7 Hal yang Dikuasai Orang ADHD, Kenali Potensi yang Sering Tak Disadari

7 hal yang dikuasai orang ADHD ini menunjukkan potensi yang sering tak disadari, mulai dari kreativitas hingga kemampuan berpikir dengan cara berbeda.

Diterbitkan 20 Agustus 2026, 12:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - ADHD atau attention-deficit/hyperactivity disorder sering kali lebih banyak dibicarakan dari sisi tantangan yang dapat muncul, seperti kesulitan mempertahankan perhatian, mengatur waktu, mengendalikan impuls, atau menyelesaikan tugas yang terasa monoton. Padahal, pengalaman setiap orang dengan ADHD tidak sama. Di balik berbagai tantangan tersebut, sebagian orang dengan ADHD juga dapat memiliki kemampuan atau karakteristik tertentu yang menjadi kekuatan ketika berada di lingkungan dan situasi yang sesuai.

Beberapa kemampuan yang sering dikaitkan dengan sebagian orang ADHD antara lain kreativitas, rasa ingin tahu yang tinggi, kemampuan menghasilkan banyak ide, serta kecenderungan melihat suatu persoalan dari sudut pandang yang berbeda. Namun, hal ini bukan berarti semua orang ADHD pasti memiliki kemampuan yang sama. Potensi seseorang tetap dipengaruhi oleh kepribadian, pengalaman, lingkungan, minat, pendidikan, dan berbagai faktor lainnya.

Lantas apa saja hal yang dikuasai orang ADHD dan kenali potensi yang sering tak disadari? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (20/8/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Berpikir Kreatif dan Menghasilkan Banyak Ide

Salah satu kemampuan yang sering dikaitkan dengan ADHD adalah kreativitas, terutama dalam menghasilkan berbagai kemungkinan atau ide ketika menghadapi suatu persoalan. Cara berpikir seperti ini dapat membuat seseorang tidak selalu terpaku pada satu pola penyelesaian masalah. Ketika diberi kesempatan untuk mengeksplorasi ide, sebagian orang dengan ADHD dapat melihat hubungan antara hal-hal yang sebelumnya tampak tidak berkaitan dan menghasilkan pendekatan yang lebih tidak biasa. Namun, penelitian mengenai hubungan ADHD dan kreativitas masih menunjukkan hasil yang beragam, sehingga kemampuan ini tidak bisa dianggap sebagai karakteristik yang pasti dimiliki semua orang dengan ADHD. 

Dalam kehidupan sehari-hari, kemampuan menghasilkan banyak ide dapat terlihat ketika seseorang mencari solusi alternatif, membuat konsep baru, menyusun strategi, atau mengembangkan sebuah proyek. Misalnya, ketika satu cara tidak berhasil, ia mungkin dengan cepat memikirkan beberapa pilihan lain. Pola berpikir yang fleksibel seperti ini dapat bermanfaat dalam pekerjaan kreatif, pemecahan masalah terbuka, pengembangan produk, pembuatan konten, desain, maupun bidang lain yang tidak selalu memiliki satu jawaban benar.

Meski begitu, banyak ide tidak selalu berarti mudah menyelesaikannya. Tantangan yang mungkin muncul justru adalah menentukan ide mana yang paling realistis dan kemudian mempertahankannya sampai selesai. Karena itu, kemampuan kreatif akan semakin bermanfaat jika dibantu dengan sistem kerja yang membuat seseorang dapat memilih prioritas, memecah proyek menjadi langkah kecil, dan mencatat ide agar tidak hilang. Dengan cara tersebut, kreativitas tidak berhenti sebagai kumpulan gagasan, tetapi dapat berubah menjadi sesuatu yang benar-benar bisa diwujudkan.

2. Sangat Fokus pada Hal yang Menarik Perhatian

Sebagian orang dengan ADHD mengalami fenomena yang sering disebut hyperfocus, yaitu kondisi ketika perhatian terserap sangat dalam pada aktivitas yang dianggap menarik, menyenangkan, penting, atau memberikan rangsangan tinggi. Kondisi ini mungkin tampak bertentangan dengan gambaran umum ADHD sebagai gangguan yang berkaitan dengan kesulitan mempertahankan perhatian. Namun, perhatian pada ADHD tidak selalu berarti seseorang sama sekali tidak mampu fokus; fokus dapat sangat dipengaruhi oleh tingkat ketertarikan dan karakteristik tugas. 

Ketika sesuatu benar-benar menarik, sebagian orang dapat menghabiskan waktu yang sangat panjang untuk mempelajari atau mengerjakannya. Mereka bisa membaca berbagai sumber, mencoba berkali-kali, mencari detail, dan terus mengeksplorasi sampai merasa puas dengan hasilnya. Dalam konteks tertentu, perhatian yang sangat intens ini dapat membantu seseorang menyelesaikan pekerjaan kreatif atau mendalami bidang yang memang menjadi minatnya. Penelitian terbaru mengenai kekuatan terkait ADHD juga menemukan bahwa interest-based attention merupakan salah satu karakteristik yang paling sering dipersepsikan sebagai kekuatan. 

Namun, hyperfocus bukan berarti selalu menguntungkan. Seseorang dapat terlalu tenggelam dalam aktivitas yang disukai sampai lupa waktu, melewatkan jadwal, atau kesulitan beralih ke tugas lain. Karena itu, kemampuan ini lebih tepat dipandang sebagai potensi yang perlu dikelola daripada sebuah “superpower”. Pengingat waktu, jadwal yang jelas, jeda terencana, dan batas waktu eksternal dapat membantu mengarahkan fokus yang intens tersebut agar memberikan hasil tanpa mengganggu tanggung jawab lain.

3. Cepat Beradaptasi ketika Situasi Berubah

Fleksibilitas kognitif merupakan kemampuan untuk menyesuaikan cara berpikir ketika kondisi, informasi, atau tuntutan berubah. Beberapa penelitian menemukan adanya hubungan antara tingkat karakteristik ADHD dan fleksibilitas kognitif, meskipun hubungan tersebut tidak berarti semua orang dengan ADHD otomatis memiliki kemampuan adaptasi yang lebih baik. Dalam studi populasi umum, misalnya, karakteristik ADHD berkorelasi positif dengan fleksibilitas kognitif. 

Dalam situasi tertentu, fleksibilitas dapat terlihat dari kemampuan untuk meninggalkan rencana lama dan mencoba pendekatan baru ketika strategi sebelumnya tidak berhasil. Seseorang mungkin lebih nyaman melakukan eksperimen, mengubah urutan kerja, atau mencari cara alternatif daripada terus mempertahankan metode yang dirasakan tidak efektif. Kemampuan semacam ini dapat berguna dalam lingkungan yang dinamis, terutama pekerjaan yang sering menghadapi perubahan prioritas dan masalah yang tidak dapat diprediksi.

Di sisi lain, fleksibilitas tidak selalu sama dengan kemampuan mengatur perubahan secara sempurna. Perubahan mendadak tetap dapat membuat seseorang merasa kewalahan, terutama jika perubahan tersebut mengganggu struktur yang sudah disiapkan. Karena itu, kekuatan adaptasi akan lebih optimal apabila didukung sistem yang sederhana, seperti membuat prioritas utama, menyediakan beberapa pilihan cara kerja, dan tidak menetapkan terlalu banyak aturan yang tidak diperlukan. Dengan begitu, fleksibilitas dapat menjadi alat untuk menghadapi perubahan tanpa kehilangan arah.

4. Memiliki Energi dan Antusiasme Tinggi pada Hal yang Disukai

Energi dan dorongan untuk melakukan sesuatu juga termasuk karakteristik yang sering dilaporkan sebagai kekuatan oleh sebagian orang dengan ADHD. Dalam tinjauan terhadap penelitian mengenai kekuatan ADHD pada orang dewasa, energi atau perbedaan positif dalam tingkat aktivitas termasuk salah satu tema yang cukup sering muncul. Beberapa orang menggambarkan dirinya sebagai pribadi yang dinamis, antusias, bersemangat, dan memiliki dorongan kuat ketika mengerjakan sesuatu yang dianggap menarik. 

Energi tersebut dapat menjadi keuntungan ketika diarahkan pada aktivitas yang membutuhkan inisiatif dan keterlibatan aktif. Dalam pekerjaan atau proyek tertentu, seseorang yang antusias dapat lebih mudah memulai percakapan, menggerakkan aktivitas, mengeksplorasi ide, atau mempertahankan semangat ketika orang lain mulai kehilangan minat. Energi juga dapat membantu seseorang menikmati aktivitas yang membutuhkan banyak interaksi, kreativitas, eksplorasi, atau perubahan dari satu tugas ke tugas lainnya.

Namun, energi tinggi tetap perlu dikelola agar tidak berubah menjadi kelelahan atau kesulitan mengatur prioritas. Ada perbedaan antara memiliki banyak energi dan mampu menggunakan energi tersebut secara efektif. Jadwal yang realistis, waktu istirahat, pembagian pekerjaan, serta target yang jelas dapat membantu mengarahkan energi ke aktivitas yang benar-benar penting. Dengan pengelolaan yang tepat, antusiasme dapat menjadi modal yang mendukung produktivitas tanpa membuat seseorang terus-menerus memaksakan diri.

5. Berani Mencoba Hal Baru dan Mengambil Risiko yang Terukur

Sebagian orang dengan ADHD juga melaporkan karakteristik seperti keberanian mencoba pengalaman baru, sifat petualang, dan kesediaan mengambil risiko. Tinjauan penelitian mengenai kekuatan ADHD menemukan adanya tema adaptive risk-taking atau aspek impulsivitas yang dapat dipersepsikan secara positif dalam konteks tertentu. Penelitian kualitatif juga menemukan bahwa adventurousness dan willingness to take risks termasuk kekuatan yang pernah dilaporkan oleh orang dengan ADHD. 

Dalam situasi yang tepat, keberanian mencoba sesuatu yang belum familiar dapat membuka kesempatan baru. Seseorang mungkin lebih bersedia memulai proyek, mencoba metode berbeda, mempelajari keterampilan baru, atau memasuki bidang yang belum pernah digeluti. Dalam kewirausahaan, misalnya, keberanian mengambil keputusan di tengah ketidakpastian dapat menjadi salah satu kualitas yang berguna. Namun, hal ini bukan berarti mengambil risiko tanpa pertimbangan selalu merupakan kelebihan.

Justru, bagian pentingnya adalah membedakan berani mencoba dengan bertindak secara impulsif. Keputusan yang terlalu cepat tetap dapat menimbulkan masalah apabila tidak disertai pertimbangan mengenai konsekuensi. Karena itu, kemampuan mengambil risiko akan lebih bermanfaat jika dipadukan dengan kebiasaan berhenti sejenak sebelum mengambil keputusan besar, mempertimbangkan keuntungan dan kerugian, serta mencari informasi yang relevan. Dengan demikian, rasa ingin mencoba sesuatu yang baru dapat diarahkan menjadi keberanian yang lebih terukur.

6. Memiliki Rasa Ingin Tahu yang Tinggi

Rasa ingin tahu juga dapat menjadi salah satu potensi yang menonjol pada sebagian orang dengan ADHD. Ketertarikan terhadap sesuatu dapat mendorong seseorang untuk mencari informasi lebih jauh, mencoba berbagai pendekatan, dan mengajukan banyak pertanyaan. Dalam penelitian mengenai kekuatan ADHD, karakteristik seperti curiosity, fleksibilitas, kreativitas, dan keunikan muncul dalam berbagai laporan mengenai pengalaman orang dengan ADHD. 

Rasa ingin tahu yang tinggi dapat menjadi keuntungan dalam proses belajar karena seseorang memiliki dorongan untuk mengeksplorasi sesuatu bukan hanya karena diwajibkan. Ketika menemukan topik yang menarik, ia mungkin mencari video, membaca artikel, mencoba langsung, berdiskusi dengan orang lain, atau mempelajari berbagai sudut pandang. Pola eksplorasi seperti ini dapat membantu memperluas pengetahuan dan bahkan menghasilkan keterampilan baru yang tidak diperoleh melalui jalur belajar formal.

Tantangannya, rasa ingin tahu yang besar juga dapat membuat seseorang mudah berpindah dari satu topik ke topik lain. Ada kemungkinan sebuah proyek belum selesai tetapi perhatian sudah tertarik pada hal baru yang dianggap lebih menarik. Karena itu, rasa ingin tahu akan lebih produktif jika seseorang memiliki tempat untuk menyimpan ide dan daftar prioritas. Ide baru tidak harus langsung dikerjakan; cukup dicatat terlebih dahulu sehingga dapat kembali dieksplorasi setelah tugas utama selesai.

7. Mampu Bangkit dan Menemukan Cara Sendiri setelah Menghadapi Tantangan

Ketahanan atau resilience merupakan salah satu kekuatan yang juga muncul dalam penelitian mengenai pengalaman orang dewasa dengan ADHD. Tinjauan tahun 2026 terhadap 125 studi menemukan bahwa resilience termasuk salah satu kategori kekuatan yang dilaporkan, meskipun penelitian tersebut juga menekankan bahwa kekuatan ADHD sangat beragam dan tidak dapat digeneralisasi kepada setiap orang. 

Salah satu alasan kemampuan ini dapat berkembang adalah pengalaman menghadapi berbagai situasi yang menuntut seseorang menemukan strategi sendiri. Misalnya, seseorang mungkin perlu mencari cara berbeda untuk mengatur pekerjaan, mengingat jadwal, menyelesaikan tugas, atau menjaga konsistensi. Setelah mencoba berbagai pendekatan, ia dapat menemukan sistem yang paling sesuai dengan dirinya. Proses tersebut tidak selalu mudah, tetapi dalam jangka panjang dapat menghasilkan pemahaman yang lebih baik mengenai cara bekerja yang efektif bagi dirinya sendiri.

Meski demikian, penting untuk tidak meromantisasi tantangan ADHD seolah-olah kesulitan selalu membuat seseorang menjadi lebih kuat. ADHD tetap dapat memberikan hambatan nyata dalam kehidupan sehari-hari dan membutuhkan dukungan yang sesuai. Kekuatan seperti kreativitas, fleksibilitas, energi, rasa ingin tahu, atau ketahanan akan lebih mungkin berkembang ketika seseorang mendapatkan lingkungan yang mendukung dan strategi yang tepat. Jadi, melihat potensi bukan berarti mengabaikan tantangan, melainkan memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai pengalaman orang dengan ADHD.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Hal yang Dikuasai Orang ADHD

1. Apakah semua orang dengan ADHD memiliki kemampuan khusus?

Tidak. Setiap orang dengan ADHD memiliki karakteristik, kemampuan, tantangan, dan pengalaman yang berbeda. Beberapa orang mungkin memiliki kekuatan tertentu seperti kreativitas, rasa ingin tahu, atau fleksibilitas, tetapi kemampuan tersebut tidak otomatis dimiliki oleh semua orang dengan ADHD.

2. Apa saja hal yang dikuasai orang ADHD?

Beberapa kemampuan yang sering dilaporkan sebagai potensi pada sebagian orang dengan ADHD antara lain berpikir kreatif, fokus secara intens pada hal yang diminati, beradaptasi dengan perubahan, memiliki energi tinggi, berani mencoba hal baru, memiliki rasa ingin tahu, dan mampu mengembangkan ketahanan dalam menghadapi tantangan.

3. Apakah orang ADHD lebih kreatif daripada orang lain?

Belum tentu. Sejumlah penelitian menemukan hubungan antara karakteristik ADHD dan aspek kreativitas tertentu, tetapi hasil penelitian secara keseluruhan masih beragam. Karena itu, lebih tepat mengatakan bahwa sebagian orang dengan ADHD dapat memiliki kemampuan kreatif yang menonjol, bukan bahwa semua orang ADHD pasti lebih kreatif.

4. Apa yang dimaksud dengan hyperfocus pada ADHD?

Hyperfocus merupakan kondisi ketika seseorang sangat terserap dalam aktivitas yang dianggap menarik atau penting sehingga sulit mengalihkan perhatian ke hal lain. Kondisi ini dapat membantu seseorang mendalami bidang yang diminati, tetapi juga dapat membuatnya lupa waktu atau mengabaikan tugas lain.

5. Apakah rasa ingin tahu yang tinggi bisa menjadi kelebihan orang ADHD?

Pada sebagian orang, rasa ingin tahu dapat menjadi potensi positif karena mendorong mereka mengeksplorasi informasi, mencoba hal baru, dan mempelajari berbagai topik. Namun, rasa ingin tahu juga perlu dikelola agar tidak membuat seseorang terlalu sering berpindah perhatian sebelum menyelesaikan tugas sebelumnya.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6