Liputan6.com, Jakarta - Kue Pinyaram merupakan salah satu jajanan tradisional khas Minangkabau atau Padang yang memiliki cita rasa manis legit dengan tekstur unik di bagian pinggirnya yang renyah. Kue ini sering disajikan dalam berbagai acara adat, perayaan, hingga menjadi camilan sehari-hari yang digemari banyak orang. Dengan bahan-bahan sederhana seperti tepung beras dan gula merah, Pinyaram mampu menghadirkan rasa autentik yang khas dan sulit dilupakan.
Seiring perkembangan waktu, kue tradisional ini tetap eksis dan bahkan semakin populer di kalangan pecinta kuliner Nusantara. Banyak orang mulai mencoba membuatnya sendiri di rumah karena prosesnya yang relatif mudah namun tetap membutuhkan teknik yang tepat agar hasilnya sempurna. Artikel ini akan membahas cara membuat kue Pinyaram khas Padang yang enak, lembut di dalam, dan renyah di pinggirnya, sehingga cocok untuk dijadikan panduan bagi pemula.
Mengenal Kue Pinyaram Khas Padang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4831233/original/086700600_1715669949-kue-cucur-gula-merah-antigagal-foto-resep-utama-ezgif.com-webp-to-jpg-converter.jpg)
Kue Pinyaram merupakan salah satu warisan kuliner tradisional dari Minangkabau, Sumatera Barat, yang sudah dikenal sejak lama dalam kehidupan masyarakat adat. Kehadirannya tidak hanya sebagai makanan ringan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang melekat erat dalam berbagai tradisi dan upacara adat. Jajanan legendaris ini sering dihidangkan dalam berbagai upacara adat Minang, perayaan hari besar seperti Lebaran, peringatan Maulid Nabi, hingga pesta pernikahan. Dalam banyak cerita masyarakat Minang, kue ini sering dihidangkan sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur dalam setiap perayaan penting.
Pada masa lalu, Kue Pinyaram dibuat secara sederhana dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, seperti tepung beras dan gula aren. Proses pembuatannya pun dilakukan secara tradisional menggunakan peralatan dapur sederhana dan dimasak dengan kayu bakar. Kue ini kemudian menjadi hidangan wajib dalam acara adat seperti pesta pernikahan, upacara keagamaan, hingga perayaan hari besar seperti Lebaran dan Maulid Nabi.
Seiring berjalannya waktu, Kue Pinyaram tidak hanya dikenal di ranah Minang, tetapi juga menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Di beberapa wilayah, kue ini bahkan memiliki nama berbeda seperti kue cucur di Betawi dan Jawa, namun dengan konsep dan bentuk yang mirip. Penyebaran ini menunjukkan bagaimana kuliner tradisional dapat beradaptasi sekaligus tetap mempertahankan identitas aslinya.
Dalam perkembangan modern, Kue Pinyaram juga mengalami inovasi dari segi rasa dan tampilan. Jika dahulu hanya tersedia dalam varian gula merah atau gula pasir, kini muncul berbagai kreasi rasa seperti pandan, durian, hingga pisang. Meski demikian, versi tradisionalnya tetap menjadi favorit karena cita rasa khasnya yang tidak tergantikan.
Hingga saat ini, Kue Pinyaram masih bertahan sebagai bagian penting dari identitas kuliner Minangkabau. Keberadaannya tidak hanya dinikmati sebagai makanan, tetapi juga menjadi simbol pelestarian budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Hal ini menjadikan Kue Pinyaram bukan sekadar jajanan tradisional, melainkan juga bagian dari sejarah panjang masyarakat Sumatera Barat.
Advertisement
Cara Buat Kue Pinyaram Khas Padang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557131/original/007797800_1776319158-cara_membuat_kue_cucur_takaran_gelas_7.jpg)
Untuk membuat Kue Pinyaram yang bersarang, legit, dan memiliki tekstur khas, diperlukan takaran bahan yang tepat serta langkah pengolahan yang benar. Setiap bahan memiliki peran penting dalam membentuk rasa, aroma, dan hasil akhir kue. Berikut bahan-bahan dan cara membuat Kue Pinyaram khas Padang yang bisa Anda ikuti di rumah.
Bahan-Bahan
- 300 gram tepung beras (bisa putih atau hitam)
- 150 gram tepung terigu (opsional, untuk variasi tekstur)
- 150–200 gram gula aren atau gula merah (bisa juga 100 gram gula pasir untuk varian putih)
- 450 ml santan atau 150–300 ml air (sesuai kekentalan adonan)
- 1/2 sdt vanili bubuk
- Sejumput garam
- 1 lembar daun pandan (opsional, untuk aroma)
- Minyak goreng secukupnya
Cara Membuat
- Panaskan gula (gula aren atau gula pasir) bersama santan atau air hingga larut sempurna. Tambahkan daun pandan jika digunakan untuk aroma, lalu angkat dan dinginkan hingga hangat.
- Masukkan tepung beras (dan tepung terigu jika digunakan) ke dalam wadah. Tuangkan larutan gula sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan tercampur rata.
- Tambahkan vanili bubuk dan garam, lalu aduk kembali hingga adonan halus dan tidak menggumpal.
- Aduk adonan selama kurang lebih 15 menit agar lebih kalis dan menyatu sempurna. Setelah itu, diamkan adonan selama minimal 4 jam agar terjadi proses fermentasi ringan yang membuat kue berserat.
- Jika adonan terlalu kental setelah didiamkan, tambahkan sedikit air hingga kekentalannya pas.
- Panaskan minyak dengan api kecil. Tuang satu sendok sayur adonan ke dalam minyak panas, lalu siram-siram bagian atasnya dengan minyak hingga membentuk serat khas pinyaram.
- Goreng hingga matang dan berwarna kecokelatan, kemudian angkat dan tiriskan. Ulangi hingga adonan habis.
Tips Sukses Membuat Kue Pinyaram yang Enak dan Bersarang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2759692/original/011661700_1553403995-pinyaram.jpg)
Untuk memastikan Cara Buat Kue Pinyaram Khas Padang Anda berhasil sempurna, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan. Konsistensi adonan adalah kunci; adonan tidak boleh terlalu encer atau terlalu kental. Jika terlalu pekat, tambahkan sedikit air, dan jika terlalu cair, hasilnya tidak akan optimal.
Proses fermentasi atau mendiamkan adonan selama beberapa jam, minimal empat jam, sangat krusial untuk menghasilkan kue pinyaram yang bersarang dan memiliki tekstur yang diinginkan. Ini memberikan waktu bagi bahan-bahan untuk berinteraksi dan mengembangkan karakteristik khasnya.
Suhu minyak saat menggoreng juga sangat berpengaruh. Gunakan api kecil dan pastikan minyak tidak terlalu panas agar kue matang merata hingga ke dalam tanpa gosong di luar. Teknik menggoreng dengan menyiram-nyiram bagian atas adonan dengan minyak panas akan membantu membentuk "topi" dan serat yang menjadi ciri khas pinyaram.
Beberapa koki menyarankan penggunaan merek tepung beras tertentu untuk hasil yang lebih baik, jadi jangan ragu untuk bereksperimen. Selain itu, jangan gunakan terlalu banyak minyak saat menggoreng; cukup sampai adonan terendam sebagian agar kue bisa mengembang dengan baik. Dengan mengikuti tips ini, Anda akan berhasil dalam Cara Buat Kue Pinyaram Khas Padang yang lezat, lembut di dalam, dan renyah di pinggirnya.
Advertisement
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Apa itu Kue Pinyaram?
Kue Pinyaram adalah jajanan tradisional khas suku Minangkabau, Sumatera Barat, Indonesia, yang memiliki kemiripan dengan kue cucur, dikenal dengan bentuknya yang tebal di tengah dan renyah di pinggir.
2. Apa saja bahan utama untuk membuat Kue Pinyaram?
Bahan utama Kue Pinyaram meliputi tepung beras, gula (pasir atau aren), cairan seperti santan atau air, serta bumbu tambahan seperti vanili dan garam.
3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendiamkan adonan Kue Pinyaram?
Adonan Kue Pinyaram perlu didiamkan atau diperam setidaknya 4 jam, atau bahkan lebih lama, untuk proses fermentasi yang menghasilkan tekstur bersarang yang diinginkan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259429/original/010721900_1781500706-cek_fakta_cpns_PUPR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421569/original/046140800_1763950258-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-24T082534.482.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136323/original/018303500_1739855855-cek_fakta_keroncong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5478253/original/004163500_1768896604-kue_de.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4116981/original/076673300_1660008009-apangi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567176/original/085117700_1777268470-unnamed__27_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566349/original/018723900_1777176947-paru_gorengg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566802/original/004913000_1777255392-AP26114012590232.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567029/original/075281900_1777263538-unnamed__75_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566888/original/069272000_1777259701-Depositphotos_91125550_L.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566187/original/009748300_1777124856-IMG-20260425-WA0044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566923/original/064405800_1777260790-cropped-ddb25003-a25b-4239-9403-508572d1e7f2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566767/original/071305900_1777252021-syifa_hadju_didiet_maulana.jpg)