8 Barang yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Lemari Kamar Tidur, Bikin Ruang Cepat Penuh

Ketahui barang yang sebaiknya tidak disimpan di lemari kamar tidur agar ruang tetap rapi, bersih, dan tidak penuh.

Diterbitkan 13 Agustus 2026, 11:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Lemari kamar tidur biasanya menjadi salah satu tempat penyimpanan terbesar di rumah. Namun, karena ruangnya cukup luas, lemari juga mudah menjadi tempat menumpuk berbagai barang yang sebenarnya tidak perlu disimpan di sana, terutama ketika ruang penyimpanan di rumah terbatas. Untuk membantu menyaring isi lemari kamar tidur, ada sejumlah barang yang disarankan untuk dipindahkan agar ruang penyimpanan lebih lega dan tertata.

Jika ruang penyimpanan di rumah sangat terbatas, beberapa aturan ini mungkin perlu disesuaikan. Lemari serbaguna sering kali diperlukan karena keterbatasan ruang. Dalam kondisi tersebut, yang terpenting bukan kategori barang yang disimpan bersama, melainkan bagaimana setiap kategori tersebut ditata. 

Selengkapnya barang yang sebaiknya tidak disimpan di lemari kamar tidur, dilansir Liputan6.com dari laman Real Simple, Kamis (13/8).

1. Sepatu

Meskipun sepatu dapat ditata dengan indah di dalam lemari kamar tidur, lemari atau rak sepatu di dekat pintu masuk sebenarnya menjadi pilihan yang lebih baik. Area tersebut merupakan tempat yang tepat untuk mengenakan dan melepas sepatu sehingga kotoran dari luar tidak terbawa ke seluruh rumah.

Selain itu, sepatu juga cenderung menimbulkan bau sehingga kurang ideal jika disimpan bersama pakaian di dalam lemari kamar tidur.

Bagi yang memiliki banyak koleksi sepatu, sepatu yang kokoh, seperti sepatu bot, serta sepatu yang sering digunakan sebaiknya tetap disimpan di dekat pintu masuk. Sementara itu, ruang penyimpanan di lemari kamar tidur dapat digunakan untuk sepatu yang hanya dipakai pada acara tertentu atau sepatu yang sedang tidak digunakan karena berbeda musim.

2. Tas Tangan

Aturan umumnya adalah menyimpan barang di tempat barang tersebut digunakan. Seperti sepatu, tas tangan biasanya digunakan saat hendak keluar rumah sehingga lebih baik disimpan di dekat pintu masuk agar mudah diambil. Tas tangan, payung, dan mantel yang sering digunakan juga sebaiknya diletakkan di area tersebut agar tidak membuat lemari kamar tidur semakin berantakan.

Jika koleksi tas terlalu banyak untuk disimpan di lemari dekat pintu masuk, tas yang digunakan sehari-hari dapat ditempatkan di sana. Sementara itu, tas yang jarang digunakan bisa disimpan di lemari kamar tidur.

3. Pakaian Luar dan Aksesori

Mantel dan jaket, serta aksesori seperti sarung tangan, topi, dan syal, umumnya tidak digunakan ketika berada di dalam rumah. Karena itu, barang-barang tersebut sebaiknya disimpan di tempat yang memang digunakan untuk mengenakannya, seperti area masuk, ruang penyimpanan sepatu, atau lemari mantel.

Dengan begitu, lebih banyak ruang di lemari kamar tidur dapat digunakan untuk menyimpan barang-barang lainnya.

4. Makanan

Makanan dapat menarik hama. Beberapa jenis hama, termasuk tikus dan serangga, juga dapat bersarang di dalam atau memakan pakaian. Hama tersebut terutama menyukai serat alami seperti kasmir.

Karena itu, makanan sebaiknya dijauhkan dari lemari kamar tidur. Jika makanan memang harus disimpan di dalam lemari, makanan kaleng dapat menjadi pilihan karena tidak menarik hama. Alternatif lainnya adalah menggunakan wadah plastik kedap udara.

5. Produk Kecantikan yang Tidak Terkunci

Produk kecantikan cair, seperti sampo, losion, dan parfum, dapat tumpah atau pecah. Jika hal tersebut terjadi di dalam lemari kamar tidur, cairan dapat menimbulkan kekacauan dan berpotensi merusak pakaian yang disimpan di dalamnya.

Pilihan terbaik adalah menyimpan perlengkapan mandi tersebut di kamar mandi, baik di lemari handuk, lemari obat, maupun ruang penyimpanan di bawah wastafel.

Namun, jika persediaan produk kamar mandi memang harus disimpan di lemari pakaian, gunakan wadah yang tepat untuk mengantisipasi kemungkinan tumpahan. Wadah anti bocor yang terbuat dari plastik atau bahan lain dapat membantu mencegah kekacauan jika produk tersebut tumpah.

6. Pakaian Kotor

Keranjang cucian sebenarnya dapat ditempatkan di dalam atau di dekat lemari karena pakaian biasanya dikenakan dan dilepas di area tersebut. Namun, keranjang cucian sebaiknya tidak diletakkan di dalam lemari jika tidak terbiasa mengosongkannya secara teratur atau memiliki banyak pakaian olahraga dan barang-barang yang cepat menimbulkan bau.

Untuk mencegah lemari kamar tidur menjadi berbau, salah satu pilihan adalah menggunakan keranjang cucian berpenutup untuk menyamarkan sebagian bau. Selain itu, pakaian dapat dicuci lebih sering atau keranjang cucian dipindahkan ke ruang yang lebih terbuka maupun ruang cuci.

7. Tumpukan Barang

Ketika ruang penyimpanan di rumah terbatas, lemari kamar tidur dapat berubah menjadi tempat menyimpan berbagai barang yang sebenarnya tidak digunakan di kamar tidur. Barang-barang tersebut dapat berupa koleksi permainan papan, produk pembersih, hingga kursi lipat cadangan.

Jika barang-barang tersebut memang tidak dapat ditempatkan di tempat lain, buatlah zona khusus di dalam lemari. Dengan cara ini, barang-barang yang tidak berkaitan dengan pakaian bersih tidak bercampur begitu saja.

Misalnya, keranjang di bagian bawah lemari dapat digunakan untuk menyimpan produk pembersih, sedangkan rak di bagian atas dapat digunakan untuk permainan papan.

8. Pakaian yang Tidak Anda Kenakan

Ironisnya, barang yang paling perlu diperhatikan di dalam lemari justru pakaian. Sebagian besar ruang di lemari kamar tidur didominasi oleh pakaian yang jarang atau bahkan sama sekali tidak terpakai.

Menurut Jill Czarnik yang dikutip dari Real Simple, di Amerika Serikat, orang cenderung mengenakan pakaian sebanyak tujuh hingga 10 kali sebelum membuangnya. Berdasarkan rata-rata tersebut, terdapat puluhan pakaian di dalam lemari yang mungkin hanya pernah dikenakan sekali atau bahkan belum pernah digunakan sama sekali.

Karena itu, pakaian di dalam lemari perlu diperiksa kembali. Pakaian dengan pemikiran seperti “mungkin suatu hari nanti akan saya pakai” atau “sudah tidak muat, tetapi mungkin suatu hari nanti akan muat lagi” dapat dipertimbangkan untuk disingkirkan.

Pakaian seperti ini tidak hanya menghabiskan ruang, tetapi juga dapat memicu penilaian terhadap diri sendiri dan stres yang sebenarnya tidak diperlukan. Dalam konteks ini, mengurangi isi lemari justru dapat menjadi bentuk penambahan kualitas dalam hidup.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Barang yang Sebaiknya Tidak Disimpan dii Lemari Kamar Tidur

1. Barang apa saja yang sebaiknya tidak disimpan di lemari kamar tidur?

Beberapa barang yang sebaiknya tidak disimpan di lemari kamar tidur antara lain sepatu yang sering digunakan, tas tangan sehari-hari, pakaian luar dan aksesori, makanan, produk kecantikan cair yang tidak disimpan dalam wadah anti bocor, pakaian kotor, tumpukan barang, serta pakaian yang sudah tidak dikenakan.

2. Mengapa makanan sebaiknya tidak disimpan di lemari kamar tidur?

Makanan dapat menarik hama seperti tikus dan serangga yang juga dapat bersarang di dalam atau memakan pakaian, terutama pakaian berbahan serat alami seperti kasmir.

3. Apakah sepatu boleh disimpan di lemari kamar tidur?

Sepatu tetap boleh disimpan di lemari kamar tidur, terutama sepatu untuk acara khusus atau yang sedang tidak digunakan karena berbeda musim. Namun, sepatu yang sering digunakan dan sepatu kokoh seperti sepatu bot sebaiknya disimpan di dekat pintu masuk.

4. Bolehkah keranjang cucian diletakkan di dalam lemari kamar tidur?

Keranjang cucian boleh ditempatkan di dalam atau di dekat lemari. Namun, sebaiknya dipindahkan jika keranjang tidak rutin dikosongkan atau berisi banyak pakaian olahraga dan pakaian yang cepat menimbulkan bau.

5. Mengapa pakaian yang sudah jarang atau tidak pernah dikenakan sebaiknya disingkirkan?

Pakaian yang jarang atau tidak pernah dikenakan hanya menghabiskan ruang di lemari. Selain itu, pakaian yang sudah tidak muat tetapi masih disimpan dengan harapan akan dikenakan suatu hari nanti dapat memicu penilaian terhadap diri sendiri dan stres yang tidak diperlukan.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6