Liputan6.com, Jakarta - Melon menjadi salah satu buah favorit banyak orang karena memiliki rasa manis, tekstur renyah, dan kandungan air yang melimpah. Buah ini cocok dinikmati langsung, dijadikan jus, salad, hingga pelengkap hidangan penutup. Namun, tidak sedikit orang yang merasa kecewa setelah membeli melon karena ternyata rasanya hambar, terlalu keras, atau justru sudah terlalu matang sehingga daging buahnya lembek.
Memilih melon yang berkualitas memang memerlukan sedikit ketelitian. Sekilas, hampir semua melon terlihat serupa ketika berada di rak pasar atau supermarket. Padahal, ada beberapa tanda yang dapat membantu Anda mengetahui apakah buah tersebut sudah matang sempurna, memiliki kadar gula tinggi, dan siap dikonsumsi. Mengetahui ciri-ciri ini juga membantu Anda menghindari pembelian melon yang masih mentah atau kualitasnya sudah mulai menurun.
Lantas bagaimana cara memilih melon manis dan matang di pasar? Bagaimana tandanya yang perlu diperhatikan sebelum membeli? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (4/8/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
1. Perhatikan Warna Kulit Melon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302892/original/009156500_1784610713-baae51bd-6e11-4572-9bab-be8343ec68d7.jpg)
Warna kulit merupakan indikator pertama yang dapat menunjukkan tingkat kematangan melon. Pada sebagian besar jenis melon berjaring (net melon), kulit yang sudah matang biasanya berubah menjadi krem kekuningan atau kuning keemasan. Warna tersebut menandakan proses pematangan telah berlangsung optimal sehingga kandungan gula di dalam buah berkembang lebih baik. Sebaliknya, melon yang masih berwarna hijau pekat umumnya belum matang sempurna dan rasanya cenderung kurang manis.
Selain warna dasar kulit, perhatikan juga apakah warnanya merata di hampir seluruh permukaan buah. Melon yang memiliki perubahan warna secara konsisten biasanya matang secara alami di pohon. Hindari buah yang masih memiliki banyak bercak hijau karena kemungkinan besar bagian dalamnya masih keras dan belum mencapai tingkat kemanisan maksimal.
Namun, warna kulit sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya patokan. Beberapa varietas melon memang memiliki karakter warna yang sedikit berbeda. Oleh karena itu, sebaiknya kombinasikan pemeriksaan warna dengan tanda-tanda lain seperti aroma, berat, hingga kondisi tangkai agar hasilnya lebih akurat.
Advertisement
2. Cium Aromanya, Melon Matang Mengeluarkan Wangi Manis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314844/original/044026000_1785808465-MEncium_Melon.jpeg)
Aroma menjadi salah satu indikator paling mudah untuk mengetahui tingkat kematangan melon. Melon yang sudah matang biasanya mengeluarkan aroma manis yang lembut dan segar, terutama pada bagian pangkal buah atau area bekas tangkai. Wangi tersebut muncul karena proses pematangan telah menghasilkan senyawa aromatik alami yang juga menandakan kandungan gula di dalam buah telah berkembang dengan baik. Semakin harum aromanya, umumnya semakin siap pula melon untuk dikonsumsi.
Sebaliknya, melon yang hampir tidak memiliki aroma biasanya masih belum matang sehingga rasa daging buahnya cenderung hambar dan teksturnya lebih keras. Di sisi lain, aroma yang terlalu menyengat atau bahkan tercium seperti hasil fermentasi patut diwaspadai. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda bahwa melon sudah terlalu matang atau mulai mengalami penurunan kualitas akibat penyimpanan yang terlalu lama. Buah seperti ini biasanya memiliki tekstur yang terlalu lembek dan masa simpannya jauh lebih singkat.
Saat memilih di pasar, dekatkan melon ke hidung tanpa perlu menekan atau menggores kulitnya. Cium bagian pangkal buah secara perlahan karena area ini biasanya mengeluarkan aroma paling kuat. Jika tercium wangi yang manis, segar, dan alami tanpa bau asam, besar kemungkinan melon tersebut memiliki rasa yang legit serta daging buah yang renyah ketika dibelah.
3. Pilih Melon yang Terasa Berat untuk Ukurannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/843186/original/086885700_1428081118-melon_yubari.jpg)
Berat melon juga menjadi petunjuk penting yang sering digunakan pedagang buah berpengalaman. Dua buah melon dengan ukuran yang hampir sama bisa memiliki bobot yang berbeda. Melon yang terasa lebih berat umumnya mengandung lebih banyak air sehingga daging buahnya lebih segar, padat, dan bertekstur juicy. Kandungan air yang tinggi juga sering kali berkaitan dengan kualitas buah yang masih prima.
Sebaliknya, melon yang terasa ringan untuk ukurannya bisa saja telah kehilangan sebagian kadar air selama penyimpanan. Hal tersebut dapat membuat tekstur daging buah menjadi kurang renyah dan rasa manisnya tidak seintens melon yang masih segar. Dalam beberapa kasus, bobot yang terlalu ringan juga dapat menunjukkan bahwa buah dipanen sebelum matang sempurna sehingga proses pembentukan gula belum berlangsung maksimal.
Cara mengeceknya cukup sederhana. Pegang dua atau tiga melon dengan ukuran yang mirip, kemudian bandingkan bobotnya secara bergantian. Pilih buah yang terasa paling padat dan berat di tangan. Metode sederhana ini sering digunakan oleh pedagang maupun pembeli berpengalaman karena mampu membantu menemukan melon yang kualitasnya lebih baik tanpa harus membelah buah terlebih dahulu.
Advertisement
4. Periksa Pola Jaring (Netting) pada Kulit Melon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302893/original/016521800_1784610713-1.jpg)
Pada jenis melon berjaring, pola netting merupakan salah satu ciri yang dapat menunjukkan kualitas buah. Melon yang matang umumnya memiliki jaring berwarna krem atau cokelat muda yang tampak tebal, kasar, dan menyebar merata di seluruh permukaan kulit. Pola jaring tersebut terbentuk secara alami selama proses pertumbuhan dan menjadi salah satu tanda bahwa buah berkembang dengan baik hingga mencapai kematangan optimal.
Sebaliknya, jika pola jaring terlihat tipis, renggang, atau tidak merata, hal tersebut dapat mengindikasikan bahwa buah dipanen terlalu dini atau pertumbuhannya kurang maksimal. Akibatnya, rasa melon berpotensi kurang manis dan teksturnya tidak sepadat buah yang memiliki jaring rapat. Meskipun demikian, perlu diingat bahwa karakter jaring juga dipengaruhi oleh varietas melon sehingga sebaiknya tetap dikombinasikan dengan pemeriksaan ciri lainnya.
Saat memilih di pasar, usapkan tangan secara perlahan pada permukaan kulit melon. Jaring yang terasa menonjol, kasar, dan menyelimuti hampir seluruh buah biasanya menjadi pertanda positif. Selain menunjukkan kematangan, kondisi tersebut juga sering dikaitkan dengan kualitas daging buah yang lebih tebal, renyah, dan memiliki cita rasa manis alami.
5. Cek Kondisi Tangkai atau Bekas Tangkainya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570664/original/025574900_1777535687-Panen_Melon_Manis_di_Halaman_Rumah.jpg)
Kondisi tangkai atau bekas tangkai sering kali menjadi petunjuk yang luput dari perhatian pembeli. Padahal, bagian ini dapat memberikan gambaran mengenai tingkat kematangan melon saat dipanen. Pada melon yang matang alami, bekas tangkai biasanya terlihat kering, bersih, dan sedikit cekung. Warna di sekitar tangkai juga cenderung krem hingga kecokelatan, menandakan buah telah mencapai kematangan optimal sebelum dipetik.
Sebaliknya, jika tangkai masih tampak hijau segar atau sulit terlepas dari buah, ada kemungkinan melon dipanen terlalu awal. Buah yang dipetik sebelum matang penuh memang masih dapat mengalami proses pematangan selama penyimpanan, tetapi rasa manisnya umumnya tidak akan seoptimal melon yang matang di tanaman. Di sisi lain, bekas tangkai yang terlihat lembap, berjamur, atau menghitam juga perlu diwaspadai karena dapat menjadi tanda buah mulai mengalami pembusukan.
Luangkan waktu untuk mengamati area tangkai sebelum memutuskan membeli. Pastikan tidak ada retakan besar, cairan yang keluar, maupun bekas benturan di sekitarnya. Melon dengan bekas tangkai yang kering dan utuh umumnya memiliki daya simpan lebih baik serta kualitas daging buah yang masih segar.
Advertisement
6. Tekan Perlahan Ujung Buah, Jangan Terlalu Keras atau Terlalu Lunak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302890/original/095564800_1784610712-6575fed6-a838-4a1e-a924-92c845618bbc.jpg)
Cara sederhana lain untuk mengecek kematangan melon adalah dengan menekan bagian ujung buah yang berlawanan dengan bekas tangkai. Gunakan ibu jari dan berikan tekanan yang sangat ringan. Melon yang matang biasanya akan terasa sedikit lentur atau empuk, tetapi tidak sampai penyok. Tekstur seperti ini menunjukkan bahwa daging buah telah berkembang sempurna dan siap dikonsumsi.
Apabila permukaan buah terasa sangat keras tanpa sedikit pun memberikan respons saat ditekan, kemungkinan melon masih mentah sehingga rasa manisnya belum maksimal. Sebaliknya, jika bagian tersebut terlalu lunak atau mudah penyok, buah mungkin sudah terlalu matang atau mulai mengalami kerusakan pada bagian dalam. Kondisi seperti ini biasanya membuat tekstur melon menjadi lembek dan masa simpannya jauh lebih singkat.
Saat melakukan pemeriksaan, hindari menekan terlalu kuat karena dapat merusak buah, terutama jika masih akan dijual kepada pembeli lain. Tekanan ringan sudah cukup untuk membantu membedakan melon yang matang, belum matang, maupun yang kualitasnya mulai menurun. Teknik sederhana ini banyak digunakan karena praktis dan dapat dilakukan hanya dalam hitungan detik.
7. Hindari Melon yang Memiliki Cacat atau Kerusakan pada Kulit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302894/original/022461100_1784610713-cbe4b553-0045-40b2-90e8-6153408139b2.jpg)
Meski kulit melon tidak dikonsumsi, kondisinya tetap mencerminkan kualitas buah di bagian dalam. Pilihlah melon yang kulitnya utuh, bersih, dan bebas dari luka sayatan, memar, retakan besar, atau lubang kecil akibat serangan hama. Kulit yang masih dalam kondisi baik membantu melindungi daging buah dari masuknya bakteri, jamur, maupun kotoran yang dapat mempercepat pembusukan.
Perhatikan pula apakah terdapat bercak yang terlalu lembek, area yang menghitam, atau bagian kulit yang mengeluarkan cairan. Tanda-tanda tersebut sering kali menunjukkan bahwa proses pembusukan sudah dimulai meskipun belum terlihat dari luar secara keseluruhan. Selain itu, hindari melon yang memiliki banyak goresan dalam karena dapat memperpendek masa simpan setelah dibawa pulang.
Memeriksa kondisi kulit secara menyeluruh hanya membutuhkan waktu singkat, tetapi dapat mengurangi risiko mendapatkan buah dengan kualitas buruk. Dengan memilih melon yang kulitnya mulus, dipadukan dengan pemeriksaan warna, aroma, berat, pola jaring, tangkai, dan teksturnya, peluang memperoleh melon yang manis, renyah, segar, dan kaya air akan jauh lebih besar.
Advertisement
Pertanyaan & Jawaban Seputar Cara Memilih Melon Manis dan Matang di Pasar
1. Apakah melon yang lebih berat pasti lebih manis?
Belum tentu, tetapi melon yang terasa lebih berat dibanding ukurannya biasanya memiliki kandungan air yang lebih tinggi dan kualitas daging buah yang lebih baik.
2. Bagaimana cara mengetahui melon matang tanpa membelahnya?
Perhatikan warna kulit, aroma, berat buah, pola jaring, kondisi tangkai, tekstur saat ditekan, serta pastikan kulitnya tidak mengalami kerusakan.
3. Apakah melon yang masih hijau bisa menjadi manis setelah disimpan?
Melon dapat melunak setelah disimpan, tetapi kadar gulanya umumnya tidak bertambah banyak. Karena itu, sebaiknya pilih melon yang memang sudah matang saat dibeli.
4. Mengapa aroma melon penting saat memilih buah?
Aroma manis yang alami menandakan proses pematangan berlangsung optimal sehingga rasa buah biasanya lebih legit dan siap dikonsumsi.
5. Apakah semua jenis melon memiliki pola jaring pada kulitnya?
Tidak. Pola jaring umumnya ditemukan pada melon jenis net melon atau rock melon, sedangkan beberapa varietas lain memiliki kulit yang halus tanpa jaring.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4562108/original/018876600_1693790769-cek_fakta_gizi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314568/original/051669400_1785750475-cek_fakta_-_prabowo_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5321099/original/046540500_1755663228-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__75_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314843/original/002184700_1785808245-Memilih_Melon_yang_Matang_dan_Manis.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4473583/original/010189000_1687242103-Emi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309365/original/028939600_1785225641-85fe5CoPkb7XeiN7PcGJSrLW2KsyrhWe9NkSUe4q.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4681527/original/029738600_1702271706-pexels-sam-lion-6001192.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314675/original/050077800_1785758688-Gemini_Generated_Image_wfc8jewfc8jewfc8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314705/original/022478400_1785762573-2148817315.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314618/original/022873000_1785754289-429eeddc-d0d0-4af5-a09b-9f710ec7831b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5235847/original/008548600_1748436881-horny-short-haired-lady-glasses-with-red-lipstick-is-emotionally-exulting-while-sitting-working-place-with-laptop-croissant.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314594/original/030955300_1785753426-cover_kamar_ma2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309591/original/061486000_1785231667-lvKo5C4PN9YjGg2WFYDxJZeDvfVVKhX4R7MF7tU7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314426/original/053768000_1785746431-cf183256-5cd0-45f7-8e11-a40dbf522189.jpg)