Liputan6.com, Jakarta Kacang fava dikenal sebagai legum musim sejuk yang mudah gagal berpolong begitu suhu udara melonjak. Memahami cara menanam kacang fava di daerah hangat menjadi kunci agar bunga tetap jadi dan polong tetap terbentuk meski cuaca terasa terik.
Pada dasarnya, cara menanam kacang fava di daerah hangat bertumpu pada waktu tanam yang sejuk dan pemilihan varietas tahan panas. Penanaman dilakukan menjelang periode dingin, lalu tanaman dilindungi dari paparan panas berlebih melalui naungan dan mulsa.
Mengacu pada Gardening Know How, kacang fava idealnya tumbuh pada suhu 40 hingga 75 derajat Fahrenheit (sekitar 4-24 derajat Celsius) agar tidak mengalami cekaman panas saat berbunga. Di wilayah yang cepat memanas, sinar matahari pagi yang penuh ditambah naungan ringan pada sore hari sangat membantu menekan stres panas pada tanaman.
Advertisement
Cara Menanam Kacang Fava di Daerah Hangat dari Persiapan hingga Penyemaian
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383022/original/022825900_1793062027-c4a4673a-48da-464d-8ae8-2534af5c9dd6.jpg)
Tahap awal cara menanam kacang fava di daerah hangat berfokus pada pemilihan varietas, pengaturan jadwal tanam, dan penyiapan media yang tepat. Tujuannya agar tanaman sempat tumbuh dan berbunga sebelum puncak musim panas tiba.
Prinsip ini sama seperti saat Anda menanam kacang panjang dengan lokasi dan benih berkualitas, yaitu persiapan yang matang menentukan hasil akhir. Dasar yang baik membuat tanaman lebih kuat menghadapi fluktuasi suhu.
-
Pilih varietas yang tahan panas: Utamakan kultivar bermasa panen cepat dan lebih toleran panas seperti Vroma, Loreta, atau Express agar tanaman tuntas berpolong sebelum cuaca memanas.
-
Tentukan waktu tanam yang sejuk: Di iklim hangat, tanam pada musim gugur atau awal musim semi (di Indonesia, menjelang dan selama musim penghujan yang lebih sejuk) supaya fase berbunga jatuh pada suhu rendah. Pengaturan jadwal ini mirip prinsip pada cara menanam kacang merah ala petani desa yang mengandalkan tanah lembap.
-
Siapkan lokasi dengan naungan sore: Pilih area dengan sinar matahari penuh pada pagi hari tetapi ternaungi saat sore. Cara ini sejalan dengan anjuran pada panduan menanam kacang tanah bagi pemula yang memberi naungan saat cuaca terlalu terik.
-
Perbaiki struktur dan pH tanah: Gemburkan tanah, pastikan drainase lancar, dan jaga pH pada kisaran 6,0 hingga 7,5. Patokan keasaman tanah ini sebanding dengan yang dibahas pada cara menanam kacang panjang agar berbuah lebat.
-
Rendam benih sebelum tanam: Rendam biji dalam air hangat selama semalam untuk mempercepat perkecambahan. Denise dari urbansanctuarygarden, dikutip dari Thompson & Morgan, menyebut perlakuan ini membuatnya dapat mencapai "perkecambahan 100 persen."
-
Tanam benih pada kedalaman tepat: Sebagaimana dilaporkan PlantVillage, benih ditanam sedalam 2,5 hingga 5 cm dengan jarak 7,5 hingga 15 cm antar tanaman dan sekitar 60 cm antar barisan, dengan posisi mata biji menghadap ke bawah. Sebagaimana disampaikan MasterClass, pH yang dianjurkan untuk kacang fava berkisar 6,0 hingga 6,5, sehingga tanah dapat diberi belerang untuk menurunkan pH atau kapur untuk menaikkannya.
Advertisement
Perawatan Tanaman Kacang Fava agar Tahan Suhu Panas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383023/original/030040000_1793062027-e500f8ac-1880-41ea-9ed5-6be649881a2e.jpg)
Setelah benih tumbuh, fokus beralih pada perawatan harian supaya tanaman mampu bertahan terhadap kenaikan suhu. Di sinilah cara menanam kacang fava di daerah hangat benar-benar diuji, sebab panas berlebih dapat merontokkan bunga sebelum polong terbentuk.
Pengelolaan kelembapan dan suhu tanah menjadi prioritas, serupa dengan logika pada cara agar tanaman tidak layu di musim kemarau yang mengandalkan naungan dan mulsa secara bersamaan.
-
Pasang mulsa organik: Berikan lapisan jerami, daun kering, atau serpihan kayu setebal 5 hingga 10 cm untuk menjaga kelembapan dan meredam suhu tanah, tanpa menempel pada pangkal batang. Anda bisa menyesuaikan bahan dengan membaca jenis mulsa terbaik untuk taman atau manfaat mulsa organik untuk meningkatkan panen.
-
Jaga penyiraman tetap konsisten: Kacang fava membutuhkan setidaknya 2,5 cm air per minggu dan paling baik disiram pada pagi atau sore dengan irigasi tetes agar daun tidak basah dan terhindar dari embun tepung. Teknik hemat air juga bisa dipadukan dengan ide dari cara membuat kebun sayur tanpa sering menyiram.
-
Berikan naungan saat gelombang panas: Mengutip Savvy Gardening, ketika gelombang panas datang saat tanaman berbunga, bentangkan kain peneduh di atas bedengan untuk menurunkan suhu mikro.Â
-
Pasang penyangga atau ajir: Tanaman yang bisa mencapai 1 hingga 1,5 meter mudah rebah terkena angin, sehingga perlu penopang.Â
-
Kendalikan hama kutu daun: Begitu cuaca menghangat, kutu daun dan blackfly kerap menyerang pucuk tanaman, sehingga perlu dipantau rutin dan disemprot air bertekanan atau larutan alami. Pelajari identifikasinya pada ulasan hama tanaman organik dan cara mengusirnya serta cara menghilangkan hama dengan bahan alami.
-
Berikan pupuk rendah nitrogen: Karena kacang fava mengikat nitrogennya sendiri, cukup gunakan pupuk rendah nitrogen yang kaya kalium dan fosfor untuk mendukung pembungaan. Hindari pemupukan nitrogen berlebih yang membuat daun rimbun tetapi polong sedikit.
Cara Memanen dan Mengatasi Masalah Kacang Fava di Iklim Hangat
Bagian akhir dari cara menanam kacang fava di daerah hangat adalah memanen pada waktu yang tepat sekaligus mengantisipasi gangguan akibat panas dan kelembapan. Panen yang terjadwal menghindarkan polong dari kerusakan saat suhu mulai memuncak.
-
Panen polong dari bawah ke atas: Merujuk laporan Harvest to Table, petik polong terbawah lebih dulu lalu bergerak ke atas, dan tanaman umumnya butuh 80 hingga 100 hari hingga siap panen.
-
Petik sesuai tingkat kematangan: Polong muda yang tipis dapat dikonsumsi seperti buncis, sedangkan untuk biji besar biarkan polong mengisi penuh sebelum dipetik. Gunakan gunting agar batang tidak rusak.
-
Atasi bunga rontok akibat panas: Sebagaimana diungkapkan Fine Gardening, suhu jauh di atas 80 derajat Fahrenheit (27 derajat Celsius) menyebabkan penurunan kualitas, produksi berkurang, dan gangguan hama.Â
-
Cegah penyakit jamur: Bercak cokelat (chocolate spot) dan embun tepung mudah muncul pada cuaca lembap, sehingga jaga jarak tanam agar sirkulasi udara lancar dan buang bagian yang terinfeksi. Gejala daun yang berubah warna juga dibahas pada artikel penyebab daun tanaman keriting, menguning, dan layu.
-
Manfaatkan sisa tanaman sebagai pupuk: Setelah panen, potong batang di permukaan tanah dan sisakan akarnya di dalam tanah agar nitrogen yang terikat perlahan memperkaya lahan untuk tanaman berikutnya. Praktik ini melengkapi upaya menjaga kesuburan seperti pada rotasi tanaman untuk kebun bebas hama.
Advertisement
Faktor Penting yang Menentukan Keberhasilan Panen Kacang Fava
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383024/original/036006500_1793062027-6600362f-f37e-42b0-8876-d1065159219a.jpg)
Selain langkah teknis, ada beberapa faktor penentu yang membuat kacang fava tetap produktif di wilayah yang cenderung panas. Memahaminya membantu Anda mengantisipasi kegagalan sejak awal.
-
Pemilihan varietas tahan panas: Kultivar seperti Vroma yang lebih toleran panas dan cepat matang memberi peluang panen sebelum suhu memuncak.
-
Ketepatan waktu tanam: Menanam pada periode sejuk memastikan fase berbunga tidak bertabrakan dengan puncak panas yang membuat bunga mandul.
-
Suhu dan iklim mikro: Lokasi dengan naungan sore, embusan angin yang terkendali, dan tanah berlembap menciptakan iklim mikro yang lebih ramah bagi tanaman musim sejuk ini.
-
Ketersediaan air dan kelembapan: Kelembapan yang stabil, terutama saat berbunga dan membentuk polong, mencegah stres yang menurunkan hasil. Konsep hemat air pada halaman rumah hemat air dapat diterapkan di sini.
-
Drainase tanah yang baik: Tanah yang tergenang memperlambat akar dan mengundang penyakit, sehingga bedengan dengan drainase lancar sangat dianjurkan, seperti pentingnya lubang drainase pada media tanam.
-
Rotasi dan jeda tanam: Hindari menanam kacang fava di lokasi yang sama secara berturut-turut untuk memutus siklus penyakit tular tanah.
-
Dukungan penyerbuk: Bunga kacang fava menarik lebah, sehingga menjaga kehadiran serangga penyerbuk membantu pembentukan polong yang lebih maksimal.
-
Pemberian naungan tambahan: Kain peneduh menjadi penyelamat saat gelombang panas, selaras dengan prinsip pada cara merawat tanaman agar tetap subur meski kemarau panjang.
Untuk menambah wawasan budi daya skala rumahan, Anda juga bisa menengok cara menanam kacang tanah dalam wadah, menanam kacang panjang di rak bertingkat untuk lahan sempit, hingga menanam selada di ruang sempit. Baca juga: 6 cara menanam kacang hijau ala petani desa untuk pemula.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menanam Kacang Fava
Apakah kacang fava bisa ditanam di daerah tropis yang panas?
Bisa, asalkan ditanam pada periode paling sejuk dalam setahun dan dilindungi dari panas berlebih. Gunakan varietas tahan panas, atur agar fase berbunga jatuh pada suhu rendah, serta tambahkan mulsa dan naungan sore untuk menjaga iklim mikro tetap sejuk. Tips menjaga kebun agar tetap sehat juga bisa dilihat pada cara melindungi taman menjelang musim hujan.
Berapa lama kacang fava bisa dipanen setelah ditanam?
Umumnya kacang fava membutuhkan sekitar 80 hingga 100 hari dari tanam hingga panen untuk penanaman musim semi, dan bisa jauh lebih lama jika ditanam pada musim dingin. Semakin cepat masa matang varietasnya, semakin kecil risiko gagal akibat panas.
Kapan waktu terbaik menanam kacang fava di iklim hangat?
Waktu terbaik adalah menjelang dan selama periode sejuk, misalnya awal musim hujan di daerah tropis, agar tanaman berbunga sebelum suhu memuncak. Menanam terlalu dekat dengan musim panas membuat bunga mudah rontok dan polong gagal terbentuk. Perawatan harian bisa disamakan dengan cara merawat tanaman tomat maupun langkah pada mengusir hama dengan bahan alami.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490698/original/095003200_1770021594-bea_cukai_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4949090/original/063678200_1726832428-Apel1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558081/original/096705700_1776405688-cek_fakta_-_dana_bantuan_hindu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369836/original/029187400_1791537094-cpSDPrBZrvBCrEvIIXhuA8pKh8h1Ma4FMjtBECww.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384170/original/058663000_1793159489-01M6017KZN07C87K32ACM83G06.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5513862/original/033295900_1772074336-unnamed__74_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386073/original/031562000_1793325911-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352864/original/097554600_1611030657-photo-1522204523234-8729aa6e3d5f__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380230/original/044857100_1792661495-01M5GV9V7TCGV7BMWF8NZD3372.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385546/original/040326300_1793260020-Elegant_Woman_Profile_with_Hibiscus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3546287/original/014896100_1629449459-Warren.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519330/original/072421700_1772546934-IMG-20260303-WA0014_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374096/original/026558200_1792035661-01M4WRTPCJGNS9Q35JZQNWJVBB.jpg)