Liputan6.com, Jakarta - Waktu setelah sholat fardhu adalah salah satu momen paling mustajab untuk memanjatkan doa, Untuk itu, umat Islam perlu mengetahui urutan doa dan dzikir setelah sholat 5 waktu agar meraih rahmat Allah SWT.
Berdoa dan dzikir setelah sholat juga wujud mentaati perintah Allah. "Apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), berdzikirlah kepada Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring" (QS. An-Nisa: 103).
Rasulullah SAW bersabda bahwa doa yang paling didengar adalah di pertengahan malam akhir dan setiap selesai sholat wajib. Inilah saat yang tepat untuk memohon ampunan, ketenangan hati, hingga keberkahan dari Allah SWT.
Advertisement
Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar pada bab Babul Adzkar ba'dash Shalah menjelaskan bahwa para ulama telah sepakat mengenai kesunnahan berdzikir usai melaksanakan shalat.
Merujuk Buku Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Sholat Fardhu (terjemahan Hisnul Muslim) dan sumber kredibel lain, berikut ini adalah susunan dan bacaan dzikir setelah sholat fardhu.
Urutan Doa dan Dzikir Setelah Sholat 5 Waktu
Berikut adalah urutan bacaan dzikir dan doa setelah sholat fardhu yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya.
1. Membaca Istighfar (3 Kali)
Bacaan ini adalah pembuka dzikir yang diamalkan Rasulullah SAW setiap selesai shalat.
Arab:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ
Latin: Astaghfirullāhal-'azhīm (3×)
Arti: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."
Bacaan Istighfar yang Lebih Sempurna:
Arab: أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمَ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Latin: Astaghfirullāhal-'Azhīm, alladzī lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūm, wa atūbu ilaih
Arti: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya."
Diriwayatkan dalam berbagai hadits dan tercantum dalam Hisnul Muslim serta Buku Kumpulan Doa Sehari-hari Kemenag.
2. Membaca Doa Keselamatan — Allahumma Antas-Salam
Doa ini dibaca setelah istighfar sebagai bentuk pujian dan permohonan kedamaian dari Allah SWT.
Arab: اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ وَإِلَيْكَ يَعُودُ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Latin: Allāhumma antas-salām, wa minkas-salām, wa ilaika ya‘ūdus-salām, faḥayyinā rabbanā bis-salām, wa adkhilnal-jannata dāras-salām, tabārakta rabbanā wa ta‘ālaita yā dzal-jalāli wal-ikrām
Arti: "Ya Allah, Engkaulah sumber kedamaian, dari-Mu kedamaian, dan kepada-Mu kembalinya kedamaian. Maka hidupkanlah kami dengan kedamaian dan masukkan kami ke surga, rumah kedamaian. Maha Suci Engkau, wahai Pemilik Keagungan dan Kemuliaan."
Doa ini diriwayatkan dalam hadits shahih riwayat Muslim dan tercantum dalam Hisnul Muslim serta Buku Kumpulan Doa Sehari-hari Kemenag.
3. Membaca Kalimat Tauhid
Membaca kalimat tauhid sebagai bentuk pengakuan keesaan Allah SWT.
Arab: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu yuḥyī wa yumītu wa huwa ‘alā kulli syai-in qadīr
Arti: "Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Dialah yang memiliki kekuasaan dan pujian, yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."
Dibaca 3 kali.
4. Doa Perlindungan — Allahumma La Mani'a
Doa ini berisi pengakuan bahwa tidak ada yang dapat mencegah apa yang Allah berikan dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Allah cegah.
Arab: اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
Latin: Allāhumma lā māni‘a limā a‘ṭaita, wa lā mu‘ṭiya limā mana‘ta, wa lā yanfa‘u dzal-jaddi minka al-jaddu
Arti: "Ya Allah, tidak ada yang dapat mencegah apa yang Engkau berikan, dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau cegah, dan tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya dari (azab)-Mu."
5. Membaca Doa Pertolongan untuk Berdzikir dan Bersyukur
Doa ini diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada Mu‘adz bin Jabal dan dianjurkan dibaca setiap selesai shalat.
Arab: اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Latin: Allāhumma a‘innī ‘alā dzikrika wa syukrika wa ḥusni ‘ibādatik
Arti: "Ya Allah, tolonglah aku agar selalu berdzikir mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan memperbagus ibadah kepada-Mu." (HR. Abu Dawud dan Ahmad).
6. Membaca Tasbih, Tahmid, dan Takbir (33×, 33×, 34×)
Setelah membaca doa-doa di atas, dianjurkan untuk membaca tasbih, tahmid, dan takbir dengan jumlah yang diajarkan Rasulullah SAW.
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang bertasbih 33 kali, bertahmid 33 kali, dan bertakbir 33 kali setelah sholat fardhu, lalu menggenapkannya menjadi 100 dengan kalimat 'Lā ilāha illallāhu...', maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan."
a. Tasbih (33 Kali)
Arab: سُبْحَانَ اللَّهِ
Latin: Subḥānallāh (33×)
Arti: "Maha Suci Allah."
b. Tahmid (33 Kali)
Arab: الْحَمْدُ لِلَّهِ
Latin: Al-ḥamdulillāh (33×)
Arti: "Segala puji bagi Allah."
c. Takbir (33 atau 34 Kali)
Arab: اللَّهُ أَكْبَرُ
Latin: Allāhu akbar (33× atau 34×)
Arti: "Allah Maha Besar."
d. Penutup (1 Kali)
Arab: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai-in qadīr
Arti: "Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."
7. Membaca Ayat Kursi (1 Kali)
Membaca Ayat Kursi setiap selesai sholat fardhu memiliki keutamaan yang sangat besar. Dalam sebuah hadis riwayat Ath-Thabrani, Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang membaca Ayat Kursi setiap selesai menunaikan sholat fardhu, maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian."
Arab: اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ (QS. Al-Baqarah: 255)
Tercantum dalam Hisnul Muslim sebagai dzikir setelah shalat.
8. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas
Membaca tiga surat pendek ini setelah sholat sebagai bentuk perlindungan dari segala kejahatan.
Jumlah: Masing-masing 1 kali, kecuali setelah shalat Maghrib dan Subuh 3 kali.
a. Surat Al-Ikhlas (1 Kali)
Arab: قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ، اللَّهُ الصَّمَدُ، لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ، وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
b. Surat Al-Falaq (1 Kali)
Arab: قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ، مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ، وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ، وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ، وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
c. Surat An-Naas (1 Kali)
Arab: قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ، مَلِكِ النَّاسِ، إِلَهِ النَّاسِ، مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ، الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ، مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
9. Membaca Doa Penutup
Sebagai penutup, dianjurkan membaca doa sapu jagad (Rabbana atina fid-dunya hasanah...), shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, dan doa-doa pilihan lainnya.
Doa Sapu Jagad
Arab: رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin: Rabbanā ātinā fid-dunyā hasanah, wa fil-ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban-nār
Arti: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka."
Fadhilah Berdoa dan Berdzikir Setelah Sholat Fardhu
1. Waktu yang Mustajab
Waktu setelah sholat adalah salah satu waktu yang paling mustajab untuk berdoa. Dalam kondisi ini, seorang hamba berada dalam keadaan suci, khusyuk, dan baru saja menyelesaikan ibadah yang agung.
2. Dicintai oleh Allah
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa di antara keutamaan berdoa adalah Allah akan mencintai orang yang berdoa dan menjadikannya dekat dengan-Nya.
3. Mendapatkan Ampunan, Rahmat dan Petunjuk
Orang yang berdoa akan mendapatkan ampunan, rahmat, ridha serta petunjuk dari Allah SWT.
4. Menyempurnakan Ibadah
Dzikir dan doa setelah sholat berfungsi sebagai penyempurna ibadah. Setiap manusia pasti memiliki kekurangan dalam shalatnya, dan dzikir serta doa setelahnya menjadi penutup yang dapat menambal kekurangan-kekurangan tersebut.
5. Mendatangkan Ketenangan Hati
Rasulullah SAW bersabda: "Permisalan orang yang berdzikir kepada Allah dengan orang yang tidak berdzikir kepada Allah adalah seperti orang yang hidup dan mati" (HR. Bukhari & Muslim). Dzikir adalah makanan hati yang menghidupkan jiwa dan mendatangkan ketenangan.
Hikmah Istiqamah Berdoa dan Berdzikir
Pertama, memperkuat ikatan spiritual dengan Allah. Doa merupakan bentuk komunikasi langsung dengan Allah yang memperkuat ikatan spiritual dan meningkatkan keimanan seorang hamba.
Kedua, mendatangkan keberkahan dalam kehidupan. Dengan berdzikir dan berdoa secara istiqamah, seorang Muslim akan merasakan keberkahan dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam rezeki, kesehatan, maupun ketenangan jiwa.
Ketiga, menjadi sarana memohon ampunan dan perlindungan. Dzikir dan doa adalah sarana untuk memohon ampunan atas dosa-dosa serta perlindungan dari berbagai marabahaya.
Keempat, meneladani Rasulullah SAW. Istiqamah dalam berdzikir dan berdoa setelah sholat adalah bentuk pengamalan sunnah Rasulullah SAW yang akan mendatangkan pahala dan kecintaan kepada beliau.
Kelima, meningkatkan kesehatan mental dan emosional. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa praktik berdoa dapat meningkatkan kesehatan mental dan emosional, membantu seseorang merasa lebih tenang dan fokus, terutama di tengah tekanan hidup modern yang kian meningkat.
Pertanyaan Seputar Doa Setelah Sholat
1. Doa apa yang paling utama dibaca setelah sholat 5 waktu?
Doa yang paling utama diawali dengan istighfar 3 kali, kemudian "Allāhumma antas-salām" (doa keselamatan), tasbih-tahmid-takbir 33 kali, serta diakhiri dengan doa sapu jagad "Rabbanā ātinā fid-dunyā hasanah".
2. Berapa kali membaca istighfar setelah sholat?
Dianjurkan membaca istighfar "Astaghfirullāh" sebanyak 3 kali setelah selesai shalat fardhu, sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW.
3. Apa keutamaan membaca tasbih setelah sholat?
Keutamaan membaca tasbih, tahmid, dan takbir setelah sholat adalah diampuninya dosa-dosa meskipun sebanyak buih di lautan, serta menjadi salah satu amalan yang paling dicintai Allah.
4. Apakah doa setelah sholat harus dengan suara keras?
Doa dan dzikir setelah sholat dapat dibaca dengan suara pelan maupun keras, tergantung kondisi dan kebiasaan. Para ulama memperbolehkan dzikir berjamaah dengan suara keras selama tidak berlebihan. Yang terpenting adalah kekhusyukan dan keyakinan bahwa Allah Maha Mendengar.
5. Bolehkah membaca doa sendiri setelah sholat berjamaah?
Boleh dan sangat dianjurkan. Setelah imam selesai berdzikir, jamaah dapat berdoa sendiri-sendiri dengan doa apa pun yang dikehendaki, karena waktu setelah sholat adalah waktu yang mustajab untuk berdoa.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334903/original/053454000_1787904698-HOAX__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335179/original/068083900_1787917398-cek_fakta_menko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335243/original/017300600_1787931572-1001046155.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335304/original/061668100_1787961852-b9c6e570-1159-48bd-9aca-8279e138b7b1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3444300/original/037742600_1619765801-20210430-Suasana_Sholat_Jumat_Minggu_Ketiga_Ramadhan_di_Masjid_Istiqlal-3.jpg)