Ragam Hoaks Bea Cukai di Facebook, dari Pendaftaran CPNS hingga Lelang Barang

Salah satu hoaks yang beredar di media sosial adalah pendaftaran CPNS Bea Cukai 2026.

Diterbitkan 30 Oktober 2026, 19:01 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Informasi terkait dengan Bea Cukai tidak luput menjadi sasaran hoaks yang beredar di media sosial. Salah satu hoaks yang beredar adalah pendaftaran CPNS Bea Cukai 2026.

Lantas apa saja hoaks terkait Bea Cukai yang beredar di medsos? Simak daftar dan faktanya berikut ini:

1. Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran CPNS Bea Cukai Periode April - Mei 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bea Cukai Kementerian Keuangan periode 16 April - 27 Mei 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun TikTok, beberapa hari yang lalu.

Berikut isi unggahannya:

"PENDAFTARAN CPNS BEACUKAI 2026

PERSYARATAN :

1. Laki-Laki & Perempuan

2. Lulusan SMA/SMKA/D3/S1-S3

3. Usia Min 18 Tahun Maks 45 Tahun

4. Sehat Jasmani Rohani & Berkelakuan Baik

5. Penempatan Daerah Masing-Masing Domisili Peserta

PENDAFTARAN GRATIS TIDAK ADA BIAYA APAPUN SILAHKAN KLIK WEB DI BIO YANG INGIN MENDAFTAR CPNS 2026!

#pendaftarancpns

#kemenkeu

#cpns2026🤲🏻✨

#lokercpns2026"

Postingan turut menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:

"PENDAFTARAN CPNS KEMENTERIAN KEUANGAN BEACUKAI TAHUN 2026

KHUSUS LULUSAN SMA 16 APRIL - 27 MEI 2026"

Sementara itu, dalam bio profil terdapat tulisan:

"INFO PENDAFTARAN GRATIS MELALUI LINK DIBAWAH INI⬇️⬇️

mercfth.it.com/daftar02"

Ketika link pendaftaran diklik, akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Bea Cukai periode 16 April - 27 Mei 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Lowongan Bea Cukai 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran lowongan Bea Cukai 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook sejak 31 Januari 2026.

Berikut isi unggahannya:

"KEMENTERIAN REPUBLIK INDONESIA BUKA LOWONGAN JURUSAN BEA CUKAI 2026 1. perguruan tinggi/D3/S1-53 3.Usia Min 18 Tahun Maks 45 Tahun 4. Sehat Jasmani Rohani & Berkelakuan Baik 5.Penempatan Daerah Masing-Masing Domisili Peserta

TIDAK ADA BIAYA PENDAFTARAN: APAPUN SILAHKAN KLIK WEBSITE DI BIO PROFIL"

Postingan disertai poster dengan tulisan sebagai berikut:

"LOWONGAN RESMI 2026 BEA CUKAI

Kementerian Republik Indonesia

PERSYARATAN!

- Laki-Laki & Perempuan

- Lulusan SMA / D3 / S1 (Semua Jurusan)

- Usia 18 — 45 Tahun

- Sehat Jasmani & Rohani

- Berkelakuan Baik

- Penempatan sesuai Domisili Peserta"

Saat link di bio profil diklik, mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital dan meminta sejumlah data pribadi, seperti nama hingga nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran lowongan Bea Cukai 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

3. Cek Fakta: Ada Lelang Catut Nama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Simak Penelusurannya

Cek Fakta Liputan6.com menemukan tiga akun Facebook dengan klaim mengadakan lelang atas nama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Barang yang dilelang pun sangat menarik dengan harga miring.

Tiga akun Facebook dengan klaim mengadakan lelang atas nama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengunggah link yang sama, yakni quicksell.co. Di sana ada banyak barang yang dilelang, seperti sepeda lipat Brompton dengan harga Rp 5,2 juta.

Bahkan, beberapa merek telepon seluler seperti Iphone, Samsung, dan lain sebagainya dilelang dengan harga yang sangat miring, tidak sampai Rp 1.000.

Di situs tersebut, ada nomor telepon dan email yang harus dihubungi bila tertarik dengan barang lelangan. Nomor kontak yang tercantum adalah +6282192462150 dan alamat email anitasahra05@gmail.com.

Lalu, benarkah klaim lelang yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.