Bacaan Doa setelah Sholat Fardhu Beserta Artinya, Panduan Sesuai Urutannya

Mengingat keutamannya, umat Islam perlu mengetahui bacaan doa setelah sholat fardhu

Diterbitkan 29 Agustus 2026, 06:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di antara waktu paling utama dan mustajab bermunajat adalah setelah sholat fardhu. Mengingat keutamannya, umat Islam perlu mengetahui bacaan doa setelah sholat fardhu beserta artinya sebagai penyempurna ibadah sekaligus memaksimalkan keberkahannya.

Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai doa yang paling didengar oleh Allah, dan beliau menjawab: “Di tengah malam yang akhir dan setiap selesai sholat fardhu.” (HR. Tirmidzi). Hadis ini menunjukkan bahwa kesempatan setelah sholat adalah waktu tepat untuk memohon ampunan, ketenangan hati, dan keberkahan dari Allah SWT.

Perintah untuk memperbanyak dzikir dan doa setelah shalat termaktub dalam Al-Qur'an Surah An-Nisa ayat 103: “Apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), berdzikirlah kepada Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring.”. Berdoa dan berdzikir adalah bagian integral dari ibadah yang sempurna.

Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam Buku Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Sholat Fardhu (terjemahan dari Hisnul Muslim) menyusun dzikir setelah shalat sebagai amalan yang dianjurkan berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW. Kementerian Agama RI dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari juga mencantumkan doa setelah sholat sebagai bagian dari amalan harian yang penting bagi umat Islam.

Doa dan Dzikir Setelah Sholat Fardhu

Berikut adalah bacaan doa dan dzikir setelah sholat fardhu yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya.

1. Membaca Istighfar (3 Kali)

Bacaan ini adalah pembuka dzikir yang diamalkan Rasulullah SAW setiap selesai shalat untuk memohon ampunan atas kelalaian yang mungkin terjadi saat shalat.

Arab: أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ

Latin: Astaghfirullāhal-‘azhīm (3×)

Arti: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."

2. Membaca Doa Keselamatan — Allahumma Antas-Salam

Doa ini dibaca setelah istighfar sebagai bentuk pujian dan permohonan kedamaian dari Allah SWT.

Arab: اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ

Latin: Allāhumma antas-salām, wa minkas-salām, tabārakta yā dzal-jalāli wal-ikrām

Arti: "Ya Allah, Engkau Mahasejahtera, dan dari-Mu kesejahteraan, Maha Suci Engkau, wahai Dzat Pemilik keagungan dan kemuliaan."

3. Membaca Kalimat Tauhid dan Doa Perlindungan

Membaca kalimat tauhid sebagai bentuk pengakuan keesaan Allah SWT dan doa perlindungan.

Arab: لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Latin: Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai-in qadīr. Allāhumma lā māni‘a limā a‘ṭaita, wa lā mu‘ṭiya limā mana‘ta, wa lā yanfa‘u dzal-jaddi minka al-jaddu.

Arti: "Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat mencegah apa yang Engkau berikan, dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya dari (siksa)-Mu."

4. Membaca Tasbih, Tahmid, dan Takbir (33×, 33×, 34×)

Setelah membaca doa-doa di atas, dianjurkan untuk membaca tasbih, tahmid, dan takbir dengan jumlah yang diajarkan Rasulullah SAW.

Keutamaan: Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang bertasbih 33 kali, bertahmid 33 kali, dan bertakbir 33 kali setelah sholat fardhu, lalu menggenapkannya menjadi 100 dengan kalimat 'Lā ilāha illallāhu...', maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan."

a. Tasbih (33 Kali)

Arab: سُبْحَانَ اللهِ (33×)

Latin: Subḥānallāh (33×)

Arti: "Maha Suci Allah."

b. Tahmid (33 Kali)

Arab: اَلْحَمْدُ لِلَّهِ (33×)

Latin: Al-ḥamdulillāh (33×)

Arti: "Segala puji bagi Allah."

c. Takbir (33 atau 34 Kali)

Arab: اللهُ أَكْبَرُ (33×)

Latin: Allāhu akbar (33×)

Arti: "Allah Maha Besar."

d. Penutup (1 Kali)

Arab:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin: Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai-in qadīr

Arti: "Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."

5. Membaca Doa Memohon Pertolongan untuk Berdzikir dan Bersyukur

Doa ini diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada Mu‘adz bin Jabal dan dianjurkan dibaca setiap selesai shalat.

Arab: اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Latin: Allāhumma a‘innī ‘alā dzikrika wa syukrika wa ḥusni ‘ibādatik

Arti: "Ya Allah, tolonglah aku agar selalu berdzikir mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan memperbagus ibadah kepada-Mu.". (HR. Abu Dawud dan Ahmad (shahih)).

6. Membaca Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat (Doa Sapu Jagad)

Sebagai penutup, dianjurkan membaca doa sapu jagad yang mencakup permohonan kebaikan di dunia dan akhirat.

Arab: رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin: Rabbanā ātinā fid-dunyā hasanah, wa fil-ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban-nār

Arti: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka."

7. Membaca Ayat Kursi (1 Kali)

Membaca Ayat Kursi setiap selesai sholat fardhu memiliki keutamaan yang sangat besar. Dalam sebuah hadis riwayat Ath-Thabrani, Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang membaca Ayat Kursi setiap selesai menunaikan sholat fardhu, maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian."

Arab: اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ (QS. Al-Baqarah: 255)

8. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas

Membaca tiga surat pendek ini setelah sholat sebagai bentuk perlindungan dari segala kejahatan.

Jumlah: Masing-masing 1 kali, kecuali setelah shalat Maghrib dan Subuh 3 kali。

a. Surat Al-Ikhlas (1 Kali)

Arab: قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ، اللَّهُ الصَّمَدُ، لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ، وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

b. Surat Al-Falaq (1 Kali)

Arab: قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ، مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ، وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ، وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ، وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

c. Surat An-Naas (1 Kali)

Arab: قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ، مَلِكِ النَّاسِ، إِلَهِ النَّاسِ، مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ، الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ، مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Fadhilah Doa Setelah Sholat Fardhu

1. Waktu Mustajab

Waktu setelah sholat fardhu adalah salah satu waktu yang paling istimewa untuk berdoa. Rasulullah SAW menegaskan bahwa doa setelah sholat fardhu termasuk doa yang paling didengar oleh Allah.

2. Menyempurnakan Ibadah

Dzikir dan doa setelah sholat berfungsi sebagai penyempurna ibadah. Setiap manusia pasti memiliki kekurangan dalam shalatnya, dan dzikir serta doa setelahnya menjadi penutup yang dapat menambal kekurangan-kekurangan tersebut.

3. Mendatangkan Ketenangan Hati

Allah berfirman: "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28) Dzikir dan doa setelah sholat menjadi sarana untuk meraih ketenangan jiwa sebelum kembali beraktivitas di dunia.

4. Mendapat Ampunan dan Pahala Berlimpah

Dzikir setelah sholat seperti tasbih, tahmid, dan takbir sebanyak 33 kali dijanjikan dapat menghapus dosa meskipun sebanyak buih di lautan. Istighfar tiga kali juga menjadi sebab diampuninya dosa.

5. Mendekatkan Diri kepada Allah

Doa adalah bentuk kepasrahan dan pengakuan bahwa seorang hamba hanya bisa berharap kepada Allah. Dengan berdoa secara rutin setelah sholat, seorang Muslim semakin dekat dan dicintai oleh Allah SWT.

 

Pertanyaan Seputar Doa Setelah Sholat 5 Waktu

1. Doa apa yang paling utama dibaca setelah sholat 5 waktu?

Doa yang paling utama diawali dengan istighfar 3 kali, kemudian "Allāhumma antas-salām" (doa keselamatan), tasbih-tahmid-takbir 33 kali, serta diakhiri dengan doa sapu jagad "Rabbanā ātinā fid-dunyā hasanah".

2. Berapa kali membaca istighfar setelah sholat?

Dianjurkan membaca istighfar "Astaghfirullāh" sebanyak 3 kali setelah selesai shalat fardhu, sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW.

3. Apa keutamaan membaca tasbih setelah sholat?

Keutamaan membaca tasbih, tahmid, dan takbir setelah sholat adalah diampuninya dosa-dosa meskipun sebanyak buih di lautan, serta menjadi salah satu amalan yang paling dicintai Allah.

4. Apakah doa setelah sholat harus dengan suara keras?

Doa dan dzikir setelah sholat dapat dibaca dengan suara pelan maupun keras, tergantung kondisi dan kebiasaan. Para ulama memperbolehkan dzikir berjamaah dengan suara keras selama tidak berlebihan. Yang terpenting adalah kekhusyukan dan keyakinan bahwa Allah Maha Mendengar.

5. Bolehkah membaca doa sendiri setelah sholat berjamaah?

Boleh dan sangat dianjurkan. Setelah imam selesai berdzikir, jamaah dapat berdoa sendiri-sendiri dengan doa apa pun yang dikehendaki, karena waktu setelah sholat adalah waktu yang mustajab untuk berdoa.