Resep Oseng Cumi Tempe Cabe Ijo yang Gurih Pedas Nagih

0(0)

Resep oseng cumi tempe cabe ijo yang gurih dan pedas, lengkap tips agar cumi tidak alot.

Diterbitkan 07 September 2026, 19:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta Resep oseng cumi tempe cabe ijo bisa menjadi pilihan lauk rumahan yang lezat, praktis, dan ramah di kantong. Perpaduan cumi yang kenyal dan gurih dengan tempe yang kaya rasa membuat hidangan ini cocok disajikan sebagai menu sehari-hari.

Ditambah irisan cabe ijo yang segar dan sedikit pedas, oseng cumi tempe semakin nikmat disantap bersama nasi hangat. Bumbunya sederhana, cara memasaknya pun mudah, sehingga sajian ini cocok untuk melengkapi menu makan keluarga tanpa membutuhkan banyak waktu.

Oseng atau tumis merupakan salah satu teknik memasak yang praktis dalam kuliner Nusantara. Bahan dimasak dengan sedikit minyak menggunakan api sedang hingga besar agar prosesnya cepat dan tekstur bahan tetap terjaga.

Cumi dan tempe juga saling melengkapi, dengan cumi memberikan cita rasa gurih khas makanan laut, sementara tempe menghadirkan tekstur padat serta sumber protein nabati dari kedelai fermentasi khas Indonesia.

Sekilas tentang Oseng Cumi Tempe Cabe Ijo

Oseng cumi tempe cabe ijo pada dasarnya merupakan lauk tumisan rumahan yang memadukan cumi, tempe, dan cabai hijau dalam satu wajan. Ciri khas hidangan ini terletak pada perpaduan rasa gurih dari cumi dan saus tiram, aroma segar dari cabai hijau, serta tempe yang mampu menyerap bumbu dengan baik.

Sajian ini berbeda dari cumi kecap yang cenderung memiliki cita rasa manis maupun cumi hitam bercita rasa asam yang menggunakan tinta cumi sebagai bagian utama masakan. Pada oseng ini, kesegaran dan rasa pedas cabai hijau menjadi salah satu daya tarik utamanya.

Selain menambah tekstur dan rasa, tempe juga membuat hidangan lebih mengenyangkan sekaligus memberikan asupan protein nabati. Dilansir dari WebMD, tempe merupakan makanan tradisional Indonesia yang dibuat dari kedelai melalui proses fermentasi dan mengandung protein lengkap dengan sembilan asam amino esensial.

Sementara itu, Healthline menyebutkan bahwa proses fermentasi pada tempe menghasilkan senyawa seperti prebiotik dan isoflavon yang dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan pencernaan serta kadar kolesterol.

Sejumlah penelitian juga telah membahas potensi manfaat tempe bagi kesehatan. Berdasarkan tinjauan yang dimuat di ScienceDirect, konsumsi tempe dikaitkan dengan berbagai potensi manfaat, termasuk efek antidiabetes dan dukungan terhadap fungsi kognitif. Meski demikian, manfaat tersebut tetap perlu dilihat dalam konteks pola makan secara keseluruhan dan bukan sebagai pengganti pengobatan medis.

Dibandingkan tahu, tempe memiliki tekstur yang lebih padat dan khas sehingga memberikan sensasi lebih berisi saat disantap. Dilansir dari Cleveland Clinic, ahli diet Julia Zumpano menggambarkan tekstur tempe sebagai sesuatu yang lebih menyerupai tekstur "berdaging". Karakter inilah yang membuat tempe cocok dipadukan dengan cumi dalam sajian oseng, karena keduanya memberikan tekstur berbeda tetapi tetap saling melengkapi.

Kenapa Cumi Sering Jadi Alot?

Rahasianya ada pada struktur protein cumi. Cumi memiliki jaringan kolagen yang dapat membuat teksturnya alot jika dimasak dalam waktu yang kurang tepat. Dilansir dari Spice Alibaba, cumi dapat dimasak sangat cepat dengan api besar atau justru lebih lama menggunakan api kecil. Memasaknya terlalu lama pada suhu tinggi dapat membuat serat proteinnya mengerut sehingga teksturnya menjadi kenyal dan alot.

Karena itu, dikenal prinsip dua waktu dalam memasak cumi. Untuk metode cepat, cumi cukup dimasak sekitar 1–3 menit dengan api besar. Sementara itu, jika menggunakan metode masak lebih lama, cumi dapat diungkep hingga teksturnya kembali empuk. Melansir La Cucina Italiana, durasi memasak menjadi salah satu kunci agar cumi tetap lembut.

Untuk oseng cumi tempe cabe ijo, tentu metode cepat menjadi pilihan. Masukkan cumi pada tahap akhir, lalu aduk sebentar hingga matang agar teksturnya tetap kenyal dan tidak alot. Selain memperhatikan teknik memasak, cumi juga termasuk jenis makanan laut yang relatif rendah merkuri. Jika ingin hasil yang lebih empuk, pastikan cumi tidak terlalu lama berada di atas api saat proses menumis.

Bahan-Bahan Oseng Cumi Tempe Cabe Ijo

Bahan Utama

  • 300 gram cumi segar, bersihkan, potong cincin 1-2 cm
  • 200 gram tempe, potong dadu atau memanjang
  • 1 buah jeruk nipis, ambil airnya

Bumbu Iris

  • 10 buah cabai hijau besar, iris serong
  • 6 buah cabai rawit hijau, iris sesuai selera
  • 6 siung bawang merah, iris tipis
  • 4 siung bawang putih, iris tipis
  • 2 buah tomat hijau, potong kotak
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 2 lembar daun salam

Bumbu dan Pelengkap

  • 2 sdm saus tiram
  • 1 sdm kecap manis
  • 1 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 1/4 sdt merica bubuk
  • 100 ml air
  • 3 sdm minyak goreng untuk menumis

Cara Membuat Oseng Cumi Tempe Cabe Ijo

  1. Bersihkan cumi, buang tulang rawan dan kantung tintanya, lalu lumuri dengan air jeruk nipis dan diamkan 10 menit sebelum dibilas hingga bersih.
  2. Goreng tempe dalam minyak panas hingga kecokelatan di permukaan, lalu angkat dan tiriskan.
  3. Panaskan 3 sdm minyak dalam wajan, lalu tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum dan layu.
  4. Masukkan cabai hijau besar, cabai rawit hijau, lengkuas, dan daun salam, aduk hingga cabai layu dan aromanya keluar.
  5. Tambahkan tomat hijau, aduk sebentar sampai tomat mulai lunak.
  6. Bumbui dengan saus tiram, kecap manis, gula, garam, dan merica, tuang air, lalu masak hingga mendidih.
  7. Masukkan tempe goreng, aduk hingga bumbu meresap dan kuah sedikit menyusut.
  8. Naikkan api, masukkan cumi, aduk cepat 1-2 menit hanya sampai cumi berubah warna putih buram dan matang.
  9. Cicipi dan koreksi rasa, segera angkat agar cumi tetap empuk, lalu sajikan hangat dengan nasi.

Tips agar Oseng Cumi Tidak Alot

1. Pilih cumi yang benar-benar segar

Dilansir dari La Cucina Italiana, cumi segar umumnya memiliki aroma laut yang bersih, bukan bau amonia yang menyengat. Kulitnya juga masih tampak melekat erat pada tubuh cumi.

2. Keringkan cumi sebelum ditumis

Dilansir dari Seafood Factory, cumi sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu menggunakan tisu dapur, terutama setelah dicairkan dari kondisi beku. Langkah ini membantu mengurangi kelebihan air agar cumi tidak seperti direbus saat ditumis.

3. Gunakan api besar dan jangan terlalu memenuhi wajan

Gunakan api besar agar cumi cepat matang. Hindari memasukkan terlalu banyak cumi sekaligus karena suhu wajan bisa turun dan cumi mengeluarkan lebih banyak air.

4. Gunakan sedikit bahan asam

Cumi dapat direndam sebentar menggunakan air jeruk nipis atau larutan cuka untuk membantu mengurangi aroma amis. Setelah itu, bilas dan tiriskan sebelum dimasak agar rasa asam tidak terlalu kuat.

5. Goreng tempe terlebih dahulu

Goreng tempe hingga permukaannya sedikit keemasan sebelum dicampurkan ke dalam oseng. Cara ini membantu tempe tetap berbentuk dan tidak mudah hancur saat diaduk bersama bumbu.

6. Masukkan cumi di tahap akhir

Untuk oseng, masukkan cumi setelah bumbu dan bahan lainnya hampir matang. Aduk sebentar hingga cumi berubah warna dan matang, kemudian segera angkat agar teksturnya tetap empuk dan tidak alot.

Variasi dan Substitusi Oseng Cumi Tempe Cabe Ijo

Versi Cumi Asin

Banyak warung memakai cumi asin untuk oseng ini demi rasa yang lebih tajam. Rendam cumi asin dengan air panas sekitar 15 menit lalu bilas untuk mengurangi kadar garamnya, dan kurangi takaran garam pada bumbu. Teknik dasarnya sama seperti aneka olahan berbahan cumi asin lain yang ditumis.

Versi Ekstra Pedas

Kalau kamu penyuka pedas, tambahkan cabai rawit hijau lebih banyak atau campur dengan sedikit cabai merah untuk warna yang lebih menarik. Prinsipnya mirip dengan cumi tumis dengan paprika, yakni menyesuaikan tingkat kepedasan sesuai selera keluarga.

Versi Praktis dengan Baby Cumi

Untuk hasil yang lebih empuk dan cepat, ganti cumi biasa dengan baby cumi berukuran kecil. Baby cumi matang lebih cepat sehingga cocok untuk masak kilat, seperti pada beragam kreasi tumis baby cumi yang praktis.

Sisa oseng sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup di kulkas dan dihabiskan dalam dua sampai tiga hari

agar rasanya tetap terjaga. Dengan cumi segar, api besar, dan waktu masak yang singkat, oseng cumi tempe cabe ijo bisa jadi lauk penghabis nasi andalan yang gurih dengan pedas yang pas. Selamat mencoba di dapurmu.

Pertanyaan Seputar Resep Oseng Cumi Tempe Cabe Ijo

Bagaimana cara memasak cumi agar tidak alot?

Masak cumi dalam waktu singkat menggunakan api besar. Untuk oseng, masukkan cumi menjelang akhir proses memasak dan segera angkat setelah matang agar teksturnya tetap empuk.

Apakah cumi perlu direndam jeruk nipis sebelum dimasak?

Boleh. Cumi dapat diberi sedikit air jeruk nipis untuk membantu mengurangi aroma amis. Namun, jangan merendamnya terlalu lama agar rasa dan tekstur cumi tetap terjaga.

Mengapa tempe sebaiknya digoreng terlebih dahulu?

Tempe yang digoreng sebentar hingga keemasan akan lebih kokoh dan tidak mudah hancur ketika dicampurkan dengan cumi serta bumbu oseng.

Apakah oseng cumi tempe cabe ijo bisa dibuat tanpa saus tiram?

Bisa. Saus tiram dapat diganti atau ditiadakan sesuai selera. Rasa gurih tetap bisa diperoleh dari bawang, garam, penyedap, atau sedikit kecap asin.

Apakah oseng cumi tempe cabe ijo bisa disimpan untuk dimakan kemudian?

Bisa, tetapi sebaiknya segera didinginkan dan disimpan dalam wadah tertutup di lemari pendingin. Saat akan disantap, panaskan secukupnya agar kualitas rasa dan teksturnya tetap baik.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6