Liputan6.com, Jakarta - Hidup di kos memang menuntut kita pintar-pintar mengatur pengeluaran, apalagi untuk barang-barang kecil yang terlihat sepele tapi jumlahnya bisa menumpuk. Daur ulang barang bekas untuk anak kos jadi solusi praktis yang belakangan makin banyak dilirik, sebab tidak semua kebutuhan harian harus berakhir di keranjang belanja online. Cukup dengan sedikit kreativitas, barang yang tadinya mau dibuang bisa disulap jadi sesuatu yang tetap berguna.
Konsep ini sebenarnya sejalan dengan tren upcycling yang juga populer di kalangan mahasiswa di berbagai negara. Situs Upcycle That misalnya mencatat bahwa toples bekas, kaleng, hingga kardus bisa diubah jadi tempat pensil, organizer, atau bahkan rak sederhana tanpa perlu keahlian khusus maupun alat yang rumit. Artinya, kebiasaan memanfaatkan barang bekas bukan sekadar cara berhemat ala anak kos di Indonesia, tetapi juga jadi gaya hidup hemat yang berlaku universal di kalangan anak muda dengan kondisi ruang dan bujet terbatas.
Nah, biar tidak bingung mulai dari mana, berikut tujuh ide daur ulang barang bekas yang bisa langsung dipraktikkan di kamar kos. Semua bahan dasarnya kemungkinan besar sudah ada di sekitarmu, jadi tidak perlu keluar uang tambahan untuk mencobanya. Simak ulasan lengkapnya berikut ini, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Senin (7/9/2026).
Advertisement
1. Stoples Bekas Jadi Tempat Alat Tulis
![[Bintang] 10 Hal Keren yang Bisa Dilakukan dengan Stoples Gelas Kaca](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/Ak9gHDACKVqqpX3eZJqO7gX6AWk=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1017957/original/049528400_1444638925-8_monkeyseemonkeydo-jennifer_blogspot_com.jpg)
Stoples bekas selai, kopi, atau saus jangan buru-buru dibuang. Setelah dicuci bersih dan dikeringkan dengan baik, wadah ini bisa langsung difungsikan sebagai tempat pulpen, pensil, gunting, hingga penggaris. Ukurannya yang pas membuatnya cocok diletakkan di meja belajar yang ruang geraknya terbatas.
Supaya tampilannya lebih menarik, bagian luar stoples bisa dihias dengan kain perca, kertas kado, atau lilitan tali rami. Sentuhan dekorasi sederhana ini membuat tempat alat tulis buatan sendiri terlihat tidak kalah rapi dibanding produk yang dijual di toko.
Cara ini juga menjawab pertanyaan yang sering muncul: bagaimana menyimpan alat tulis rapi tanpa membeli organizer baru. Jawabannya sesederhana memanfaatkan wadah yang sudah ada di dapur atau kotak sampah.
Advertisement
2. Kardus Bekas Jadi Organizer Kabel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341702/original/032456700_1788676101-sdgfdg.jpg)
Kabel charger yang berserakan di meja sering bikin kamar kos terlihat berantakan. Kardus bekas paket bisa dimanfaatkan sebagai organizer sederhana dengan cara dipotong sesuai ukuran, lalu dibuat beberapa sekat atau lubang untuk jalur kabel.
Agar lebih rapi, lapisi bagian dalam kardus dengan kertas atau kain bekas. Buat ruang-ruang kecil terpisah untuk charger HP, kabel laptop, earphone, dan power bank supaya semuanya mudah ditemukan saat dibutuhkan.
Kalau tidak ingin repot menambahkan dekorasi, kardus polos pun sudah cukup fungsional selama konstruksinya kuat dan tidak mudah roboh saat sering dibuka-tutup.
3. Kaleng Bekas Jadi Pot Tanaman Mini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326131/original/035289000_1786958526-Pastel_Tin_Can_Planters.jpg)
Kaleng bekas biskuit, susu, atau makanan kaleng bisa diubah menjadi pot kecil untuk tanaman hias. Setelah dibersihkan, buat lubang kecil di bagian bawah kaleng agar air siraman tidak menggenang dan merusak akar tanaman.
Bagian luar kaleng bisa dicat sesuai selera atau dibiarkan dengan tampilan industrial yang sedang digemari. Pot semacam ini cocok untuk tanaman berukuran kecil yang tidak membutuhkan banyak ruang tumbuh.
Letakkan di dekat jendela atau sudut kamar yang mendapat cukup cahaya matahari. Selain membuat kamar kos terasa lebih hidup, cara ini juga menghindarkan dari pengeluaran tambahan untuk membeli pot baru.
Advertisement
4. Kaus Lama Jadi Tas Belanja atau Kantong Serbaguna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342097/original/033988300_1788750652-93387d00-5f05-46a8-bfb1-e949e9135fbb.jpg)
Kaus lama yang sudah jarang dipakai tapi kondisinya masih layak bisa disulap menjadi tas kain sederhana. Caranya, potong bagian lengan kaus, lalu jahit atau ikat bagian bawahnya sehingga membentuk ruang penyimpanan.
Tas hasil modifikasi ini bisa dipakai untuk membawa belanjaan ringan, buku, atau barang-barang kecil saat bepergian dari kos. Bagi yang tidak punya mesin jahit, versi tanpa jahitan tetap bisa dibuat dengan teknik mengikat bagian bawah kain.
Situs Upcycle That turut menyebutkan teknik serupa populer di kalangan mahasiswa luar negeri, di mana kaus atau sweter lama diubah jadi tote bag maupun sarung bantal. Hasilnya memang tidak sesempurna tote bag pabrikan, tapi justru di situ letak keunikan hasil DIY sendiri.
5. Botol Plastik Jadi Tempat Penyimpanan atau Pot Gantung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5620672/original/035310000_1778210078-d11e1ab1-d3cf-4ac2-8909-5cf6f1dc9653.jpg)
Botol plastik bekas bisa mendapat kehidupan kedua sebagai tempat penyimpanan barang kecil. Potong bagian atasnya, haluskan tepinya, lalu gunakan untuk menyimpan klip, karet rambut, kabel pendek, atau perlengkapan DIY lainnya.
Botol berukuran lebih besar juga bisa difungsikan sebagai pot tanaman. Untuk tampilan yang lebih menarik, gunakan tali untuk menggantung botol yang sudah dimodifikasi menjadi pot kecil di sudut kamar.
Pastikan konstruksinya kuat dan tidak mudah jatuh, terutama jika digantung di area yang berpotensi membahayakan orang lain. Jangan lupa buat lubang drainase agar air tidak menggenang di dalam pot.
Advertisement
6. Kardus atau Peti Kayu Bekas Jadi Rak Buku Mini
Kardus tebal atau peti kayu bekas kemasan bisa diubah menjadi rak buku sederhana tanpa perlu membeli furnitur baru. Cukup disusun bertumpuk atau disambung dengan lem kuat, wadah ini sudah bisa menampung buku, majalah, hingga camilan.
Menurut Upcycle That, peti kayu bekas termasuk salah satu bahan daur ulang favorit di kalangan mahasiswa karena mudah dibentuk ulang menjadi rak dinding, meja samping tempat tidur, atau bahkan tempat sepatu. Tinggal diamplas dan dicat ulang agar tampilannya lebih segar.
Rak dari bahan daur ulang ini sangat membantu anak kos yang ruang kamarnya terbatas, sebab bisa disesuaikan ukurannya dengan sisa ruang yang tersedia, tidak seperti rak jadi yang ukurannya sudah paten.
7. Kain Perca dan Handuk Lama Jadi Keset atau Sarung Bantal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342098/original/037888400_1788750652-d2d28b82-3449-4eb7-be98-f1f87a740c23.jpg)
Kain perca, handuk lama, atau kaus yang sudah tidak terpakai bisa dipotong memanjang lalu dianyam menjadi keset kamar yang empuk. Selain mengurangi tumpukan kain bekas, cara ini juga menghemat pengeluaran untuk beli keset baru.
Potongan kain berukuran lebih kecil juga bisa dijahit menjadi sarung bantal dengan motif campuran yang unik. Situs upcyclethat.com menyebutkan teknik memotong kaus menjadi kotak-kotak kecil lalu menjahitnya jadi sarung bantal sebagai salah satu proyek DIY paling mudah untuk pemula.
Kalau belum lancar menjahit, potongan kain bisa diikat sederhana membentuk pola anyaman. Hasilnya memang tidak serapi produk pabrik, tapi cukup fungsional untuk mempercantik kamar kos dengan bujet minim.
Advertisement
Tanya Jawab Seputar Daur Ulang Barang Bekas untuk Anak Kos
1. Apa manfaat utama daur ulang barang bekas untuk anak kos?
Manfaat utamanya adalah menghemat pengeluaran bulanan sekaligus mengurangi sampah, karena barang yang tadinya mau dibuang bisa difungsikan ulang jadi perlengkapan kamar yang berguna.
2. Apakah semua barang bekas bisa didaur ulang jadi perlengkapan kos?
Tidak semua, tapi barang seperti stoples, kaleng, kardus, botol plastik, kaus lama, dan kain perca umumnya paling mudah dan aman dimodifikasi ulang tanpa alat khusus.
3. Perlukah keahlian menjahit untuk membuat tas atau sarung bantal dari kaus bekas?
Tidak wajib. Kalau belum bisa menjahit, teknik mengikat bagian bawah kain bisa jadi alternatif untuk tetap membentuk ruang penyimpanan atau sarung bantal sederhana.
4. Bagaimana cara aman membuat pot dari kaleng atau botol bekas?
Pastikan sudah dibersihkan, buat lubang drainase di bagian bawah agar air tidak menggenang, dan haluskan bagian tepi yang tajam agar tidak melukai tangan saat digunakan.
5. Apakah tren daur ulang barang bekas ini hanya populer di Indonesia?
Tidak. Tren upcycling barang bekas untuk kamar kos atau asrama juga populer di kalangan mahasiswa luar negeri, seperti dicatat Upcycle That dan Syracuse University News, dengan ide yang mirip yaitu memanfaatkan toples, kardus, dan kain lama.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4862795/original/084121900_1718280170-Gunung_anak_krakatau_cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342121/original/053138400_1788753122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-07T104558.832.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339925/original/070710100_1788435101-HOAX__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302730/original/042892700_1784605254-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-21T103804.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322171/original/021503200_1786519890-6090eb26-014f-42a9-a95e-d8b9e7a7fd74.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341187/original/034872500_1788587080-photo_6116408067076329991_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311799/original/018374000_1785462080-watermarked_img_12876681287243653704.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339824/original/021188500_1788429958-lampion_estetik_cov.jpg)