerbangan Lufthansa. Begitu pula dengan penerbangan yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan milik atau afiliasi Lufthansa, termasuk Swiss, Eurowings, Austrian Airlines, Discover, Brussels Airlines, Edelweiss, dan Air Dolomiti.
Penumpang sekarang harus mengisi daya ponsel mereka sebelum penerbangan atau menggunakan port USB khusus pesawat. Pengetatan kebijakan itu berkaca dari insiden yang dialami pesawat Air Busan.
Power bank yang disimpan di kompartemen atas pesawat Air Busan pada Januari tahun lalu, terbakar dan melukai 27 orang. Pesawat Airbus A321 masih berada di darat ketika kebakaran terjadi. Pihak berwenang mengungkapkan setelah penyelidikan ekstensif bahwa power bank yang hangus menyebabkan kebakaran tersebut.
Maskapai Korea Selatan Makin Ketat Atur Barang Bawaan Penumpang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5118269/original/047799200_1738500185-000_36WF8Y2.jpg)
Seluruh badan pesawat dilalap api hanya dalam beberapa menit. Penumpang dapat turun dari pesawat melalui seluncuran darurat. Insiden tersebut menyebabkan badan keselamatan penerbangan di seluruh dunia untuk mengeksplorasi langkah-langkah yang lebih ketat untuk meminimalkan risiko kebakaran.
Sementara itu, maskapai Korea Selatan kembali maju satu langkah dalam pengaturan membawa perangkat berbaterai lithium bawaan penumpang pesawat. Beragam perangkat pemanas bertenaga baterai, termasuk catokan nirkabel, efektif dilarang masuk ke dalam pesawat, baik bagasi kabin maupun bagasi tercatat, untuk menekan risiko kebakaran akibat baterai lithium-ion.
Melansir Korea Times, Minggu, 18 Januari 2026, selain catokan, maskapai penerbangan Korea juga melarang penumpang membawa alat pengeriting rambut, setrika portabel, dan penghangat tangan isi ulang dengan baterai yang tidak dapat dilepas di bagasi kabin dan bagasi terdaftar di semua rute. Selain alat itu, petugas keamanan di Incheon dan pusat penerbangan utama Korea lainnya semakin sering menandai berbagai perangkat bertenaga baterai yang menghasilkan panas atau cahaya intentitas tinggi.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291655/original/029171400_1783572083-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T113921.353.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5289113/original/068981100_1753021974-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3080794/original/036109200_1584603215-EASYJET.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5339733/original/047775700_1757121903-MAROKO_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710894/original/015901700_1782791233-000_B8QK288.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288075/original/063090000_1783298243-nor2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290414/original/058282700_1783480422-ko2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290474/original/094848300_1783482268-063_2285093246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490249/original/064386300_1624409252-000_9CW8AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261531/original/014538900_1671056110-000_333W8C7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4797645/original/050763900_1712547564-call-me-fred-zGYUK_9DFA8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5695699/original/017387900_1778573347-IMG-20260512-WA0024.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6588991/original/043694400_1779428993-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_12.12.04__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5208921/original/096685900_1746421309-063_528406540.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6819587/original/013153000_1779608631-000_36Z9687.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6817538/original/091344800_1779606992-CafeKissa_-_Hanami_Season_-_KV_-_Digital_-_Without_COV_-_FA_IGF-14__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4215549/original/013776900_1667623166-genri-kura-uGrAVY1VS68-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6796783/original/002555200_1779589846-AP26143654509313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5401619/original/050594500_1762222182-47008.jpg)