Liputan6.com, Jakarta - Jangan buru-buru membuang air teh yang sudah basi. Sisa teh yang biasanya berakhir di saluran pembuangan ternyata masih bisa dimanfaatkan sebagai bahan pupuk cair sederhana untuk tanaman di rumah.
Cara membuat pupuk cair dari air teh basi juga cukup mudah dan tidak membutuhkan banyak bahan. Anda hanya perlu memanfaatkan air teh tanpa campuran tertentu, wadah, serta bahan tambahan yang membantu proses fermentasi.
Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan. Air teh basi bukan berarti otomatis menjadi pupuk yang lebih baik setelah didiamkan. Jika ingin menggunakannya sebagai pupuk cair, sebaiknya teh diolah dengan cara yang tepat agar tidak menimbulkan bau menyengat atau mengundang lalat.
Advertisement
Berikut cara membuat pupuk cair dari air teh basi, dirangkum Liputan6.com, Sabtu (29/8/2026).
Apakah Air Teh Basi Bisa Dijadikan Pupuk Cair?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2980129/original/007588900_1574919480-joanna-kosinska-B43a-FPxYqU-unsplash.jpg)
Air teh mengandung sejumlah senyawa organik dan mineral dalam jumlah kecil yang berasal dari daun teh. Karena itu, sisa teh dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam perawatan tanaman.
Meski demikian, air teh bukan pupuk lengkap yang dapat menggantikan pupuk utama. Kandungan nutrisinya relatif terbatas sehingga penggunaannya lebih tepat dianggap sebagai pupuk cair tambahan.
Advertisement
Bahan yang Dibutuhkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5121986/original/053915800_1738730473-crystalweed-cannabis-KngOhFLn4eY-unsplash.jpg)
- 1 liter air teh basi tanpa gula
- 1 sendok makan gula merah atau molase
- 1 sendok makan EM4 untuk pertanian
- Wadah atau botol plastik yang memiliki tutup
Gunakan air teh yang sudah dingin. Hindari menggunakan teh yang masih mengandung gula, susu, krimer, atau bahan tambahan lainnya karena dapat mempercepat pembusukan dan menimbulkan bau.
Cara Membuat Pupuk Cair dari Air Teh Basi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329508/original/075930600_1787283658-XqZIouOvazSj7s0pn6WIUVy086sSpCZHP3qFmwmM.jpg)
1. Siapkan air teh
Saring air teh terlebih dahulu jika masih terdapat ampas. Pastikan air teh tidak mengandung gula, susu, atau pemanis lainnya.
2. Masukkan ke dalam wadah
Tuangkan sekitar 1 liter air teh ke dalam botol atau wadah yang bersih. Jangan mengisi wadah sampai penuh karena proses fermentasi dapat menghasilkan gas.
3. Tambahkan gula merah
Masukkan 1 sendok makan gula merah yang sudah dilarutkan dengan sedikit air. Gula berfungsi sebagai sumber makanan bagi mikroorganisme selama proses fermentasi.
4. Tambahkan EM4
Masukkan 1 sendok makan EM4 untuk pertanian, kemudian aduk atau kocok perlahan hingga seluruh bahan tercampur.
5. Fermentasikan
Tutup wadah, tetapi jangan terlalu rapat jika wadah yang digunakan tidak dirancang untuk fermentasi. Simpan di tempat teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung selama sekitar 5-7 hari.
Jika menggunakan botol tertutup rapat, buka tutupnya sebentar setiap hari untuk mengeluarkan gas. Lakukan dengan hati-hati agar tekanan di dalam wadah tidak membuat cairan menyembur.
6. Saring sebelum digunakan
Setelah fermentasi selesai, saring cairan jika terdapat endapan. Pupuk cair kemudian dapat diencerkan dengan air sebelum diberikan kepada tanaman.
Advertisement
Cara Menggunakan Pupuk Cair Air Teh Basi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492989/original/028207000_1770191007-Cara_Membuat_Pupuk_Cair_dari_Air_Cucian_Beras.jpg)
Jangan langsung menyiramkan pupuk cair hasil fermentasi dalam kondisi pekat ke tanaman. Encerkan terlebih dahulu dengan air untuk mengurangi risiko larutan terlalu kuat bagi akar.
Salah satu takaran awal yang relatif aman adalah sekitar 10 ml pupuk cair untuk 1 liter air. Gunakan larutan tersebut untuk menyiram media tanam secukupnya, bukan sampai tanah tergenang.
Untuk pemakaian pertama, sebaiknya aplikasikan sedikit terlebih dahulu dan amati respons tanaman. Jika tidak ada masalah seperti daun menguning atau layu, penggunaan dapat dilanjutkan secara berkala.
Tanaman Apa yang Bisa Diberi Pupuk Cair dari Air Teh?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7005567/original/044299500_1779776899-Pupuk_Organik_Cair_dari_Bahan_Bekas_untuk_Nutrisi_Optimal.jpeg)
Larutan yang sudah diencerkan dapat digunakan sebagai pupuk tambahan untuk berbagai tanaman, termasuk tanaman hias, tanaman sayuran, dan tanaman yang ditanam di pot.
Beberapa contohnya adalah cabai, tomat, terong, kangkung, tanaman bunga, serta tanaman hias daun. Namun, kebutuhan nutrisi setiap tanaman berbeda sehingga pupuk cair ini sebaiknya tidak menjadi satu-satunya sumber nutrisi.
Advertisement
Kesalahan yang Perlu Dihindari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492993/original/042642400_1770191008-Panduan_Fermentasi_dan_Aplikasi_Pupuk_Cair.jpg)
- Menggunakan teh manis: sisa gula dapat mengundang semut dan serangga.
- Menambahkan terlalu banyak EM4: lebih banyak tidak selalu berarti hasil fermentasi lebih baik.
- Menggunakan pupuk tanpa pengenceran: larutan pekat berisiko mengganggu akar tanaman.
- Menutup wadah terlalu rapat: fermentasi dapat menghasilkan gas dan meningkatkan tekanan dalam wadah.
- Menyimpan di bawah sinar matahari: fermentasi sebaiknya dilakukan di tempat teduh.
- Menggunakan cairan yang berbau busuk menyengat: kondisi tersebut dapat menunjukkan proses yang tidak berjalan dengan baik.
Pertanyaan Seputar Pupuk Cair dari Air Teh Basi
1. Apakah air teh basi bagus untuk tanaman?
Air teh dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam perawatan tanaman, tetapi jangan menganggapnya sebagai pupuk lengkap. Kandungan nutrisinya terbatas sehingga tanaman tetap membutuhkan sumber nutrisi lain.
2. Berapa lama air teh difermentasi untuk menjadi pupuk cair?
Fermentasi sederhana dapat dilakukan sekitar 5-7 hari. Lama fermentasi dapat berbeda tergantung bahan, suhu, dan kondisi lingkungan.
3. Apakah air teh manis bisa dibuat pupuk cair?
Sebaiknya tidak. Untuk membuat pupuk cair dari air teh, gunakan teh tanpa gula, susu, atau krimer agar tidak meningkatkan risiko munculnya semut, lalat, dan bau tidak sedap.
4. Apakah pupuk cair air teh bisa langsung digunakan?
Sebaiknya diencerkan terlebih dahulu dengan air. Untuk percobaan awal, gunakan sekitar 10 ml pupuk cair untuk 1 liter air dan amati respons tanaman.
5. Apakah pupuk cair dari air teh bisa digunakan setiap hari?
Tidak perlu. Pemberian pupuk cair terlalu sering tidak otomatis membuat tanaman tumbuh lebih cepat. Gunakan secara berkala dan sesuaikan dengan kebutuhan tanaman.
6. Kenapa pupuk cair dari air teh mengeluarkan bau menyengat?
Bau menyengat dapat muncul ketika proses penguraian berlangsung tidak optimal atau bahan yang digunakan mengandung zat tambahan seperti gula dan susu. Karena itu, gunakan teh tanpa bahan tambahan dan pastikan wadah serta bahan dalam kondisi bersih.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572964/original/041797700_1777876963-cek_fakta_-_cpns_kejaksaan_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334225/original/010172500_1787825621-demo_motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331817/original/055880700_1787567222-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4114708/original/071154900_1659765780-drew-jemmett-qEcWgrTG578-unsplash_1_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329593/original/010202000_1787285446-KTz2tEJAKs6yM0exFSBC7VCmxYKEx1LQuyawUrfh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557993/original/024820400_1776401612-Gemini_Generated_Image_byxyg9byxyg9byxy.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299864/original/085658400_1784277079-pupuk_subsidi_cek_fakta.jpg)