Liputan6.com, Jakarta - Kapan terakhir kali Anda membersihkan wastafel dapur? Jika dibiarkan, sisa kotoran dari cucian piring dan gelas bisa membentuk kerak di wastafel yang mungkin sulit dibersihkan. Kabar baiknya, ada cara yang masih bisa Anda lakukan untuk membersihkan kerak wastafel dapur tanpa perlu membeli baru.
Tidak hanya membuatnya terlihat jorok, kerak yang tertinggal di wastafel bisa membuat tempat cuci piring ini mudah rusak. Lebih lanjut, sisa-sisa kotoran yang mengeras ini mungkin menyebabkan saluran air tersumbat.Â
Oleh karena itu, penting untuk membersihkan kerak wastafel dapur secara berkala supaya hasil cucian piring pun terjaga kebersihannya. Mengikuti cara yang telah dirangkum Liputan6, Rabu (7/1/2026) berikut, Anda bisa membersihkan kerak wastafel dan membuatnya terlihat seperti baru.
Advertisement
Cara Mudah Membersihkan Kerak Wastafel Dapur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3147440/original/033136700_1591676407-sink-1417457_1920.jpg)
1. Bersihkan Sisa Kotoran
Sebelum membersihkan wastafel, pastikan Anda menggunakan sarung tangan. Setelah itu, mulailah dengan mengeluarkan semua sisa kotoran yang ada di dalam wastafel.
Dengan wastafel yang benar-benar bersih, Anda akan mendapatkan area kerja yang lebih luas sehingga setiap sudut, celah kecil, dan bagian tepi wastafel bisa dibersihkan dengan lebih mudah.
2. Bilas Wastafel
Gunakan air hangat suam-suam kuku untuk membilas seluruh permukaan wastafel. Air hangat membantu melonggarkan sisa makanan, minyak, dan kotoran yang menempel. Dengan membilas terlebih dahulu, proses selanjutnya akan lebih mudah karena sebagian kotoran sudah terangkat.
3. Gunakan Sabun Cuci Piring
Tuangkan beberapa tetes sabun cuci piring ke spon atau sikat, lalu gosok seluruh bagian wastafel, termasuk keran dan gagangnya. Pastikan spon atau sikat yang digunakan bukan untuk cuci piring, melainkan spon atau sikat bekas.
Sabun cuci piring membantu memecah lapisan lemak dan kerak minyak sehingga permukaan menjadi lebih bersih. Pastikan Anda menggosok dengan gerakan memutar agar hasilnya lebih merata.
4. Baking Soda untuk Noda Membandel
Taburkan baking soda ke permukaan wastafel, kemudian gosok dengan spon atau sikat. Baking soda memiliki sifat yang sedikit abrasif sehingga mampu membantu mengangkat noda membandel dan kerak tanpa merusak atau menggores permukaan wastafel.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5462033/original/046241800_1767501570-Metode_Soda_Kue___Cuka_untuk_Kerak_Kompor_Gas.jpg)
5. Disinfeksi dengan Cuka
Semprotkan cuka putih ata tuangkan cuka yang sudah diencerkan ke seluruh permukaan wastafel dan diamkan beberapa menit.
Cuka berfungsi sebagai disinfektan alami yang membantu membunuh bakteri serta menghilangkan bau tidak sedap. Setelah didiamkan, bilas kembali dengan air hangat agar sisa cuka terangkat.
6. Buat Seperti Baru dengan Lemon
Belah lemon menjadi dua lalu gosokkan pada permukaan wastafel. Lemon memberikan aroma segar sekaligus kilau alami. Menurut laman Remora Cleaning, kandungan asam pada lemon akan membantu melarutkan bercak air dan endapan mineral sehingga wastafel terlihat semakin bersih.
7. Bersihkan Saluran Pembuangan
Gunakan sikat gigi bekas untuk menyikat area sekitar lubang pembuangan. Bila perlu, tuangkan campuran baking soda dan cuka ke dalam saluran pembuangan untuk membantu melonggarkan sumbatan serta menghilangkan bau kurang sedap.
8. Keringkan dan Poles
Terakhir, keringkan wastafel dengan kain microfiber agar tidak muncul bercak air dan goresan. Mengeringkan dan memoles wastafel akan membuat tampilannya lebih bersih sehingga terlihat seperti baru.
Advertisement
Tips Mencegah Pembentukan Kerak di Wastafel Dapur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4690096/original/037778300_1702887584-pexels-ready-made-3847573.jpg)
- Bilas setelah digunakan: Setiap selesai mencuci piring atau bahan makanan, biasakan membilas wastafel dengan air mengalir agar sisa sabun dan minyak tidak mengering menjadi kerak.
- Keringkan permukaan: Lap wastafel dengan kain microfiber setelah dipakai. Air yang dibiarkan menggenang bisa meninggalkan noda putih dan endapan mineral.
- Gunakan saringan wastafel: Pasang saringan agar sisa makanan tidak masuk ke saluran pembuangan, sehingga tidak menumpuk dan menimbulkan bau serta lendir.
- Cek kebocoran keran: Tetesan air terus-menerus dapat memicu bercak air dan karat, jadi sebaiknya Anda segera memperbaiki keran yang bocor.
People Also Asked
Seberapa sering wastafel dapur harus dibersihkan?
Supaya tidak terbentuk kerak, Anda sebaiknya membersihkan wastafel setiap hari setelah digunakan. Pada frekuensi ini, Anda cukup menggunakan air bersih. Sementara itu, pembersihan secara menyeluruh bisa dilakukan seminggu sekali.
Bolehkah membersihkan wastafel dengan air panas?
Hindari penggunaan air panas karena mungkin merusak saluran pembuangan wastafel. Cukup gunakan air hangat suam-suam kuku.
Apakah boleh membersihkan kerak wastafel menggunakan porstex?
Boleh, tapi perlu berhati-hati. Pasalnya, porstex umumnya mengandung bahan kimia keras (HCl) yang efektif melarutkan kerak membandel, tetapi juga bisa merusak bahan wastafel tertentu dan berisiko untuk kesehatan jika digunakan sembarangan.
Apakah wastafel dapur perlu diganti?
Tidak ada aturan pasti kapan wastafel perlu diganti, mengingat pemasangannya mungkin membutuhkan waktu karena mempertimbangan saluran pembuangan. Namun, Anda bisa mempertimbangkannya untuk mengganti jika ada bagian yang bolong atau kerak menahun.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312395/original/029328500_1785490278-Screenshot_2026-07-31_154400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5394044/original/017340400_1761624269-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4561046/original/077410800_1693654037-pexels-george-negritsoyski-9753117.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493729/original/019630100_1770264854-Larutan_Garam_Kasar_dan_Air_Panas__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3147439/original/005936800_1591676407-sink-208143_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2216745/original/005505100_1526533221-_2__776314-bagian-dapur-yang-jorok.jpg)