Cara Membuat Pestisida dari Bawang Putih untuk Hama Tanaman, Bisa Pakai Air dan Minyak

Cara membuat pestisida dari bawang putih untuk hama tanaman dengan dua metode, pakai air dan minyak sederhana.

Diterbitkan 01 Oktober 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta -

Cara Membuat Pestisida dari Bawang Putih dengan Air

Salah satu cara membuat ekstrak bawang putih adalah dengan menghancurkan bawang putih kering, kemudian merendamnya dalam air. Salah satu formulasi yang pernah digunakan menggunakan 50 gram bawang putih kering yang digiling dan direndam dalam air selama sekitar 24 jam. Setelah itu, campuran disaring untuk memisahkan ampas bawang putih dari ekstraknya.

Dalam formulasi tersebut, 50 ml ekstrak hasil rendaman kemudian diencerkan dengan sekitar 2,5 liter air sebelum digunakan. Formulasi ini merupakan contoh yang pernah digunakan dalam pengujian, bukan dosis baku yang dapat dipastikan efektif untuk semua jenis hama dan tanaman.

Ekstrak yang sudah diencerkan dapat disemprotkan pada bagian tanaman tempat hama ditemukan, termasuk bagian bawah daun jika hama banyak berada di sana. Sebelum digunakan pada seluruh tanaman, lakukan pengujian pada sebagian kecil daun terlebih dahulu dan amati kemungkinan munculnya bercak, perubahan warna, atau tanda kerusakan lainnya.

Cara Membuat Pestisida dari Bawang Putih dengan Minyak Nabati

Selain menggunakan air, bawang putih dapat dibuat menjadi formulasi dengan minyak nabati. Salah satu formulasi yang pernah digunakan adalah enam siung bawang putih besar yang dihancurkan, kemudian direndam dalam sekitar 30 ml minyak nabati selama semalaman. Setelah disaring, hasil rendaman tersebut dicampurkan dengan sekitar 2 liter air sebelum digunakan.

Penggunaan minyak sebagai bagian dari formulasi menghasilkan campuran yang berbeda dari ekstrak bawang putih berbasis air. Namun, campuran minyak rumahan tidak dapat disamakan dengan minyak hortikultura yang diformulasikan secara khusus dan memiliki petunjuk penggunaan untuk tanaman serta hama tertentu.

Sebelum menyemprotkan campuran pada seluruh tanaman, lakukan uji coba pada beberapa bagian tanaman terlebih dahulu. Minyak dan bahan nabati tertentu dapat menyebabkan fitotoksisitas pada tanaman yang sensitif, terutama jika digunakan dalam kondisi atau konsentrasi yang tidak sesuai.

Tips Aman Menggunakan Pestisida Bawang Putih

Pestisida bawang putih sebaiknya digunakan ketika hama masih ditemukan dalam jumlah terbatas dan keberadaannya dapat dipantau secara langsung. Untuk hama yang perlu terkena larutan agar dapat dikendalikan, penyemprotan perlu diarahkan ke bagian tanaman tempat hama berada, bukan hanya membasahi permukaan daun yang tidak terdapat hama.

Sebelum digunakan pada seluruh tanaman, lakukan uji pada beberapa bagian tanaman dan amati selama satu hingga beberapa hari. Hentikan penggunaan jika muncul gejala seperti bercak, perubahan warna, daun menguning, mengeriting, atau jaringan tampak terbakar karena konsentrasi dan formulasi tertentu dapat menyebabkan fitotoksisitas.

Hindari penyemprotan ketika cuaca sangat panas, tanaman sedang mengalami kekeringan, atau bunga sedang mekar. Untuk tanaman pangan, perlu diperhatikan bahwa ekstrak bawang putih rumahan tidak memiliki interval sebelum panen (pre-harvest interval/PHI) yang terstandar seperti produk pestisida terdaftar, sehingga jangan menetapkan sendiri jangka waktu tertentu sebagai jaminan keamanan panen.

Selain penyemprotan, pengendalian hama sebaiknya tetap dilakukan dengan pendekatan lain, seperti membuang bagian tanaman yang terserang, mengambil hama secara manual jika memungkinkan, menjaga kebersihan area tanam, dan mempertahankan kondisi tanaman tetap sehat. Bahan yang berasal dari tanaman tetap tidak otomatis aman atau efektif terhadap semua hama sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi tanaman dan hama yang ditemukan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Pestisida dari Bawang Putih untuk Hama Tanaman

Apakah bawang putih bisa digunakan sebagai pestisida nabati?

Ya, bawang putih dapat dimanfaatkan sebagai bahan pestisida nabati untuk membantu mengganggu atau mengusir beberapa jenis hama. Namun, efektivitasnya bergantung pada jenis hama, konsentrasi ekstrak, dan cara penggunaannya.

Bagaimana cara membuat pestisida dari bawang putih dengan air?

Hancurkan 50 gram bawang putih kering, lalu rendam dalam air selama sekitar 24 jam. Saring ekstraknya, kemudian campurkan 50 ml hasil rendaman dengan 2,5 liter air sebelum digunakan.

Apakah pestisida bawang putih aman untuk semua tanaman?

Tidak selalu. Ekstrak bawang putih, terutama jika terlalu pekat, berpotensi menyebabkan fitotoksisitas atau kerusakan jaringan tanaman. Uji terlebih dahulu pada beberapa bagian daun dan hentikan penggunaan jika muncul bercak, perubahan warna, atau gejala kerusakan lainnya.

Apakah pestisida bawang putih bisa langsung digunakan sebelum panen?

Tidak ada interval sebelum panen (pre-harvest interval/PHI) yang terstandar untuk ekstrak bawang putih rumahan. Karena itu, jangan menganggap hasil tanaman otomatis aman dikonsumsi segera setelah penyemprotan. Untuk tanaman pangan, gunakan secara hati-hati dan utamakan metode pengendalian hama yang sesuai.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6