Liputan6.com, Jakarta - Shampo bayi ternyata tidak hanya digunakan untuk membersihkan rambut si kecil. Ada berbagai benda yang bisa dibersihkan menggunakan shampo bayi karena formulanya lembut dan mampu membantu mengangkat minyak, kotoran, serta sisa produk tanpa terlalu keras pada permukaan tertentu.
Sifatnya yang ringan membuat shampo bayi dapat menjadi pilihan untuk membersihkan beberapa benda di rumah. Mulai dari kuas makeup, sisir, pakaian berbahan lembut, hingga boneka kain, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan material dan petunjuk perawatan masing-masing benda.
Michael Silva-Nash dari Molly Maid dan Vanessa Garcia, profesional kebersihan serta pengorganisasian di Taskrabbit, seperti dilansir Liputan6.com dari laman Martha Stewart, membagikan sejumlah penggunaan shampo bayi yang tidak terduga. Namun, keduanya juga mengingatkan agar shampo bayi tidak dianggap sebagai cairan pembersih serbaguna, Kamis (3/9/2026).
Advertisement
1. Kuas Makeup
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326140/original/088118400_1786958527-50f7eabb-72d4-4aa2-a91b-e9cdaaf40171.jpg)
Kuas makeup menjadi salah satu benda yang dapat dibersihkan menggunakan shampo bayi. Setiap kali digunakan, kuas dapat mengumpulkan sisa foundation, bedak, minyak dari wajah, kotoran, bahkan bakteri.
Michael Silva-Nash mengatakan shampo bayi cukup lembut untuk membantu mengangkat minyak, kotoran, debu, dan sisa makeup tanpa terlalu keras pada bulu kuas. Karena itu, produk ini bisa menjadi alternatif sederhana untuk membersihkan kuas secara rutin.
Cara menggunakannya cukup mudah. Tuangkan sedikit shampo bayi ke wadah kecil, kemudian tambahkan air hangat. Masukkan bagian bulu kuas dan pijat perlahan agar kotoran terlepas. Setelah itu, bilas sampai bersih menggunakan air dan pastikan kuas benar-benar kering sebelum disimpan atau digunakan kembali.
Hindari merendam seluruh bagian kuas terlalu lama, terutama bagian yang memiliki sambungan atau pegangan, agar air tidak merusak struktur kuas.
Advertisement
2. Sisir dan Sikat Rambut
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8529768/original/028868100_1782461816-pexels-towfiqu-barbhuiya-3440682-12941394.jpg)
Sisir dan sikat rambut juga termasuk benda yang bisa dibersihkan menggunakan shampo bayi. Minyak alami dari rambut, debu, serta sisa produk styling dapat menumpuk pada sela-sela gigi sisir atau bulu sikat.
Vanessa Garcia mengatakan bahwa dirinya pernah menggunakan shampo bayi untuk membersihkan sikat rambut. Kemampuannya dalam membantu menguraikan minyak membuat shampo bayi dapat menjadi pilihan untuk membersihkan benda tersebut.
Sebelum mencuci, singkirkan seluruh rambut yang masih tersangkut. Setelah itu, campurkan sedikit shampo bayi dengan air hangat dan gunakan untuk mencuci sisir atau sikat. Gosok secara perlahan pada bagian yang kotor, kemudian bilas hingga tidak ada sisa sabun.
Pastikan sisir atau sikat benar-benar kering sebelum digunakan kembali. Penggunaan shampo secukupnya juga penting karena semakin banyak produk yang digunakan, semakin sulit proses pembilasannya.
3. Pakaian dan Kain yang Bersifat Delikat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331579/original/017819400_1787551516-9.jpg)
Untuk noda kecil yang masih baru, shampo bayi dapat dipertimbangkan sebagai pembersih ringan pada pakaian atau kain tertentu. Michael Silva-Nash menyebut shampo bayi dapat digunakan pada pakaian dan bahan yang memang diperbolehkan untuk dicuci dengan tangan.
Namun, jangan langsung mengaplikasikannya sebelum membaca label perawatan pakaian. Setiap material memiliki aturan pencucian yang berbeda. Beberapa kain membutuhkan deterjen khusus atau metode perawatan tertentu.
Jika label memperbolehkan pencucian tangan, gunakan sedikit shampo bayi dan air hangat. Oleskan pada area yang terkena noda, lalu gosok dengan lembut. Setelah itu, bilas hingga bersih.
Cara ini lebih cocok untuk noda kecil dan masih segar. Untuk noda berat atau pakaian dengan material khusus, sebaiknya gunakan produk yang memang dirancang untuk jenis kain tersebut.
Advertisement
4. Boneka Kain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550496/original/006367800_1775701020-Boneka_Lucu_dari_Kaos_Kaki_Bekas.jpg)
Boneka kain sering menjadi benda yang dekat dengan anak-anak dan mudah terkena debu, noda makanan, atau kotoran lainnya. Shampo bayi yang lembut dapat dimanfaatkan untuk membersihkan noda pada permukaan boneka tertentu.
Caranya, gunakan shampo bayi yang sudah diencerkan dengan air. Oleskan atau aplikasikan sedikit campuran pada bagian yang kotor, kemudian usap perlahan menggunakan kain bersih.
Setelah proses pembersihan, gunakan kain bersih yang telah dibasahi air untuk mengangkat sisa shampo. Jangan membuat boneka terlalu basah karena bagian dalamnya dapat membutuhkan waktu lama untuk mengering.
Sebelum membersihkan seluruh permukaan, periksa label perawatan boneka. Jika tersedia petunjuk khusus dari produsen, ikuti instruksi tersebut untuk menghindari kerusakan bahan atau bentuk boneka.
5. Botol dan Wadah Pakai Ulang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338759/original/020796100_1788340126-2.jpg)
Botol pakai ulang dan wadah tertentu juga dapat dibersihkan menggunakan shampo bayi. Vanessa Garcia mengatakan bahwa dirinya pernah menggunakannya untuk membersihkan botol karena shampo bayi dapat membantu menguraikan minyak dan sisa kotoran.
Penggunaannya dapat membantu membersihkan residu yang menempel setelah botol digunakan untuk menyimpan minuman atau cairan tertentu. Namun, pastikan bahan botol memang sesuai dengan metode pencucian tersebut.
Hal terpenting adalah membilas botol secara menyeluruh setelah dicuci. Jangan sampai masih terdapat sisa shampo di dalamnya karena botol akan digunakan kembali untuk makanan atau minuman.
Selain itu, selalu periksa petunjuk dari produsen botol. Jika produsen merekomendasikan metode pencucian tertentu, petunjuk tersebut sebaiknya menjadi prioritas.
Advertisement
6. Kuas Lukis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3435314/original/023634400_1618985317-artist-props-collection-table_23-2148929920.jpg)
Kuas yang digunakan untuk cat berbahan dasar air juga dapat menjadi salah satu benda yang bisa dibersihkan menggunakan shampo bayi. Formula yang lembut dapat membantu membersihkan sisa cat berbasis air dari bulu kuas.
Untuk membersihkannya, gunakan sedikit shampo bayi bersama air hangat. Gosok bagian bulu kuas secara perlahan hingga sisa cat terlepas. Setelah itu, bilas sampai air yang keluar terlihat bersih dan biarkan kuas mengering.
Namun, cara ini tidak berlaku untuk semua jenis cat. Shampo bayi tidak dirancang untuk menghilangkan cat berbahan dasar minyak yang sudah mengering, termasuk beberapa jenis cat rumah tangga.
Karena itu, kenali jenis cat yang digunakan sebelum menentukan metode pembersihan. Membersihkan kuas segera setelah selesai digunakan juga akan membuat sisa cat lebih mudah dihilangkan.
Jangan Gunakan Shampo Bayi sebagai Disinfektan
Meski dapat digunakan untuk membersihkan berbagai benda, shampo bayi bukanlah produk disinfektan. Vanessa Garcia menegaskan bahwa shampo bayi tidak seharusnya digunakan sebagai pembersih serbaguna ketika tujuan utamanya adalah mendisinfeksi permukaan.
Artinya, shampo bayi mungkin membantu mengangkat kotoran dan minyak, tetapi tidak dapat dianggap sebagai pengganti produk disinfektan yang memang dirancang untuk mengurangi mikroorganisme pada permukaan.
Penggunaannya juga tidak otomatis aman untuk semua material hanya karena formulanya dikenal lembut. Kayu tanpa lapisan pelindung, kain pelapis furnitur, batu, dan marmer, misalnya, dapat membutuhkan produk pembersih khusus.
Garcia menyarankan untuk selalu membaca petunjuk perawatan dari produsen. Jika masih ragu, lakukan pengujian pada bagian kecil dan tersembunyi terlebih dahulu. Dengan begitu, risiko perubahan warna atau kerusakan material dapat diminimalkan.
Advertisement
Gunakan Shampo Secukupnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4565079/original/001265800_1693972346-template-4386231_1280.jpg)
Salah satu kesalahan yang sebaiknya dihindari adalah menggunakan shampo bayi terlalu banyak. Jumlah produk yang lebih besar tidak selalu membuat proses pembersihan menjadi lebih efektif.
Michael Silva-Nash menyarankan penggunaan shampo dalam jumlah kecil dan membilas benda secara menyeluruh menggunakan air hangat atau suam-suam kuku. Vanessa Garcia juga menyebut bahwa shampo bayi tidak perlu digunakan dalam jumlah banyak dan dapat diencerkan dengan air sebelum digunakan.
Penggunaan secukupnya justru membuat proses pembilasan lebih mudah. Selain itu, lebih sedikit residu yang kemungkinan tertinggal pada benda setelah selesai dibersihkan.
Pada akhirnya, shampo bayi dapat menjadi alternatif praktis untuk beberapa kebutuhan pembersihan ringan di rumah. Namun, tetap penting memahami karakter material, membaca petunjuk perawatan, serta menggunakan produk pembersih khusus ketika diperlukan.
Pertanyaan Seputar Benda yang Bisa Dibersihkan Pakai Shampo Bayi
Apa saja benda yang bisa dibersihkan menggunakan shampo bayi?
Beberapa di antaranya adalah kuas makeup, sisir, sikat rambut, pakaian delikat, boneka kain, botol pakai ulang, dan kuas lukis berbahan dasar air.
Apakah shampo bayi bisa digunakan sebagai pembersih serbaguna?
Tidak. Menurut Vanessa Garcia, shampo bayi bukan disinfektan sehingga tidak sebaiknya digunakan sebagai pembersih serbaguna untuk tujuan membunuh kuman.
Apakah shampo bayi harus digunakan dalam jumlah banyak?
Tidak. Michael Silva-Nash dan Vanessa Garcia menyarankan penggunaan sedikit shampo dan pembilasan menyeluruh agar tidak meninggalkan residu.
Apakah shampo bayi aman untuk semua jenis benda?
Tidak selalu. Material seperti kayu, kain pelapis, batu, dan marmer dapat membutuhkan produk khusus. Selalu periksa petunjuk perawatan dan lakukan tes pada area kecil terlebih dahulu.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336533/original/011425200_1788164909-cek_fakta_pppk_kemenag.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339680/original/094165700_1788424535-cek_fakta_teddy.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333897/original/064209300_1787812486-cek_fakta_-_tebuireng.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339337/original/011380800_1788411813-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-03T120214.684.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339742/original/067297100_1788426979-5254e076-74da-4e21-a1a4-13485624e5e6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6995885/original/051442700_1779765793-Biasakan_Membuka_Pintu_Mesin_Setelah_Mencuci.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339790/original/075559000_1788428613-3f37f0ba-4bf8-49d5-b008-9c26985b0f69.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311876/original/021192100_1785466813-f2e8f81f-a184-4b73-8fe4-058661b7381c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339814/original/011362100_1788429831-a96d66cc-8608-4a81-8bda-c26df180ea81.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339967/original/006998100_1788437770-Kolam_Ikan_di_Pekarangan_Sering_Meluap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339824/original/021188500_1788429958-lampion_estetik_cov.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5308654/original/035352500_1754551535-f02c01ec-3831-436c-8765-a32225fee0ba.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339629/original/081928300_1788422328-fvcvdxcsx.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339623/original/068685100_1788421752-HL_rumah_dua_lantai.jpg)