10 Cara Mencegah Ular dari Parit Masuk ke Rumah saat Musim Hujan

Cara mencegah ular masuk rumah saat musim hujan dengan memeriksa parit, menutup celah, dan menjaga halaman.

Diterbitkan 30 Oktober 2026, 07:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara mencegah ular masuk ke rumah saat musim hujan perlu diketahui, terutama bagi warga yang tinggal di dekat parit, sawah, atau saluran air. Hujan dapat mengubah kondisi tempat ular berlindung dan mencari makan sehingga hewan ini berpotensi berpindah ke area permukiman. Celah di sekitar rumah, tumpukan barang, dan saluran pembuangan bisa menjadi jalur masuk yang perlu diperiksa.

Risiko tersebut perlu diantisipasi oleh penghuni rumah, terutama ketika air parit meluap atau genangan menutupi area di sekitar bangunan. Ular yang masuk ke halaman atau rumah bisa bersembunyi di tempat yang jarang diperiksa, seperti bawah tumpukan kayu, sela barang, dan sudut gudang. Kondisi ini membuat penghuni perlu memperhatikan lingkungan rumah tanpa mencoba menangkap atau mengusir ular secara langsung.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi peluang ular masuk ke rumah selama musim hujan, apa saja langkahnya? Simak informasi berikut, Kamis (29/10).

1. Periksa Saluran Air di Sekitar Rumah

Parit yang berada di samping atau belakang rumah perlu diperiksa secara berkala, terutama setelah hujan. Perhatikan kondisi saluran, tumpukan sampah, dan bagian yang terhubung langsung dengan halaman. Saluran yang dipenuhi barang dapat menjadi tempat hewan bersembunyi.

Bersihkan sampah yang bisa dijangkau dengan aman tanpa memasukkan tangan ke lubang atau bagian yang tidak terlihat. Jika terdapat lubang yang dicurigai menjadi tempat persembunyian ular, jangan mencoba memeriksanya secara langsung. Mintalah bantuan petugas yang memiliki pengalaman menangani satwa.

Pemeriksaan ini membantu penghuni mengenali jalur yang berpotensi menghubungkan parit dengan rumah. Pastikan saluran air tidak terhubung ke bagian dalam bangunan melalui celah terbuka. Jika ditemukan ular, jaga jarak dan jangan menghalangi jalur pergerakannya.

2. Tutup Celah di Bawah Pintu

Celah di bawah pintu yang berbatasan dengan halaman bisa menjadi jalur masuk hewan dari luar. Periksa pintu belakang, pintu gudang, dan akses menuju dapur. Pastikan tidak ada bagian yang menyisakan ruang terbuka hingga ke lantai.

Gunakan penutup celah pintu atau perbaiki bagian yang rusak agar akses dari luar bisa dibatasi. Periksa pula pintu yang jarang digunakan karena bagian tersebut mungkin luput dari perhatian. Pastikan pintu bisa ditutup dengan rapat setelah digunakan.

Langkah ini perlu dilakukan pada rumah yang berbatasan langsung dengan parit atau sawah. Namun, penutupan celah pintu tidak menjamin ular tidak bisa masuk melalui jalur lain. Karena itu, periksa pula dinding, ventilasi, dan saluran pembuangan.

3. Pasang Penutup pada Lubang Pembuangan

Lubang pembuangan air di kamar mandi, dapur, atau halaman perlu diperiksa untuk memastikan tidak ada bagian yang terbuka. Saluran yang menghubungkan rumah dengan area luar sebaiknya memiliki penutup yang sesuai dan tidak mudah bergeser.

Gunakan penutup saluran yang memungkinkan air mengalir tanpa memberikan akses terbuka bagi hewan dari luar. Pastikan pemasangannya tidak menghambat pembuangan air hujan. Jika saluran rusak atau penutupnya hilang, segera lakukan perbaikan.

Jangan memasukkan tangan ke dalam lubang untuk memeriksa keberadaan ular. Jika terdengar gerakan atau terlihat bagian tubuh ular dari saluran, jauhi lokasi tersebut. Hubungi petugas yang bisa membantu memeriksa dan menangani satwa dengan aman.

4. Pangkas Rumput di Sekitar Rumah

Rumput yang tumbuh di halaman perlu dipangkas agar penghuni bisa melihat kondisi tanah dan mengenali keberadaan hewan. Perhatikan area dekat pagar, belakang rumah, dan jalur yang mengarah ke parit. Jangan biarkan rumput menutupi lubang atau tumpukan barang.

Lakukan pemangkasan dengan alat yang sesuai dan periksa area kerja sebelum memulai. Hindari meraih bagian rumput yang tertutup atau memasukkan tangan ke celah tanpa mengetahui isinya. Jika terlihat ular, hentikan pekerjaan dan menjauh secara perlahan.

Halaman yang terawat membantu penghuni memantau pergerakan hewan di sekitar rumah. Upaya ini juga memudahkan pemeriksaan setelah hujan atau ketika air parit meluap. Meski begitu, ular masih bisa melintas di halaman sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.

5. Singkirkan Tumpukan Barang dari Halaman

Tumpukan kayu, genteng, kardus, dan barang bekas bisa menyediakan tempat berlindung bagi ular maupun hewan yang menjadi mangsanya. Karena itu, periksa barang yang disimpan di dekat pintu belakang, gudang, atau dinding rumah.

Pindahkan barang yang tidak digunakan ke tempat penyimpanan dan susun agar bagian bawahnya bisa diperiksa. Jangan langsung mengangkat tumpukan yang lama dibiarkan tanpa melihat kondisi sekitarnya. Gunakan alat bantu dan hindari memasukkan tangan ke sela barang.

Jika menemukan ular di antara tumpukan, jangan mencoba mengusirnya menggunakan tongkat atau alat lain. Jauhkan anak-anak dan hewan peliharaan dari lokasi tersebut. Biarkan area itu tetap kosong dari aktivitas sampai petugas yang berpengalaman menangani ular tiba.

6. Kelola Sampah agar Tidak Mengundang Tikus

Keberadaan tikus di sekitar rumah bisa menarik ular yang memangsa hewan tersebut. Sampah makanan, sisa pakan, dan bahan organik yang dibiarkan terbuka dapat menyediakan sumber makanan bagi tikus. Kondisi ini perlu diperhatikan, terutama di rumah dekat sawah.

Gunakan tempat sampah yang memiliki penutup dan buang isinya secara berkala. Bersihkan sisa makanan di dapur serta hindari menumpuk sampah di dekat pintu atau saluran air. Periksa pula tempat penyimpanan bahan pangan agar tidak menjadi sumber makanan tikus.

Pengelolaan sampah tidak secara langsung menjamin ular menjauh, tetapi bisa membantu mengurangi salah satu faktor yang menarik mangsanya ke rumah. Jika ditemukan tanda keberadaan tikus, cari sumbernya dan lakukan penanganan yang sesuai agar masalah tidak berlanjut.

7. Periksa Dinding dan Ventilasi Rumah

Dinding yang retak, lubang pada bagian bawah bangunan, serta ventilasi tanpa pelindung perlu diperiksa. Jalur tersebut bisa menjadi akses hewan dari halaman menuju bagian dalam rumah. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan setelah hujan ketika kondisi bangunan mudah diamati.

Tutup celah yang tidak diperlukan menggunakan bahan perbaikan sesuai fungsi bagian bangunan. Untuk ventilasi, gunakan pelindung yang tidak menghambat aliran udara. Pastikan pula bagian pertemuan dinding dan lantai tidak menyisakan lubang yang terhubung ke luar.

Jika terdapat lubang yang diduga menjadi tempat persembunyian ular, jangan menutupnya sebelum memastikan kondisi di dalamnya. Ular yang terjebak justru bisa menimbulkan risiko ketika seseorang mencoba memeriksa lokasi tersebut. Mintalah bantuan petugas untuk menangani situasi itu.

8. Jangan Biarkan Pintu Terbuka Saat Hujan

Pintu yang terbuka tanpa pengawasan bisa memberi akses bagi ular dari halaman menuju bagian dalam rumah. Risiko ini perlu diperhatikan ketika penghuni membersihkan lantai, memindahkan barang, atau keluar masuk rumah saat hujan.

Biasakan menutup pintu setelah digunakan, terutama pintu yang langsung mengarah ke parit atau kebun. Periksa bagian bawah pintu sebelum menutupnya jika ada benda yang menghalangi. Jangan menganggap rumah aman hanya karena pintu utama sudah tertutup.

Jika ular terlihat di dekat pintu, jangan mendekat untuk menghalau atau mengambil gambar dari jarak dekat. Jaga jarak, arahkan orang lain menjauh, dan hubungi petugas yang bisa menangani satwa. Jangan mencoba memindahkan ular menggunakan tangan atau alat seadanya.

9. Periksa Rumah Setelah Hujan Deras

Hujan deras dapat mengubah kondisi parit, halaman, dan tempat berlindung hewan di sekitar rumah. Setelah hujan reda, periksa halaman dari jarak aman untuk melihat apakah ada genangan, sampah yang menumpuk, atau kerusakan pada penutup saluran.

Perhatikan bagian rumah yang berbatasan dengan sawah dan saluran air. Gunakan penerangan ketika memeriksa area yang kurang mendapat cahaya, tetapi jangan memasukkan tangan ke tempat yang tidak terlihat. Hindari berjalan tanpa alas kaki di sekitar tumpukan barang atau genangan.

Jika menemukan ular, hentikan pemeriksaan dan beri ruang agar hewan tersebut tidak terpojok. Jauhkan penghuni rumah dari area itu, lalu hubungi petugas pemadam kebakaran atau layanan penanganan satwa setempat. Jangan mencoba menangkap ular meskipun ukurannya terlihat kecil.

10. Amankan Area Rumah Jika Menemukan Ular

Jika ular masuk ke rumah, langkah pertama adalah menjaga jarak dan menjauh tanpa gerakan yang membuatnya terpojok. Jangan mencoba memukul, menangkap, atau memindahkan ular sendiri. Tindakan tersebut bisa meningkatkan risiko gigitan, terutama jika jenis ular belum diketahui.

Jauhkan anak-anak dan hewan peliharaan dari ruangan atau halaman tempat ular terlihat. Jika memungkinkan, batasi akses menuju area tersebut dari jarak aman tanpa mendekati ular. Jangan menghalangi jalur pergerakannya atau mencoba mengarahkannya ke luar menggunakan sapu.

Hubungi petugas pemadam kebakaran atau layanan penyelamatan satwa di wilayah setempat untuk meminta bantuan. Jika seseorang tergigit, segera cari pertolongan medis dan batasi gerakan bagian tubuh yang terkena. Jangan menyayat luka, mengisap bisa, atau memasang ikatan ketat pada anggota tubuh.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Mencegah Ular dari Parit Masuk ke Rumah saat Musim Hujan

1. Apakah ular sering masuk rumah saat musim hujan?

Ular bisa berpindah tempat ketika hujan mengubah kondisi habitatnya, termasuk saat tempat berlindung atau jalur pergerakannya terganggu. Namun, kemunculannya bergantung pada kondisi lingkungan dan jenis ular.

2. Apa yang membuat ular masuk ke rumah?

Ular bisa masuk melalui celah bangunan atau dari halaman untuk mencari mangsa maupun tempat berlindung. Keberadaan tikus dan tumpukan barang juga bisa mendukung kedatangannya.

3. Bagaimana cara mencegah ular masuk melalui saluran air?

Periksa saluran yang terhubung ke rumah, pasang penutup yang sesuai, dan perbaiki bagian yang rusak. Jangan memasukkan tangan ke lubang saluran yang tidak terlihat.

4. Apakah garam bisa mengusir ular dari rumah?

Garam bukan cara yang terbukti andal untuk mengusir ular. Lebih baik tutup celah masuk, kelola sampah, singkirkan tempat persembunyian, dan hubungi petugas jika ular ditemukan.

5. Apa yang harus dilakukan jika ada ular di dalam rumah?

Jaga jarak, jauhkan anak-anak dan hewan peliharaan, serta jangan mencoba menangkapnya. Hubungi petugas pemadam kebakaran atau layanan penyelamatan satwa setempat untuk meminta bantuan.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6