Sukses

Yasmeen Al Maimani, Pilot Perempuan Pertama Pesawat Komersial Arab Saudi

Liputan6.com, Jakarta - Seorang perempuan bernama Yasmeen Al Maimani menjadi pilot perempuan pertama yang menerbangkan pesawat komersial di Arab Saudi.

Melansir thenational.ae, Kamis (20/6/2019), pilot berusia 29 tahun tersebut menerbangkan Nesma Airlines ATR72 dari Hail ke Al Qasim, Arab Saudi pada 9 Juni lalu. Sejak itu, namanya kian terkenal di dunia penerbangan.

Setelah berlatih di Yordania dan Amerika Serikat, Yasmeen mengganti lisensi pilotnya dengan lisensi Arab Saudi pada 2013. Setelahnya, ia harus berjuang mendapat pekerjaan karena sebagian besar posisi pilot di negara itu dipegang laki-laki.

Hingga pada Februari 2019, Nesma Airlines menawarkan Yasmeen untuk mengisi posisi pilot trainee. Empat bulan kemudian, ia diberikan izin terbang sebagai pilot komersial.

Penerbangan perdana Yasmeen sebagai pilot adalah rute Hail-Al Qasim pulang pergi, lalu ke Tabuk sebelum kembali ke Hail. Ia sempat membagikan video dari kokpit melalui akun Instagram pribadi, @captain0jazz.

Yasmeen Al Maimani sendiri memulai karier di berbagai tugas lapangan di penerbangan sebelum jadi pilot perempuan pertama yang menerbangkan pesawat komersial.

2 dari 3 halaman

Kebahagiaan Yasmeen Al Maimani

Yasmeen Al Maimani tidak dapat menyembunyikan antusiasme dan kebahagian atas pencapaian yang diraih. Ungkapan syukur disampaikannya dalam sebuah unggahan di Instagram.

"Resmi menjadi pilot pertama perempuan di Kerajaan Arab Saudi. Alhamdulillah. Tidak peduli dengan gelar, tapi ini pelajaran untuk orang-orang yang mengejar ketenaran dan gelar, jangan meremehkan orang lain," tulis Yasmeen pada 9 Juni 2019.

Prestasi yang dicapai Yasmeen membuat banyak orang terkagum-kagum. Tidak sedikit dari warganet yang mengucapkan selamat melalui kolom komentar, termasuk salah seorang rekan pilotnya.

"Selamat atas pencapaian Anda. Kami semua bangga dan saya merasa terhormat telah melihat momen ini," tulis akun @aviator267.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Arab Saudi Tolak Laporan Penyidik PBB Soal Pembunuhan Jamal Khashoggi
Artikel Selanjutnya
10 Temuan Kunci Penyidik PBB soal Pembunuhan Jamal Khashoggi