10 Cara Membersihkan Keramik Dapur Kusam karena Minyak, Pakai Bahan Rumahan

Cara membersihkan keramik dapur kusam karena minyak bisa dilakukan dengan bahan rumahan. Simak langkah mudah menghilangkan noda minyak dan membuat keramik kemba

Diterbitkan 01 Oktober 2026, 12:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Keramik dapur yang sering terkena cipratan minyak lama-kelamaan bisa terlihat kusam, lengket, bahkan terasa licin saat disentuh. Kondisi ini biasanya semakin terlihat di area dekat kompor, dinding backsplash, lantai, hingga bagian bawah kitchen set.

Membersihkan keramik dapur yang kusam karena minyak sebenarnya tidak selalu membutuhkan cairan pembersih khusus. Beberapa bahan yang ada di rumah dapat digunakan untuk membantu meluruhkan lapisan minyak, terutama jika noda belum terlalu lama menempel.

Berikut Liputan6.com ulas cara membersihkan keramik dapur kusam karena minyak yang bisa dicoba di rumah.

1. Bersihkan Permukaan Keramik dari Debu Terlebih Dahulu

Sebelum menggunakan bahan pembersih, singkirkan terlebih dahulu debu, remah makanan, dan kotoran lain yang menempel di permukaan keramik.

Gunakan kain kering atau sapu lembut untuk membersihkan permukaan. Langkah sederhana ini penting karena debu yang bercampur dengan minyak dapat membentuk lapisan kotoran yang lebih sulit dibersihkan.

Jika keramik berada di dinding dapur, Anda bisa mengelapnya menggunakan kain microfiber kering.

2. Gunakan Air Hangat untuk Melunakkan Minyak

Air hangat dapat membantu melunakkan sisa minyak yang menempel pada permukaan keramik.

Caranya, basahi kain dengan air hangat kemudian peras hingga tidak terlalu basah. Tempelkan atau usapkan kain pada bagian keramik yang berminyak selama beberapa saat.

Setelah lapisan minyak mulai melunak, lap kembali menggunakan kain bersih.

Cara ini cocok untuk noda minyak yang masih relatif baru dan belum membentuk lapisan tebal.

3. Campurkan Sabun Cuci Piring dengan Air Hangat

Salah satu cara membersihkan keramik dapur kusam karena minyak yang praktis adalah menggunakan sabun cuci piring.

Sabun cuci piring memang dirancang untuk membantu membersihkan lemak dan minyak dari peralatan makan. Dalam jumlah secukupnya, bahan ini juga dapat digunakan untuk membantu membersihkan permukaan keramik yang terkena cipratan minyak.

Cara menggunakannya:

  • Siapkan satu wadah air hangat.
  • Tambahkan sedikit sabun cuci piring.
  • Aduk hingga tercampur.
  • Celupkan spons atau kain microfiber.
  • Peras spons agar tidak terlalu basah.
  • Gosok bagian keramik yang kusam dan berminyak.
  • Diamkan sebentar jika lapisan minyak cukup tebal.
  • Gosok kembali dengan gerakan melingkar.
  • Lap menggunakan kain bersih yang dibasahi air.
  • Setelah itu, keringkan keramik menggunakan kain microfiber.

4. Manfaatkan Baking Soda untuk Noda Minyak yang Membandel

Baking soda dapat menjadi pilihan untuk membantu membersihkan noda yang sudah menempel lebih lama.

Bahan ini memiliki tekstur halus yang dapat membantu mengangkat kotoran ketika digunakan sebagai pasta pembersih.

Campurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta. Oleskan tipis pada bagian keramik yang kusam karena minyak.

Diamkan beberapa menit, kemudian gosok secara perlahan menggunakan spons lembut. Setelah selesai, lap menggunakan kain basah sampai tidak ada sisa baking soda.

Hindari menggosok terlalu keras, terutama pada keramik dengan permukaan mengilap atau lapisan khusus, agar permukaannya tidak tergores.

5. Gunakan Cuka untuk Membantu Mengatasi Sisa Kotoran

Cuka rumah tangga dapat digunakan untuk membantu membersihkan beberapa jenis kotoran pada permukaan keramik.

Untuk pemakaian ringan, campurkan cuka dengan air, kemudian aplikasikan menggunakan kain. Lap permukaan keramik dan bilas kembali dengan air bersih.

Namun, cuka sebaiknya tidak digunakan sembarangan pada semua jenis permukaan. Hindari penggunaannya pada batu alam seperti marmer atau batu kapur karena sifat asamnya dapat merusak permukaan tersebut.

Untuk keramik biasa, lakukan pengujian terlebih dahulu pada area kecil yang tidak terlalu terlihat.

6. Gosok Bagian Nat Keramik dengan Sikat Kecil

Keramik mungkin terlihat lebih bersih, tetapi bagian nat di antara keramik masih bisa terlihat hitam atau kusam karena terkena minyak dan debu.

Gunakan sikat gigi bekas atau sikat kecil berbulu lembut untuk membersihkan bagian tersebut.

Oleskan sedikit larutan sabun cuci piring dan air hangat, kemudian sikat perlahan mengikuti garis nat.

Setelah selesai, lap menggunakan kain basah dan keringkan.

7. Untuk Keramik Lantai yang Licin karena Minyak, Jangan Langsung Dipel

Keramik lantai dapur yang terkena minyak membutuhkan perhatian lebih karena permukaannya dapat menjadi licin.

Jangan langsung mengepel area yang penuh minyak menggunakan air dalam jumlah banyak. Minyak justru dapat menyebar ke area yang lebih luas.

Sebaiknya, angkat terlebih dahulu minyak menggunakan kain atau tisu. Setelah sebagian besar minyak terangkat, gunakan air hangat yang dicampur sedikit sabun cuci piring untuk membersihkan permukaannya.

Setelah itu, pel kembali menggunakan air bersih agar tidak ada sisa sabun yang membuat lantai terasa licin.

8. Gunakan Kain Microfiber agar Keramik Tidak Meninggalkan Bekas

Setelah proses pembersihan selesai, jangan biarkan keramik mengering sendiri jika permukaannya sering terlihat belang.

Gunakan kain microfiber untuk mengeringkan permukaan.

Kain microfiber dapat membantu mengangkat sisa kotoran dan air sehingga keramik terlihat lebih bersih. Untuk dinding dapur, langkah ini juga dapat membantu mengurangi munculnya bekas tetesan air.

9. Jangan Menggunakan Terlalu Banyak Bahan Pembersih

Menggunakan bahan pembersih dalam jumlah banyak belum tentu membuat keramik semakin bersih.

Sabun yang terlalu banyak justru dapat meninggalkan residu pada permukaan keramik. Jika tidak dibilas dengan baik, residu tersebut dapat membuat permukaan terlihat kusam dan terasa lengket.

Gunakan bahan secukupnya dan selalu lap kembali dengan air bersih setelah proses pembersihan.

10. Bersihkan Cipratan Minyak Sebelum Menjadi Lapisan Tebal

Cara paling sederhana untuk mencegah keramik dapur semakin kusam adalah membersihkan cipratan minyak sesegera mungkin.

Tidak perlu menunggu sampai jadwal bersih-bersih mingguan. Setelah selesai memasak, periksa bagian dinding atau lantai yang berada di sekitar kompor.

Jika terdapat cipratan minyak, segera lap menggunakan kain yang sedikit dibasahi air hangat dan sabun.

Kebiasaan kecil ini dapat mengurangi penumpukan minyak sehingga pekerjaan membersihkan keramik dapur tidak menjadi terlalu berat.

Perhatikan Jenis Keramik Sebelum Membersihkan

Tidak semua permukaan bisa diperlakukan dengan cara yang sama. Jika keramik memiliki lapisan khusus, permukaan mengilap, atau material di sekitarnya berupa batu alam, lakukan uji coba pada bagian kecil terlebih dahulu.

Hindari mencampurkan bahan pembersih yang berbeda secara sembarangan. Khususnya, jangan mencampur bahan yang mengandung pemutih dengan bahan asam seperti cuka karena dapat menghasilkan gas berbahaya.

Untuk noda minyak yang sangat tebal, gunakan metode bertahap: angkat minyak terlebih dahulu, lunakkan sisa noda dengan air hangat, gunakan sabun cuci piring, lalu bilas dan keringkan.

Pertanyaan Seputar Membersihkan Keramik Dapur Kusam karena Minyak

Apakah baking soda bisa digunakan untuk membersihkan keramik dapur yang berminyak?

Baking soda dapat digunakan untuk membantu membersihkan noda yang menempel pada keramik. Campurkan dengan sedikit air hingga menjadi pasta, kemudian gosok perlahan menggunakan spons lembut dan bilas sampai bersih.

Bagaimana cara membersihkan keramik dapur yang licin karena minyak?

Angkat terlebih dahulu minyak yang terlihat menggunakan kain atau tisu. Setelah itu, bersihkan dengan air hangat dan sedikit sabun cuci piring. Bilas menggunakan air bersih dan keringkan agar tidak ada sisa sabun yang membuat lantai semakin licin.

Bagaimana agar keramik dapur tidak cepat kusam karena minyak?

Bersihkan cipratan minyak segera setelah memasak dan jangan membiarkan minyak menumpuk selama berhari-hari. Area sekitar kompor sebaiknya lebih sering dilap karena bagian tersebut biasanya paling mudah terkena cipratan minyak.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6