Nekat Lompat dari Menara Ikonik Seattle, Dua Pria Jadi Buronan

Dua pria dicari polisi selesai terjun dari menara Space Needle

Diterbitkan 27 Juli 2026, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington D.C - Departemen kepolisian Seattle sedang dalam misi pencarian dua pria yang pada hari Jumat memanjat dinding kaca menara Space Needle, tempat ikonik kota tersebut, kemudian berguling melewati bagian tepi bangunan dan meluncur menggunakan parasut dari menara setinggi 184,4 meter tersebut.

Dikutip dari AP News, Senin (27/7/2026), menurut laporan oleh Petugas Hubungan Masyarakat, Brian Pritchard, kedua pria tersebut akan menghadapi tuduhan memasuki pelanggaran batas wilayah.

Kepolisian Seattle melaporkan bahwa para pelaku BASE jumping ini membeli tiket dan memasuki area Space Needle pada pukul 20.50 waktu setempat di hari Jumat. Objek wisata tersebut memiliki dek observasi berbentuk lingkaran yang dikelilingi oleh jendela kaca tinggi yang terbuka ke langit.

Mereka terekam dalam kamera sedang memasuki kamar kecil di lantai tertinggi gedung tersebut lalu keluar sudah mengenakan  helm, menurut polisi. Setelah itu mereka bergerak menuju jendela kaca, memanjat sisi lainnya, kemudian terjun.

Petugas keamanan di Space Needle tidak mengetahui pasti di mana kedua pria tersebut mendarat, polisi pun tidak dapat menemukan mereka. Identitas mereka belum diketahui oleh pihak berwenang dan hanya digambarkan sebagai pria berkulit putih berusia 20-an akhir.

BASE jumping adalah olahraga ekstrem yang mengharuskan seseorang untuk melompat dari suatu objek dan membuka parasut. Istilah ini adalah singkatan dari platform-platform tempat para penerjun payung melompat: Buildings (gedung), Antennas (antena), Spans atau Bridges (jembatan), dan Earth (bumi).

Space Needle pun belum segera menanggapi permintaan komentar yang dikirim melalui email pada hari Sabtu.

Â