6 Resep Sayur Nangka Awet Selama Lebaran, Gurih Nikmat Cocok Jadi Lauk Ketupat

0(0)

Resep sayur nangka awet selama Lebaran yang kaya rempah dan menggugah selera.

Diterbitkan 20 Maret 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta - Resep sayur nangka awet selama Lebaran sering dicari karena hidangan ini menjadi pelengkap favorit saat menyantap ketupat dan opor ayam. Rasanya yang gurih dengan kuah santan membuat sayur nangka cocok disajikan saat momen berkumpul bersama keluarga.

Selain lezat, resep sayur nangka awet selama Lebaran juga memudahkan Anda menyiapkan menu dalam jumlah banyak. Dengan cara memasak yang tepat, sayur nangka dapat disimpan lebih lama sehingga tetap praktis disajikan selama Hari Raya.

Banyak orang tertarik mencoba resep sayur nangka awet selama Lebaran agar hidangan tetap nikmat meski dimasak sebelumnya. Teknik memasak yang tepat dapat membantu menjaga rasa sekaligus membuat sayur nangka tahan lebih lama.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang resep sayur nangka awet selama Lebaran, Sabtu (7/3/2026).

1. Gudeg Nangka Muda

Gudeg, hidangan khas Yogyakarta, dikenal luas karena daya tahannya yang luar biasa. Proses memasaknya yang memakan waktu lama memungkinkan bumbu meresap sempurna dan mengurangi kadar air, menjadikannya awet hingga berbulan-bulan jika disimpan dengan benar.

Bahan-bahan:

  • 600 gr nangka muda, potong-potong
  • 1.000 ml air
  • 3 lembar daun salam
  • 6 butir telur rebus
  • 3-4 kantung teh celup (untuk warna)
  • 100 gr gula merah, sisir halus
  • 1 sdt garam
  • 500 ml santan kental, dari 1 buah kelapa
  • 1.000 ml santan encer, dari sisa perasan santan kental
  • 1 sdm bawang merah goreng, untuk taburan
  • 5 lembar daun jati/daun jambu (opsional, untuk warna dan aroma)
  • 2 cm lengkuas, geprek
  • 1 batang serai, geprek

Bumbu Halus:

  • 1 sdt terasi, bakar
  • 4 butir kemiri, sangrai
  • 15 siung bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 8 butir kemiri, sangrai
  • 3 sdm ketumbar
  • 135 gram gula merah
  • ½ sdm garam

Cara Membuat:

  1. Haluskan semua bumbu halus.
  2. Masukkan nangka muda, ayam (jika pakai), serai, lengkuas, daun salam, bumbu halus, gula merah, garam, air, dan santan encer ke dalam panci. Tutup dengan daun jati (jika pakai). Masak selama 1 jam.
  3. Setelah 30 menit, masukkan telur rebus dan santan kental. Masak kembali selama 3 jam atau hingga nangka empuk dan bumbu meresap sempurna.
  4. Sajikan gudeg nangka bersama kuah santan areh (jika ada) dan taburan bawang merah goreng.

Tips agar Awet: Memasak gudeg dalam waktu yang sangat lama hingga kuahnya menyusut dan bumbu meresap sempurna akan membuatnya lebih awet. Simpan gudeg dalam wadah tertutup rapat di lemari es. Panaskan gudeg setiap hari hingga mendidih untuk mencegah basi. Untuk penyimpanan jangka panjang, gudeg dapat dibekukan.

2. Gulai Nangka Tahu Telur

Gulai nangka dengan tambahan tahu dan telur rebus ini merupakan hidangan yang cocok untuk Lebaran dan dapat bertahan lebih lama dengan penyimpanan yang tepat.

Bahan-bahan:

  • 500 gr nangka muda
  • 8 buah tahu kuning, goreng
  • 4 buah telur rebus
  • 10 buah cabai hijau keriting
  • 5 siung bawang merah, iris
  • 1 batang serai, geprek
  • 2 lembar daun salam
  • 4 cm lengkuas, geprek
  • 1 liter air
  • 100 ml santan
  • 1 sdt kaldu ayam bubuk
  • 1 sdt MSG (opsional)
  • 2 sdt garam
  • 2 sdm gula pasir
  • Minyak untuk menumis

Bumbu Halus:

  • 5 siung bawang putih
  • 5 siung bawang merah
  • 3 butir kemiri
  • 1 sdt lada putih butir
  • 1 ½ sdt ketumbar
  • 6 cm kunyit
  • 10 buah cabai merah keriting
  • 50 ml minyak
  • 2 sdm air

Cara Membuat:

  1. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, lada putih, ketumbar, kunyit, cabai merah keriting, minyak, dan air menggunakan blender.
  2. Iris bawang merah, geprek lengkuas dan serai, potong cabai hijau keriting, dan cuci bersih nangka muda.
  3. Panaskan sedikit minyak, tumis bawang merah, serai, dan lengkuas hingga wangi. Masukkan bumbu halus dan daun salam, tumis hingga wangi dan mengeluarkan minyak.
  4. Masukkan air, nangka, tahu goreng, telur, cabai hijau keriting, garam, gula pasir, kaldu ayam bubuk, dan MSG. Masak selama 10 menit.
  5. Masukkan santan, masak kembali selama 5 menit hingga matang dan bumbu meresap.
  6. Gulai nangka tahu siap disajikan.

Tips agar Awet: Pastikan gulai dimasak hingga benar-benar matang dan santan tidak pecah. Dinginkan gulai sepenuhnya sebelum disimpan dalam wadah kedap udara di lemari es. Panaskan gulai hingga mendidih setiap kali akan dikonsumsi.

3. Lodeh Tewel Nangka Kacang Panjang Khas Jawa Timur

Lodeh tewel ini memiliki kuah medok dan sedap, serta dapat diupayakan agar lebih awet dengan teknik memasak dan penyimpanan yang tepat.

Bahan-bahan:

  • 500 g nangka muda (tewel), potong-potong
  • 150 g kacang panjang
  • 2600 ml air
  • 150 ml santan kental
  • 100 g daging sapi bagian sandung lamur, potong-potong (opsional)
  • 10 buah cabai rawit merah utuh
  • 4 lembar daun salam
  • 3 cm lengkuas, memarkan
  • ½ sdm Royco Kaldu Sapi (opsional)
  • 2 sdm minyak, untuk menumis

Bumbu Halus:

  • 10 butir bawang merah
  • 8 siung bawang putih
  • 5 butir kemiri sangrai
  • 5 buah cabai merah besar
  • 2 cm kencur
  • ½ sdm ketumbar
  • ½ sdm garam

Cara Membuat:

  1. Rebus nangka muda terlebih dahulu untuk menghilangkan getahnya.
  2. Tumis bumbu halus secara terpisah hingga matang dan tidak langu.
  3. Masukkan air, daging sapi (jika pakai), daun salam, dan lengkuas. Masak hingga mendidih.
  4. Masukkan nangka muda dan kacang panjang. Masak hingga sayuran empuk.
  5. Tuang santan kental dan cabai rawit utuh. Aduk perlahan agar santan tidak pecah.
  6. Tambahkan Royco Kaldu Sapi (jika pakai) dan koreksi rasa. Masak hingga semua bahan matang dan bumbu meresap.

Tips agar Awet: Masak lodeh hingga mendidih sempurna dan santan matang. Hindari mengaduk terlalu sering saat santan sudah masuk untuk mencegah santan pecah, yang bisa mempercepat basi. Dinginkan lodeh sepenuhnya sebelum disimpan dalam wadah tertutup di lemari es. Panaskan lodeh setiap hari hingga mendidih.

4. Gulai Nangka Padang

Gulai nangka khas Padang memiliki cita rasa rempah yang kuat dan seringkali dimasak dalam jumlah besar, sehingga dapat disimpan dan dihangatkan kembali.

Bahan-bahan:

  • 500 gr nangka muda
  • 150 gr tetelan sapi (opsional)
  • 1 liter santan (dari 1 butir kelapa tua)
  • 3 lembar daun salam
  • 2 jempol lengkuas, geprek
  • 2 batang serai, geprek
  • 5 lembar daun jeruk
  • 1 batang daun kunyit (opsional)
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt kaldu bubuk rasa sapi (opsional)
  • 1 sdt gula pasir (opsional)
  • Asam kandis secukupnya (opsional)
  • Minyak untuk menumis

Bumbu Halus:

  • 7 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 8 buah cabai merah
  • 6 buah cabai rawit (sesuai selera)
  • 1 butir kemiri
  • ½ jempol jahe
  • ½ jempol kunyit
  • ½ inci biji pala
  • ¾ sdt ketumbar
  • ½ sdt lada

Cara Membuat:

  1. Rebus nangka muda hingga setengah empuk, tiriskan.
  2. Haluskan semua bumbu halus.
  3. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Masukkan daun salam, lengkuas, serai, daun jeruk, dan daun kunyit (jika pakai). Tumis hingga bumbu matang.
  4. Masukkan tetelan sapi (jika pakai), aduk hingga berubah warna.
  5. Masukkan nangka muda, aduk rata dengan bumbu.
  6. Tuang santan, garam, kaldu bubuk, gula pasir, dan asam kandis (jika pakai). Masak dengan api sedang sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah, hingga nangka empuk dan kuah mengental.

Tips agar Awet: Gulai yang dimasak dengan santan kental dan rempah yang kuat cenderung lebih awet. Masak hingga kuah sedikit menyusut dan bumbu benar-benar meresap. Simpan dalam wadah tertutup rapat di lemari es dan panaskan kembali hingga mendidih setiap hari.

5. Sayur Nangka Bumbu Kuning

Variasi sayur nangka dengan bumbu kuning yang kaya rempah, memberikan cita rasa berbeda dan dapat dipertahankan kesegarannya dengan penanganan yang tepat.

Bahan-bahan:

  • 700 gr nangka muda
  • 1500 ml santan
  • 1 batang serai, geprek
  • 3 lembar daun salam
  • 2 ruas jempol lengkuas
  • 2 ruas jari kayu manis (opsional)
  • 1 sdt garam
  • 2 sdt gula pasir
  • ¼ sdt lada bubuk
  • ¼ sdt kaldu/penyedap (opsional)
  • Bawang goreng untuk taburan

Bumbu Halus:

  • 7 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 buah kunyit ukuran kelingking (8 ruas jari)
  • 2 buah jahe (4 ruas jari)
  • 1 sdt ketumbar
  • Sedikit pala
  • 3 buah kemiri

Cara Membuat:

  1. Potong-potong nangka muda, rebus hingga empuk, angkat, bilas dengan air bersih, dan tiriskan.
  2. Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan serai, daun salam, lengkuas, dan kayu manis (jika pakai). Tumis hingga bumbu matang.
  3. Masukkan santan dan nangka rebus. Tambahkan garam, gula pasir, lada bubuk, dan kaldu/penyedap. Masak hingga matang dan bumbu meresap.
  4. Taburkan bawang goreng sebelum disajikan.

Tips agar Awet: Memasak hingga bumbu meresap sempurna dan kuah sedikit mengental akan membantu daya tahan. Simpan dalam wadah tertutup rapat di lemari es. Panaskan kembali hingga mendidih setiap hari.

6.Sayur Nangka Muda Pedas Gurih

Resep sayur nangka muda dengan cita rasa pedas gurih yang nikmat, dapat menjadi pilihan hidangan Lebaran yang awet dengan penanganan yang tepat.

Bahan-bahan:

  • 300 gram nangka muda
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt kaldu bubuk (opsional)
  • 1 sdt gula pasir
  • 500 ml air putih
  • Santan instan secukupnya
  • Sereh, geprek
  • Daun salam
  • Lengkuas, geprek

Bumbu Halus:

  • 8 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 2 buah kemiri
  • 10 buah cabai merah keriting
  • 6 buah cabai rawit merah (sesuai selera)

Cara Membuat:

  1. Rebus nangka muda hingga empuk, tiriskan.
  2. Haluskan semua bumbu halus.
  3. Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan sereh, daun salam, dan lengkuas. Tumis hingga bumbu matang.
  4. Masukkan nangka muda rebus, aduk rata.
  5. Tuang air putih dan santan instan. Tambahkan garam, kaldu bubuk, dan gula pasir. Aduk perlahan agar santan tidak pecah.
  6. Masak hingga bumbu meresap dan kuah mengental.

Tips agar Awet: Pastikan semua bahan matang sempurna dan bumbu meresap. Dinginkan sayur nangka sepenuhnya sebelum disimpan dalam wadah kedap udara di lemari es. Panaskan kembali hingga mendidih setiap hari untuk menjaga kualitasnya.

Q & A Seputar Topik

Mengapa sayur nangka bisa awet untuk hidangan Lebaran?

Sayur nangka, terutama yang dimasak dengan santan dan rempah dalam waktu lama, memiliki daya tahan lebih baik karena bumbu meresap sempurna dan kadar air berkurang.

Bagaimana cara menyimpan sayur nangka agar tahan lama?

Simpan dalam wadah kedap udara di lemari es dan panaskan kembali hingga mendidih setiap hari. Memasak hingga benar-benar matang juga krusial.

Resep sayur nangka apa saja yang direkomendasikan agar awet selama Lebaran?

Gudeg Nangka Muda, Gulai Nangka Tahu Telur, Lodeh Tewel Nangka, Gulai Nangka Padang, Sayur Nangka Bumbu Kuning, dan Sayur Nangka Muda Pedas Gurih adalah beberapa pilihan yang awet.

Berapa lama sayur nangka yang sudah dimasak dapat bertahan?

Dengan penyimpanan dan pemanasan yang tepat, sayur nangka bersantan bisa bertahan beberapa hari hingga seminggu di lemari es, bahkan gudeg bisa berbulan-bulan jika dibekukan.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu