Liputan6.com, Jakarta - Gulai tulang sapi menjadi salah satu hidangan favorit banyak keluarga Indonesia berkat cita rasanya yang gurih, kaya rempah dan mampu menggugah selera makan. Kuah santan bercampur aneka bumbu tradisional menghadirkan aroma harum yang begitu menggoda sejak proses memasak dimulai. Tidak heran jika banyak orang mencari resep gulai tulang sapi rumahan yang kaya rasa, untuk disajikan sebagai menu spesial di rumah.
Kelezatan gulai tulang sapi tidak hanya berasal dari bumbu pilihan, tetapi juga dari kaldu alami hasil perebusan tulang hingga empuk. Proses memasak secara perlahan membuat cita rasa rempah meresap lebih dalam ke setiap bagian hidangan. Melalui resep gulai tulang sapi rumahan yang kaya rasa, siapa pun bisa menghadirkan sajian bercita rasa istimewa tanpa harus membeli makanan di luar.
Selain cocok disajikan saat makan siang atau makan malam, gulai tulang sapi juga kerap hadir pada berbagai acara keluarga dan momen berkumpul bersama kerabat. Kuah kental berpadu daging lembut mampu memberikan sensasi makan yang memuaskan. Itulah alasan resep gulai tulang sapi rumahan yang kaya rasa sering menjadi pilihan bagi pecinta masakan Nusantara.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (4/6/2026).
Bahan-bahan Gulai Tulang Sapi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7761127/original/032403100_1780570760-7673910591553340651.jpeg)
Gulai tulang sapi merupakan salah satu hidangan khas Nusantara yang memiliki cita rasa gurih, kaya rempah, dan sangat cocok disajikan sebagai menu makan bersama keluarga. Perpaduan tulang sapi yang dimasak hingga empuk dengan kuah santan berbumbu lengkap menghasilkan sajian yang tidak hanya lezat, tetapi juga mampu menggugah selera sejak suapan pertama. Berikut bahan-bahan yang digunakan dan cara membuat gulai tulang sapi untuk pemula.
Bahan Utama
- 1 kilogram tulang sapi yang masih memiliki sedikit daging
- 1.500 ml air
- 500 ml santan sedang
- 200 ml santan kental
- 2 batang serai, memarkan
- 4 lembar daun salam
- 5 lembar daun jeruk
- 2 lembar daun kunyit, simpulkan
- 2 ruas lengkuas, memarkan
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
- Kaldu bubuk secukupnya (opsional)
Bumbu Halus
- 10 siung bawang merah
- 6 siung bawang putih
- 5 butir kemiri sangrai
- 2 ruas kunyit
- 2 ruas jahe
- 1 sendok makan ketumbar
- ½ sendok teh jintan
- 5 buah cabai merah besar
- 3 buah cabai merah keriting (sesuai selera)
Advertisement
Cara Membuat Gulai Tulang Sapi Rumahan yang Kaya Rasa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7761128/original/080397600_1780570760-13740193723447756107.jpeg)
- Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membersihkan tulang sapi secara menyeluruh menggunakan air mengalir. Pastikan seluruh bagian tulang terbebas dari sisa darah, kotoran, maupun serpihan yang masih menempel pada permukaannya. Setelah itu, masukkan tulang sapi ke dalam panci berisi air dan rebus selama beberapa menit hingga muncul busa serta kotoran yang mengapung di bagian atas air rebusan. Proses perebusan awal ini sering dikenal sebagai blanching dan menjadi tahap penting dalam pengolahan berbagai hidangan berbahan dasar tulang sapi.
- Setelah busa dan kotoran keluar, buang seluruh air rebusan pertama lalu bilas kembali tulang sapi menggunakan air bersih hingga benar-benar bersih. Langkah sederhana ini sangat berpengaruh terhadap kualitas hasil akhir masakan. Tulang yang telah dibersihkan dengan baik akan menghasilkan kuah gulai yang lebih jernih, gurih, serta memiliki aroma yang lebih segar tanpa bau prengus yang mengganggu. Selain itu, cita rasa rempah nantinya dapat lebih menonjol karena tidak tertutup oleh aroma yang kurang sedap dari bahan utama.
- Siapkan seluruh bumbu halus, kemudian haluskan menggunakan blender atau ulekan sesuai preferensi. Setelah bumbu benar-benar lembut, panaskan sedikit minyak di dalam wajan. Masukkan bumbu halus bersama serai yang telah dimemarkan, daun salam, daun jeruk, daun kunyit, serta lengkuas yang telah digeprek. Tumis seluruh bahan hingga tercampur merata dan mulai mengeluarkan aroma harum yang khas.
- Setelah bumbu matang dan mengeluarkan aroma yang menggugah selera, masukkan tulang sapi yang telah direbus sebelumnya ke dalam wajan berisi tumisan bumbu. Aduk perlahan hingga seluruh bagian tulang dan daging yang menempel terlapisi bumbu secara merata. Pastikan tidak ada bagian yang terlewat agar proses penyerapan rasa dapat berlangsung lebih optimal.
- Biarkan tulang sapi berada di dalam tumisan selama beberapa menit sambil sesekali diaduk perlahan. Tahapan ini bertujuan memberikan kesempatan bagi rempah-rempah untuk mulai meresap ke dalam serat daging dan bagian tulang. Semakin baik proses pelapisan bumbu pada tahap awal, semakin kaya pula cita rasa yang akan dihasilkan setelah gulai selesai dimasak.
- Tambahkan air sesuai takaran ke dalam panci atau wajan yang berisi tulang sapi dan bumbu. Setelah itu, masak menggunakan api sedang hingga air mendidih. Ketika kuah mulai mendidih, kecilkan api dan lanjutkan proses pemasakan secara perlahan agar kaldu alami dari tulang sapi dapat keluar secara maksimal ke dalam kuah.
- Proses perebusan biasanya memerlukan waktu sekitar 60 hingga 90 menit tergantung pada ukuran dan jenis tulang sapi yang digunakan. Selama proses tersebut, daging yang menempel pada tulang akan menjadi lebih empuk dan mudah dilepaskan saat disantap. Apabila ingin menghemat waktu, penggunaan panci presto dapat menjadi pilihan yang sangat praktis. Dengan alat tersebut, tulang sapi umumnya dapat empuk dalam waktu sekitar 30 hingga 40 menit tanpa mengurangi kelezatan hasil akhirnya.
- Setelah tulang sapi mulai empuk dan kuah kaldu terbentuk dengan baik, langkah berikutnya adalah memasukkan santan sedang secara bertahap. Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk perlahan agar tercampur sempurna dengan kaldu dan bumbu. Pengadukan yang konsisten sangat penting untuk menjaga tekstur kuah tetap halus dan tidak pecah selama proses memasak.
- Ketika santan sedang sudah menyatu dengan kuah dan mulai mendidih perlahan, tambahkan santan kental untuk memperkaya rasa dan menciptakan tekstur kuah yang lebih lembut. Lanjutkan proses memasak menggunakan api kecil hingga sedang sambil sesekali mengaduk bagian dasar panci. Tahapan ini akan menghasilkan kuah gulai yang gurih, kental, harum, dan kaya cita rasa khas masakan Nusantara.
- Langkah terakhir adalah melakukan penyesuaian rasa sesuai selera. Tambahkan garam, gula, dan kaldu bubuk apabila diperlukan, kemudian aduk hingga seluruh bumbu larut sempurna ke dalam kuah. Cicipi kuah secara berkala untuk memastikan keseimbangan rasa gurih, manis, dan rempah telah sesuai dengan yang diinginkan.
- Setelah bumbu dirasa pas, lanjutkan memasak beberapa saat hingga kuah sedikit mengental dan seluruh cita rasa meresap sempurna ke dalam tulang sapi. Aroma rempah yang semakin harum akan menjadi tanda bahwa gulai telah matang dengan baik. Ketika tekstur kuah mencapai kekentalan yang diinginkan dan rasa sudah seimbang, matikan api lalu diamkan sejenak sebelum disajikan. Gulai tulang sapi rumahan yang kaya rasa pun siap dinikmati bersama nasi hangat dan pelengkap favorit keluarga.
Tips Membuat Gulai Tulang Sapi Lebih Lezat
1. Pilih Tulang Sapi yang Masih Memiliki Daging
Pemilihan bahan baku menjadi faktor penting dalam menentukan kelezatan gulai tulang sapi. Sebaiknya gunakan tulang yang masih memiliki sedikit daging menempel, seperti tulang iga atau tulang kaki sapi. Selain menghasilkan kaldu yang lebih kaya, keberadaan daging pada tulang juga menambah kenikmatan saat hidangan disantap. Kaldu alami yang keluar selama proses perebusan akan membuat kuah gulai terasa lebih gurih dan beraroma kuat.
2. Rebus dan Bersihkan Tulang Terlebih Dahulu
Sebelum dimasak bersama bumbu gulai, tulang sapi sebaiknya direbus terlebih dahulu untuk menghilangkan sisa darah, kotoran, dan busa yang muncul selama proses pemanasan awal. Langkah ini membantu menghasilkan kuah yang lebih bersih dan mengurangi aroma prengus pada daging maupun tulang. Proses pembersihan yang baik juga membuat cita rasa rempah-rempah lebih menonjol dalam masakan.
3. Gunakan Santan Segar
Santan segar umumnya mampu menghasilkan rasa gurih yang lebih alami dibandingkan santan instan. Aroma khas kelapa yang masih segar akan berpadu sempurna dengan berbagai rempah sehingga menciptakan kuah gulai yang lebih kaya rasa. Jika memungkinkan, gunakan santan perasan pertama untuk memperoleh tekstur kuah yang lebih kental dan lezat.
4. Tumis Bumbu Hingga Benar-Benar Matang
Salah satu kesalahan yang sering terjadi saat memasak gulai adalah terburu-buru dalam menumis bumbu. Padahal, proses ini sangat menentukan hasil akhir masakan. Tumis bumbu hingga benar-benar matang dan mengeluarkan aroma harum yang kuat. Rempah yang matang sempurna akan menghasilkan rasa yang lebih dalam serta menghilangkan aroma mentah yang dapat memengaruhi kualitas gulai.
5. Gunakan Rempah Segar Berkualitas
Jahe, kunyit, lengkuas, serai, daun jeruk, dan daun salam sebaiknya digunakan dalam kondisi segar agar aroma yang dihasilkan lebih kuat. Rempah segar mampu memberikan karakter rasa yang lebih kaya dibandingkan bahan yang sudah terlalu lama disimpan. Kombinasi rempah berkualitas akan membuat kuah gulai terasa lebih harum dan menggugah selera.
6. Masak dengan Api Kecil Setelah Santan Masuk
Setelah santan ditambahkan ke dalam masakan, gunakan api kecil hingga sedang dan hindari panas yang terlalu tinggi. Santan yang dimasak dengan api besar berisiko pecah sehingga tekstur kuah menjadi kurang menarik. Memasak secara perlahan juga memberi kesempatan bagi bumbu untuk semakin meresap ke dalam daging dan tulang sapi.
Â
Advertisement
Pertanyaan Seputar Resep Gulai Tulang Sapi Rumahan
Apa saja bahan utama untuk membuat gulai tulang sapi rumahan yang kaya rasa?
Bahan utama meliputi 500 gram hingga 1 kg tulang iga sapi dan santan segar (kental dan encer) untuk kuah yang gurih dan medok.
Bagaimana cara membuat tulang sapi menjadi empuk dan menghilangkan bau khasnya?
Untuk mengempukkan tulang sapi, gunakan metode 5.30.7 (rebus 5 menit, diamkan 30 menit, rebus lagi 7 menit). Untuk mengurangi bau khas, rebus tulang dengan beberapa siung bawang merah dan bawang putih yang dimemarkan pada rebusan pertama.
Apa rahasia agar bumbu gulai tidak langu dan aromanya maksimal?
Pastikan bumbu halus ditumis hingga benar-benar matang, harum, dan minyaknya pecah. Beberapa rempah seperti kemiri dan kunyit juga disarankan disangrai atau dibakar terlebih dahulu untuk mengeluarkan aroma terbaiknya.
Mengapa penting memasak gulai dengan api kecil dan dalam waktu yang cukup lama?
Memasak gulai dengan api kecil atau metode <em>slow cook</em> memungkinkan bumbu meresap lebih dalam ke dalam tulang dan daging, serta membuat tekstur daging menjadi sangat empuk. Ini juga membantu kuah mengental secara sempurna.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7669455/original/089727000_1780463646-Ahok_cek_fakta_dana_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302208/original/030738800_1784536511-Screenshot_2026-07-20_150334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507012/original/063330600_1771481312-baznas_ramadan_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7761126/original/091316100_1780570759-2767829851028259085.jpeg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301617/original/065063300_1784505165-ar1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301608/original/075036800_1784503489-TORRES_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301667/original/044600200_1784511418-messi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302473/original/030559500_1784555002-Spain_s_Gavi__left__falls_as_he_scuffles_with_Argentina_s_Leandro_Paredes__5__and_Thiago_Almada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258400/original/000932100_1781342638-063_2281325777.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301814/original/084260800_1784520494-simeone.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5163925/original/080587200_1742089761-madrid_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293816/original/090553700_1783751992-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302437/original/062865000_1784549461-Argentina_s_Lionel_Messi__10__takes_a_corner_watched_by_Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302430/original/022838000_1784547974-FIFA_President_Gianni_Infantino__left__and_President_Donald_J._Trump__center__congratulate_Spain_s_Pau_Cubars__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302353/original/019992900_1784542330-000_C2LP6JB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302083/original/023462400_1784532664-c58025d3-1da0-412c-8fe3-0434e1e317d4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557861/original/036054900_1776396222-gudangan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5565342/original/029209100_1777020130-sambal_kecombrang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301928/original/070596200_1784527154-telur_orak_arik.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301319/original/067440300_1784450165-HL_es_kopi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300659/original/047829600_1784364182-64eed204-3798-4e70-8834-8daf8814f60e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299931/original/029688100_1784279781-Untitled6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299918/original/017815900_1784279235-15434434373111536183.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298854/original/031762900_1784184566-WhatsApp_Image_2026-07-16_at_13.31.46.jpeg)