Liputan6.com, Jakarta Cara membasmi kecoa di kamar mandi sampai tuntas dapat dilakukan dengan memutus sumber air, makanan, dan tempat persembunyiannya. Selain menjaga kebersihan, jalur masuk kecoa dari saluran pembuangan juga perlu ditutup agar serangga ini tidak kembali muncul.
Penggunaan umpan gel atau asam borat dapat menjadi langkah tambahan untuk membasmi kecoa yang bersembunyi di celah-celah sulit dijangkau. Jika dilakukan secara tepat dan rutin, cara membasmi kecoa di kamar mandi sampai tuntas dapat membantu menjaga ruangan tetap bersih, higienis, dan nyaman digunakan.
Menurut Michael F. Potter, entomolog dari University of Kentucky, kecoa cenderung bersembunyi di area yang hangat, gelap, dan lembap, termasuk dapur dan kamar mandi. Kondisi tersebut membuat kamar mandi menjadi salah satu tempat yang disukai kecoa untuk berkembang biak, berikut ulasan Liputan6.com.
Advertisement
1. Putus Akses Air, Makanan, dan Kelembapan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361992/original/019500300_1790755361-4.jpg)
Banyak orang langsung menggunakan semprotan pembasmi serangga ketika melihat kecoa di kamar mandi. Padahal, cara membasmi kecoa di kamar mandi sampai tuntas sebaiknya dimulai dengan menghilangkan sumber air, makanan, dan kelembapan yang menarik kedatangan serangga tersebut. Kebiasaan cleaning routine yang banyak dibagikan kreator konten di media sosial juga bisa diterapkan untuk menjaga kamar mandi tetap bersih dan tidak menjadi tempat persembunyian kecoa.
Dilansir dari Hawx Pest Control, membatasi akses hama terhadap makanan dan air serta menutup jalur masuknya merupakan langkah penting untuk mengendalikan populasi kecoa. Beberapa kebiasaan berikut dapat membantu mencegah kecoa bersarang di kamar mandi:
-
Keringkan kamar mandi setelah digunakan
Jangan biarkan genangan air menumpuk setelah mandi. Nyalakan kipas ventilasi untuk mengurangi kelembapan, kemudian bilas dan keringkan bagian dalam shower atau bak mandi. Sirkulasi udara yang baik juga membantu mencegah kamar mandi menjadi terlalu lembap.
Tips lainnya dapat dibaca dalam artikel tentang cara menjaga kamar mandi tetap kering.
-
Perbaiki keran yang bocor
Tetesan air dari keran yang bocor bisa menjadi sumber air bagi kecoa. Karena itu, segera kencangkan sambungan atau ganti keran yang rusak agar tidak ada air yang terus menetes dan menggenang di sekitarnya.
-
Kelola sampah dengan baik
Gunakan tempat sampah yang memiliki penutup rapat dan kosongkan secara rutin, terutama jika berisi tisu bekas atau sampah lembap. Jangan biarkan sampah menumpuk terlalu lama karena dapat menarik kecoa untuk mencari sisa makanan dan tempat berlindung.
-
Simpan perlengkapan mandi dengan rapi
Letakkan sabun batangan di wadah tertutup agar sisa sabun tidak tercecer dan mudah dijangkau kecoa. Pastikan pula tutup pasta gigi, sampo, dan produk perawatan lainnya terpasang kembali setelah digunakan.
Advertisement
2. Tutup Jalur Masuk dari Saluran Pembuangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5412843/original/007417500_1763106623-Lubang_Saluran_Pembuangan_Air.jpg)
Saluran pembuangan air bisa menjadi jalur masuk kecoa ke kamar mandi. Serangga ini dapat merayap melalui saluran untuk mencari air dan makanan, terutama jika terdapat celah di sekitar pipa atau sambungan yang tidak tertutup rapat. Karena itu, menutup akses tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam cara membasmi kecoa di kamar mandi sampai tuntas agar kecoa dari luar tidak terus berdatangan.
Merujuk Bob Vila, kecoa dapat masuk melalui saluran air untuk mencari sumber air dan makanan, tetapi umumnya tidak menjadikan bagian dalam pipa sebagai tempat bersarang. Untuk mengurangi risiko kecoa masuk melalui jalur ini, lakukan beberapa langkah berikut:
-
Periksa celah menggunakan senter
Periksa area di sekitar pipa, wastafel, sambungan saluran air, dan dinding kamar mandi menggunakan senter. Perhatikan retakan atau lubang kecil yang berpotensi menjadi akses masuk kecoa, kemudian tandai bagian yang perlu diperbaiki.
-
Tutup celah di sekitar pipa
Mengacu pada panduan Angi, retakan pada pipa dapat diperbaiki menggunakan bahan penambal yang sesuai, sedangkan celah di sekitar pipa atau bagian bawah wastafel bisa ditutup dengan silicone sealant. Pastikan bahan yang digunakan cocok untuk area kamar mandi dan tahan terhadap kelembapan.
-
Pastikan leher angsa (P-trap) terisi air
Leher angsa atau P-trap merupakan bagian pipa berbentuk lengkungan yang menahan sejumlah air untuk mencegah gas saluran pembuangan masuk ke ruangan. Pada kamar mandi yang jarang digunakan, air di bagian ini bisa menguap sehingga penghalang tersebut tidak lagi berfungsi optimal. Tuangkan air ke saluran secara berkala untuk menjaga sekat air tetap terbentuk. Jika mengikuti panduan pemeliharaan tertentu, sekitar satu galon air dapat digunakan untuk mengisi kembali saluran yang kering.
-
Pasang penutup saluran pada malam hari
Kecoa cenderung lebih aktif pada malam hari. Untuk mengurangi kemungkinan serangga masuk melalui floor drain, gunakan penutup saluran yang rapat atau saringan khusus yang tetap memungkinkan air mengalir. Pastikan penutup terpasang dengan baik, terutama sebelum kamar mandi ditinggalkan semalaman.
3. Basmi Koloni dengan Umpan Gel, Asam Borat, dan Bahan Alami
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503876/original/024973000_1771215537-Kecoak_Muncul_dari_Kamar_Mandi.jpg)
Kecoa yang terlihat berkeliaran di kamar mandi biasanya hanya sebagian dari populasi yang bersembunyi di balik dinding, celah pipa, atau bagian bawah perabot. Karena itu, membunuh kecoa yang terlihat saja belum cukup untuk mengatasi masalah hingga tuntas. Salah satu cara membasmi kecoa di kamar mandi sampai tuntas adalah menggunakan umpan yang dapat menarik serangga tersebut dan membantu mengendalikan koloni yang tersembunyi.
Menurut Dr. Kimsey yang dikutip The Kitchn, baking soda bukan bahan yang efektif untuk membunuh kecoa, sedangkan asam borat dapat digunakan sebagai insektisida. Ia menjelaskan bahwa asam borat bekerja dengan memengaruhi sistem saraf serangga. Meski demikian, bahan ini tetap harus digunakan secara hati-hati karena dapat membahayakan manusia dan hewan peliharaan jika tertelan atau terpapar.
Berikut beberapa pilihan bahan dan metode yang bisa digunakan untuk membantu mengendalikan kecoa di kamar mandi:
-
Letakkan umpan gel di titik persembunyian
Berdasarkan panduan Cockroach Care, umpan gel dapat ditempatkan di area yang sering dilalui atau menjadi tempat persembunyian kecoa, seperti sepanjang dasar dinding, di bawah wastafel, di belakang kloset, dan di dalam kabinet kamar mandi. Kecoa akan memakan umpan tersebut dan dapat membawa bahan aktifnya ke area persembunyian lain. Penurunan aktivitas kecoa bisa mulai terlihat dalam beberapa hari, meskipun hasilnya bergantung pada tingkat infestasi dan jenis produk yang digunakan.
-
Gunakan asam borat secara tipis dan hati-hati
Asam borat dapat ditaburkan tipis pada celah atau sudut kering yang menjadi jalur pergerakan kecoa. Hindari menumpuk bubuk terlalu tebal karena kecoa cenderung menghindari area dengan lapisan insektisida yang berlebihan. Pastikan bahan ini tidak terkena air serta jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Ikuti petunjuk penggunaan pada label produk dan jangan mengaplikasikannya di area yang mudah tersentuh.
-
Bersihkan saluran dengan baking soda dan cuka
Mengutip Softcare Pest Control, campuran baking soda dan cuka dapat digunakan untuk membantu membersihkan kotoran pada saluran pembuangan. Caranya, tuangkan sekitar 1/4 cangkir baking soda ke saluran, kemudian tambahkan 1/2 cangkir cuka putih. Biarkan reaksi berbusa berlangsung selama 10–15 menit sebelum membilasnya dengan air.
Metode ini lebih tepat digunakan untuk membantu mengangkat kotoran dan mengurangi sisa organik yang dapat menarik hama, bukan sebagai cara membunuh kecoa atau membasmi koloninya secara langsung.
-
Manfaatkan aroma yang tidak disukai kecoa
Beberapa aroma tanaman dan rempah dapat membantu mengurangi ketertarikan kecoa terhadap area tertentu. Sebagaimana dilaporkan Natran, kecoa cenderung tidak menyukai aroma thyme, rosemary, wintergreen, cengkih, dan kayu manis. Daun salam yang ditumbuk juga bisa digunakan sebagai bahan pendukung untuk mengusir kecoa, seperti dijelaskan dalam tips mengusir kecoak dari kamar mandi lembap.
Namun, bahan alami tersebut lebih berfungsi sebagai pengusir tambahan dan tidak dapat menggantikan umpan insektisida untuk mengendalikan koloni kecoa.
Advertisement
Kesalahan yang Bikin Kecoa Datang Lagi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511616/original/043321600_1771914043-unnamed__99_.jpg)
Sudah rutin membersihkan kamar mandi dan menggunakan pembasmi serangga, tetapi kecoa masih sering muncul? Kondisi ini bisa terjadi karena ada kebiasaan kecil yang tanpa disadari membuat kamar mandi tetap menarik bagi hama tersebut. Selain menjaga kebersihan, penggunaan bahan pembasmi yang tidak tepat juga dapat menghambat proses pengendalian kecoa.
Menurut Eric Benson, PhD, entomolog dari Clemson University, dikutip dari AOL, kecoa dapat merangkak naik melalui saluran air atau selokan sambil membawa kuman, kemudian berjalan di atas makanan maupun permukaan yang digunakan untuk menyiapkan makanan. Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga kebersihan saluran dan mencegah kecoa masuk ke dalam rumah. Berikut beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari:
-
Menuangkan pemutih ke saluran pembuangan
Seperti diberitakan Sin City Plumbing, menuangkan pemutih ke saluran bukan solusi untuk membasmi kecoa hingga ke koloninya. Cara ini juga berisiko merusak komponen pipa tertentu. Selain itu, pemutih dapat menghasilkan gas berbahaya jika tercampur dengan bahan kimia lain, seperti pembersih yang mengandung amonia atau asam. Gunakan produk pembersih sesuai petunjuk dan jangan mencampurkan bahan kimia sembarangan.
-
Menyemprotkan insektisida di dekat umpan gel
Penggunaan semprotan insektisida di sekitar umpan gel dapat mengganggu efektivitas pengendalian kecoa. Aroma atau kandungan bahan aktif tertentu bisa membuat kecoa menjauhi area yang sudah diberi umpan. Sebaiknya gunakan satu metode sesuai petunjuk produk dan hindari menyemprot langsung pada titik pemasangan umpan.
-
Membiarkan genangan air
Lantai kamar mandi yang terus basah, terutama sepanjang malam, menyediakan sumber air bagi kecoa. Biasakan mengeringkan lantai setelah mandi, memperbaiki keran yang bocor, dan memastikan tidak ada genangan di sudut ruangan.
-
Lupa membersihkan saringan saluran
Rambut, sisa sabun, dan kotoran yang menumpuk pada saringan floor drain dapat menjadi sumber bahan organik yang menarik kecoa. Bersihkan saringan secara berkala dan pastikan saluran air tidak tersumbat agar kotoran tidak terus menumpuk.
-
Menumpuk botol dan perlengkapan mandi kosong
Botol bekas, kemasan produk, dan perlengkapan mandi yang dibiarkan berantakan dapat menciptakan banyak celah gelap untuk tempat persembunyian kecoa. Singkirkan kemasan yang sudah tidak digunakan dan simpan perlengkapan mandi dalam rak atau kabinet yang tertata.
-
Menghentikan perawatan terlalu cepat
Kecoa yang sudah jarang terlihat belum tentu menandakan seluruh koloninya berhasil dibasmi. Sebagian telur mungkin masih tersimpan di tempat tersembunyi dan dapat menetas kemudian. Karena itu, lanjutkan pemeriksaan, pembersihan, dan pemantauan umpan sesuai petunjuk produk hingga tidak ditemukan lagi tanda-tanda aktivitas kecoa.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kecoa di Kamar Mandi
Berapa lama sampai kecoa di kamar mandi hilang?
Dengan umpan gel yang dipasang di titik yang tepat, aktivitas kecoa biasanya mulai berkurang dalam hitungan hari. Kebersihan tetap perlu dijaga secara konsisten supaya hasilnya tahan lama.
Apakah air panas ampuh membasmi kecoa di saluran?
Air panas bisa membunuh kecoa yang terkena langsung, tetapi tidak mencegah kecoa baru masuk. Penggunaan yang terlalu sering juga berisiko merusak pipa PVC.
Kapan perlu memanggil jasa pembasmi hama?
Jika kecoa masih sering muncul walau saluran sudah ditutup, kamar mandi dijaga kering, dan umpan sudah dipasang, sebaiknya minta bantuan jasa profesional. Mereka bisa memeriksa sarang yang tersembunyi di dalam dinding atau saluran utama.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5221825/original/025442000_1747374422-VaksinTb1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385628/original/052784000_1793262302-Screenshot_2026-10-29_145400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385832/original/052292900_1793271387-Bimas_Hindu_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385643/original/061071200_1793262745-cek_fakta_bpjs_kopdes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5513862/original/033295900_1772074336-unnamed__74_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352864/original/097554600_1611030657-photo-1522204523234-8729aa6e3d5f__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380230/original/044857100_1792661495-01M5GV9V7TCGV7BMWF8NZD3372.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385546/original/040326300_1793260020-Elegant_Woman_Profile_with_Hibiscus.jpg)