Arti NT dalam Bahasa Gaul, Ini Asal Kata dan Bagaimana Proses Terbentuknya

NT merupakan sebuah singkatan dari "Nice Try," yang artinya secara harfiah percobaan yang bagus.

Diperbarui 11 Juni 2025, 16:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Tidak bisa dipungkiri jika interaksi di media sosial, baik itu Facebook, Twitter, Instagram, maupun TikTok, telah berkontribusi dalam perkembangan bahasa, khususnya dalam munculnya istilah-istilah baru, termasuk NT.

Sebagian besar istilah baru yang muncul belakangan ini berasal dari interaksi atau aktivitas di media sosial. Sebut saja seper ilfeel, gaje, baper, gercep, dan sebagainya. Semua istilah itu berasal dari aktivitas di media sosial.

Baru-baru ini muncul juga istilah baru di TikTok, yakni NT. NT merupakan sebuah singkatan dari "Nice Try," yang artinya secara harfiah percobaan yang bagus. Namun karena demi kemudahan dalam ragam bahasa tulis di media sosial, makan istilah tersebut disingkat menjadi NT.

Istilah baru dalam bahasa gaul seperti NT, muncul tidak lepas dari kreativitas para pengguna media sosial agar percakapan menjadi lebih sederhana. Beberapa istilah muncul sebagai singkatan, seperti NT, beberapa istilah lain muncul dalam bentuk akronim.

Menurut Mulyana (2008) yang dikutip dalam jurnal berjudul "Dampak Penggunaan Bahasa Gaul di Kalangan Remaja Terhadap Bahasa Indonesia", bahasa gaul merupakan sekumpulan kata atau istilah yang memiliki makna khusus, unik, menyimpang, atau bahkan bertentangan dengan arti yang umum ketika digunakan oleh individu-individu dari subkultur tertentu.

Lalu bagaimana istilah bahasa gaul NT digunakan? Berikut ulasan lengkapnya, seperti yang telah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (11/6/2025).

Penggunaan Nice Try

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, NT merupakan singkatan dari "Nice Try," yang secara harfiah berarti percobaan yang bagus. Dalam konteks percakapan bahasa Inggris, nice try digunakan untuk memberikan apresiasi terhadap upaya atau usaha seseorang.

Namun, istilah nice try ini hanya bisa digunakan di situasi-situasi tertentu. Untuk situasi lain, kadang lebih tepat untuk menggunakan frasa nice work atau nice move. Dalam sebuah forum HiNative dijelaskan bahwa, nice try, nice work, dan nice move digunakan dalam situasi yang berbeda-beda.

Nice try adalah ungkapan yang digunakan untuk menghargai atau mengapresiasi kerja keras seseorang atas sesuatu yang telah mereka coba lakukan namun gagal.

(1) “You have at least participated in the race. Winning is not important. Nice try!”

“Kamu setidaknya telah berpartisipasi dalam perlombaan. Menang itu tidak penting. Usaha yang bagus."

Nice work adalah ungkapan yang digunakan untuk mengapresiasi atau menghargai seseorang atas usahanya dalam melakukan suatu pekerjaan yang telah selesai dilakukan.

(2) "You have set the table already! Nice work!”

"Kamu sudah selesai menata meja! Kerja bagus!"

Nice move adalah ungkapan yang digunakan ketikan seseorang berhasil melakukan upaya yang membuat orang lain merasa senang. Biasanya, nice move digunakan untuk memuji usaha yang dilakukan seseorang untuk menyenangkan lawan jenis yang disukai.

(3) “Ella looked impressed tonight. Maybe you guys can hook up later again. Nice move mate.”

“Ella tampak mengesankan malam ini. Mungkin kalian bisa berhubungan lagi nanti. Langkah yang bagus sobat.”

Penggunaan NT di Media Sosial

Lalu, apakan NT yang merupakan singkatan Nice Try digunakan dengan cara yang sama dalam bahasa gaul di media sosial? Sama seperti Nice Try yang digunakan dalam percakapan bahasa Inggris, NT juga digunakan untuk memberikan apresiasi atau penghargaan atas suatu usaha atau upaya yang belum berhasil. Namun bedanya, NT tidak hanya bisa disampaikan kepada orang lain, namun juga bisa disampaikan pada diri sendiri.

Berdasarkan hasil penelusuran di media sosial Twitter, istilah NT mulai muncul ketika musim pengumuman hasil tes masuk perguruan tinggi. Beberapa orang yang tidak lolos seleksi membagikan hasil seleksi mereka dengan menambahkan caption "NT."

Maka tidak mengherankan jika banyak pengguna Twitter menggunakan istilah NT sebagai caption ketika membagikan kegagalan mereka dalam seleksi masuk perguruan tinggi. Kegagalan dalam seleksi masuk perguruan tinggi ini dianggap sebagai upaya atau usaha yang bagus. Dengan kata lain, mereka berusaha untuk mengapresiasi atau menghargai upaya yang telah mereka lakukan meski pada akhirnya mereka tidak berhasil.

Pembentukan Bahasa Gaul

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, aktivitas di media sosial berkontribusi dalam munculnya istilah baru dalam bahasa gaul. Istilah-istilah dalam bahasa gaul ini muncul dengan berbagai bentuk. Duddy Zein1 dan Wagiati (2018), menjelaskan bahwa istilah dalam bahasa gaul ini muncul dalam tiga bentuk, yakni bentuk singkatan, akronim, dan reduksi.

Mengutip buku karya Erfina Maulidah Khabib berjudul Slang Words To Master English Conversation (2021), bagaimana proses pembentukan bahasa gaul melibatkan banyak unsur seperti penggunaan metafora, simile, etimologi rakyat, distorsi suara dalam kata-kata, generalisasi, spesialisasi, kliping, penggunaan akronim, elevasi dan degenerasi, metonimia, synecdoche, hiperbola, serapan dari bahasa asing, dan permainan eufemisme.

Bahasa Gaul Singkatan

Singkatan atau abreviasi secara sederhana merupakan sebuah huruf atau sekumpulan huruf sebagai bentuk pendek dari sebuah atau beberapa kata. Selain karena faktor efisiensi, istilah dalam bahasa gaul dalam bentuk singkatan juga dipengaruhi faktor tingkat kreativitas linguistis yang cukup tinggi di kalangan kaum muda.

NT merupakan salah satu istilah dalam bahasa gaul yang berbentuk singkatan. Selain itu masih ada banyak lagi istilah dalam bentuk singkatan, antara lain sbeagai berikut:

1. TBL: Takut Banget Loh.

2. CBL: Cakep Banget Loh atau bisa Cantik Banget Loh.

3. BTW: By The Way

4. BT/Bete: Boring Total atau bosan total.

5. TBH: To Be Honest

6. AFAIK: As Far As I Know

7. NP: No Problem

8. CMIIW: Correct Me If I’m Wrong

9. FYI: For Your Information

10. LOL: Laughing Out Loud

11. OOT: Out Of Topic

Bahasa Gaul Akronim

Akronim adalah kependekan yang berupa gabungan huruf atau suku kata, atau bagian lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar. Misal rudal untuk peluru kendali.

Dalam kaitannya dengan bentuk dan konsep, akronim memiliki perbedaan dengan singkatan. Singkatan merupakan gabungan huruf atau bunyi, baik pada posisi awal maupun tengah kata dari frasa atau kata yang disingkat dan tidak bersifat silabik. Sementara itu, akronim adalah gabungan huruf (bunyi), suku kata, atau campuran huruf (bunyi) dan suku kata, baik pada posisi awal, tengah, ataupun akhir yang diperlakukan sebagai kata atau dianggap sebagai kata.

Berikut adalah sejumlah contoh bahasa gaul dalam bentuk akronim:

1. Curcol: Curhat Colongan

2. Caper: Mencari Perhatian

3. Komuk: Kondisi Muka

4. Pansos: Panjat Sosial

5. Gaje: Nggak Jelas

6. Japri: Jalur Pribadi

7. Salfok: Salah Fokus.

8. Gabut: Gaji Buta

9. Baper: Bawa Perasaan

10. Mager: Malas Gerak

11. Bucin: Budak Cinta

Melansir jurnal berjudul Singkatan dan Akronim di Kalangan Remaja di Kota Bandung, faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penggunaan singkatan dan akronim di kalangan remaja baik dalam bentuk lisan maupun tulisan.

1) Dalam bentuk lisan.

Saat ini tidak jarang remaja yang menciptakan dan menggunakan singkatan dan akronim dalam berkomunikasi sehari-hari. Faktor yang menyebabkan ialah karena ingin dianggap sebagai kelompok yang keren karena telah mengikuti perkembangan jaman, gagah, gaul, dan tidak ketinggalan jaman. Tidak jarang bahasa yang mereka gunakan membuat orang dewasa tidak memahami bahasa apa yang dikatakan oleh para remaja tersebut.

2) Dalam bentuk tulis.Singkat, simpel, menghemat kata-kata, tidak ingin mengikuti EYD, merupakan beberapa faktor yang menyebabkan kalangan remaja di kota Bandung lebih senang menggunakan singkatan dan akronim dalam bahasa tulis dari pada bahasa Indonesia baku. Faktor utama kalangan remaja lebih senang menggunakan bahasa tulis dengan menggunakan singkatan dan akronim ialah kalangan remaja ingin mendapat pengakuan sebagai salah satu kelompok sosial tertentu.

Selain itu juga sebagai salah satu bentuk perlawanan terhadap penguasaan bahasa baku atau kaidah bahasa yang telah mapan. Hal tersebut menunjukkan bahwa kalangan remaja merasa menciptakan dan menggunakan identitas dari bahasa yang mereka ciptakan sendiri.

Bahasa Gaul Reduksi

Reduksi atau reduksionisme merupakan gejala penyederhanaan bentuk dari yang kompleks menjadi bentuk yang lebih sederhana. Reduksionisme ini biasanya digunakan untuk menyederhanakan kata-kata yang rumit atau dengan suku kata yang lebih dari dua suku kata. Dalam bahasa gaul, reduksionisme biasanya dilakukan dengan cara menghilangkan beberapa suku kata agar penulisan atau pengucapannya jadi lebih singkat.

Contoh kata dalam bahasa gaul hasil dari reduksionisme antara lain adalah sebagai berikut:

1. Sensi: Sensitif

2. Konsen: Konsentrasi

3. Lab: Laboratorium

4. Komen: Komentar

5. Admin/Min: Administrator/Administrasi

6. Typo: typhographical error

Selain bentuk-bentuk tersebut, bahasa gaul juga dalam bentuk kebalikan, yakni, penulisan yang sebenarnya kemudian dibalik. Contohnya, woles dari selow (plesetan dari bahasa Inggris 'Slow'), takis dari sikat, dan sebagainya.

Dampak Penggunaan Bahasa Gaul

Mengutip jurnal berjudul Dampak Penggunaan Bahasa Gaul di Kalangan Remaja Terhadap Bahasa Indonesia dijelaskan dampak dari penggunaan bahasa gaul yaitu :

Dampak Positif

Dampak positif dengan digunakannya bahasa gaul adalah remaja menjadi lebih kreatif. Terlepas dari menganggu atau tidaknya bahasa gaul ini, tidak ada salahnya kita menikmati tiap perubahan atau inovasi bahasa yang muncul. Asalkan dipakai pada situasi yang tepat, media yang tepat dan komunikan yang tepat juga.

Dampak Negatif

Penggunaan bahasa gaul dapat mempersulit pengguna bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Padahal di sekolah atau di tempat kerja, kita diharuskan untuk selalu menggunakan bahasa yang baik dan benar.

Q & A

Apa arti "NT" dalam bahasa gaul? 

"NT" dalam bahasa gaul adalah singkatan dari "Nice Try", yang secara harfiah berarti “usaha yang bagus”. Namun, dalam konteks penggunaan sehari-hari, ungkapan ini sering mengandung makna sarkastik atau sindiran halus tergantung situasinya.

NT itu berasal dari bahasa apa?

NT berasal dari bahasa Inggris, yaitu singkatan dari frasa "Nice Try". Istilah ini kemudian diserap ke dalam percakapan gaul anak muda Indonesia, terutama di dunia gaming, media sosial, dan pertemanan online.

Bagaimana proses NT bisa menjadi bagian dari bahasa gaul Indonesia? 

Prosesnya melalui:

- Pengaruh budaya digital global, terutama komunitas game dan media sosial

- Adaptasi langsung dari bahasa Inggris ke bahasa sehari-hari

- Digunakan secara berulang dalam konteks tertentu hingga menjadi ungkapan populer

- Akhirnya dianggap sebagai bagian dari slang lokal, meskipun asalnya asing

Dalam situasi apa biasanya orang menggunakan kata NT?

NT biasanya digunakan saat seseorang berusaha melakukan sesuatu tetapi gagal, baik dalam konteks serius maupun santai.

Misalnya:

- Dalam game: Ketika lawan hampir menang tapi gagal — "NT bro!"

- Dalam candaan: Teman mencoba bohong tapi ketahuan — "Haha, NT ya!"

- Dalam debat: Saat argumen lemah — "NT, tapi kurang masuk akal."

Apakah NT termasuk dalam kategori bahasa tidak baku?

Ya. NT adalah bagian dari bahasa gaul atau slang, yang tidak termasuk dalam bahasa Indonesia baku. Penggunaannya cocok dalam situasi informal atau kasual, bukan untuk konteks resmi, akademik, atau profesional.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6