Liputan6.com, Jakarta - Lip balm menjadi salah satu produk perawatan yang hampir selalu ada di dalam tas, terutama untuk membantu mengatasi bibir kering dan pecah-pecah. Produk ini dikenal sebagai solusi praktis untuk menjaga kelembapan bibir, terutama di tengah perubahan cuaca atau paparan udara kering yang dapat membuat bibir mudah dehidrasi.
Melansir Daily Mail, Jumat, 22 Mei 2026, seiring berkembangnya industri kecantikan, pilihan lip balm di pasaran pun semakin beragam. Setiap minggu, berbagai merek perawatan kulit menghadirkan formula, aroma, hingga rasa baru yang menarik perhatian dan kerap viral di media sosial. Namun, tidak semua lip balm benar-benar memberikan kelembapan seperti yang dijanjikan.
Beberapa produk pelembap bibir justru berpotensi membuat bibir terasa lebih kering setelah digunakan. Hal ini terjadi karena kandungan tertentu dapat mengikis lapisan kelembapan alami bibir dan menciptakan sensasi seolah bibir membutuhkan aplikasi berulang.
Advertisement
Menurut Dr. Kasim Usmani, ahli kecantikan, bahan seperti mentol dan kamper yang terdapat dalam sejumlah produk lip balm populer dapat memicu siklus sementara di mana bibir terasa nyaman sesaat, tetapi kemudian kembali kering dengan cepat.
"Bibir sangat halus. Tidak seperti bagian kulit lainnya, bibir tidak memiliki kelenjar minyak, sehingga lebih sulit mempertahankan kelembapan secara alami," ujar Dr. Kasim Usmani kepada Daily Mail.
Ia menjelaskan, penggunaan berulang produk yang mengandung bahan seperti mentol, kamper, alkohol, atau pewangi yang kuat dapat secara perlahan merusak lapisan pelindung bibir dan memicu iritasi. "Ironisnya, banyak bahan tersebut justru ditambahkan karena menciptakan sensasi dingin atau kesemutan yang sering diasosiasikan orang sebagai tanda bahwa produk sedang bekerja," tambahnya.
Waspadai Kandungan Mentol dan Kamfer di Lip Balm
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6580156/original/059561900_1779422742-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_10.49.33.jpeg)
Saat memilih lip balm, para ahli menyarankan konsumen untuk tidak hanya tergoda oleh kemasannya yang menarik atau sensasi nyaman sesaat yang ditawarkan produk. Menurut Dr. Kasim Usmani dan Carly Cochrane yang merupakan seorang ahli kecantikan dari Cosmetify, hal pertama yang perlu diperhatikan sebelum membeli lip balm adalah melihat formula bahan yang terkandung di dalamnya.
Beberapa bahan seperti mentol, kamper, alkohol, fenol, dan asam salisilat perlu diwaspadai karena berpotensi membuat bibir semakin kering atau memicu iritasi, terutama pada orang dengan bibir sensitif. Menurut Dr. Kasim, kandungan seperti mentol dan kamper bisa ditoleransi dengan baik oleh sebagian orang, tetapi tidak selalu cocok untuk semua jenis bibir.
"Pada pasien dengan bibir sensitif, kulit yang rentan eksim, atau lapisan pelindung kulit yang sudah terganggu, kandungan ini terkadang dapat menciptakan siklus di mana bibir terasa nyaman untuk sementara, tetapi kemudian kembali kering dengan sangat cepat, sehingga memicu pengaplikasian ulang secara terus-menerus," jelasnya.
Â
Advertisement
Waspadai Aroma dan Formula di Lip Balm
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6580158/original/065445700_1779422742-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_10.14.38.jpeg)
Dr. Kasim juga mengingatkan agar berhati-hati terhadap lip balm dengan aroma atau rasa yang terlalu kuat, formula berbasis peppermint, produk dengan efek medicated, lip balm yang memberikan sensasi bibir lebih penuh, hingga perawatan bibir yang bersifat eksfoliasi. Menurutnya, bahan seperti kayu manis, mentol, dan peppermint dapat menjadi pemicu iritasi, terutama ketika cuaca dingin atau saat tubuh sedang mengalami dehidrasi.
Namun, memilih lip balm yang baik tidak hanya soal menghindari bahan tertentu. Carly Cochrane menilai konsumen juga perlu memperhatikan kemampuan produk dalam menjaga hidrasi secara tahan lama, bukan sekadar memberikan rasa nyaman sesaat.
"Banyak orang berasumsi bahwa jika mereka menggunakan lip balm, bibir mereka otomatis terhidrasi. Padahal, tidak semua lip balm menawarkan tingkat kelembapan tahan lama yang sama," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa beberapa formula memang terasa nyaman saat pertama kali diaplikasikan, tetapi belum tentu efektif menjaga kelembapan bibir sepanjang hari. "Jenis lip balm yang dipilih dapat membuat perbedaan besar pada seberapa lama hasilnya bertahan," tambah Carly.
Kandungan Sederhana Lebih Disarankan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6580159/original/068926900_1779422742-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_10.14.25.jpeg)
"Saya selalu memberi tahu pasien bahwa produk sederhana tanpa pewangi cenderung lebih unggul daripada formula obat yang sedang tren," jelas Dr. Kasim.
Saat memilih lip balm, ia menyarankan untuk mencari kandungan seperti petrolatum, ceramide, dan shea butter. Menurutnya, bahan-bahan ini lebih efektif dalam membantu melindungi lapisan pelindung kulit bibir sekaligus mengunci kelembapan tanpa meningkatkan risiko iritasi.
"Bahan-bahan ini jauh lebih efektif dalam melindungi lapisan kulit dan menjaga kelembapan tanpa menyebabkan iritasi," ujarnya.
Dr. Kasim menekankan bahwa reaksi setiap orang terhadap lip balm bisa berbeda-beda. Ada yang dapat menggunakan produk tertentu tanpa masalah, tetapi ada pula yang lebih rentan mengalami iritasi, terutama jika memiliki kulit sensitif atau alergi.
Ia menjelaskan bahwa beberapa orang dapat mengalami dermatitis kontak iritan atau reaksi alergi seiring waktu, bahkan terhadap produk yang sebelumnya terasa aman digunakan. "Inilah sebabnya mengapa pasien sering berkata, ‘Saya sudah memakai produk ini selama bertahun-tahun, tetapi tiba-tiba sekarang terasa mengiritasi'," katanya.
Untuk membantu memulihkan bibir yang sedang mengalami iritasi, Dr. Kasim menyarankan pendekatan yang lebih sederhana, yaitu menghentikan sementara berbagai perawatan bibir dan beralih ke salep pelindung yang lembut selama beberapa minggu agar lapisan pelindung bibir dapat pulih.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301916/original/013821200_1784525743-Screenshot_2026-07-20_115318.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3306157/original/029605700_1606270068-cek_fakta_flu_spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301777/original/086470100_1784517932-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-20T101416.918.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301033/original/004849700_1784434276-blt_umkm_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6580155/original/055496900_1779422742-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_10.49.33__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301623/original/095037200_1784505166-ar6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301627/original/085125100_1784505408-MESSI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261022/original/011651800_1781674026-AP26168055762005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301730/original/072758800_1784514690-scaloni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301703/original/072952300_1784513338-AP26200795262872.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301645/original/011342100_1784508477-WhatsApp_Image_2026-07-20_at_06.14.43__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301615/original/050018500_1784504753-enzo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301648/original/090533900_1784509911-000_C2LJ4BG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301590/original/096790100_1784498446-063_2286805977.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301595/original/065930700_1784499809-000_C2LD9FF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301642/original/073800100_1784506920-trump.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4229946/original/031414600_1668678554-lip_care.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5512577/original/074237100_1771986516-cropped-8c8c4e9e-3cd9-43b0-b899-e7a700a4a631.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7586370/original/077612900_1780368025-markus-winkler-DXVG6Rld_dQ-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7239408/original/049205600_1780024133-5808621281987571588.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7761126/original/091316100_1780570759-2767829851028259085.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7760325/original/042555100_1780569809-IMG-20260604-WA0019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5240431/original/016667400_1748920671-WhatsApp_Image_2025-06-03_at_10.07.01_76244767.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6490805/original/071485000_1779348803-unnamed_-_2026-05-21T143128.549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866424/original/009699600_1718687989-WhatsApp_Image_2024-06-18_at_12.11.16_1bf0923c.jpg)