Liputan6.com, Washington, DC - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Bill Clinton dan istrinya, Hillary Clinton, yang pernah menjabat sebagai menteri luar negeri AS, telah menyatakan kesediaan untuk memberikan kesaksian dalam penyelidikan kongres terkait mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
Kepastian tersebut disampaikan oleh juru bicara Bill Clinton melalui media sosial. Dalam unggahannya, ia menulis, "mantan presiden dan mantan menteri luar negeri akan hadir."
Kesediaan pasangan Clinton ini muncul di tengah rencana DPR AS yang dikuasai Partai Republik untuk melakukan pemungutan suara guna menetapkan Bill dan Hillary Clinton dalam status penghinaan pidana terhadap Kongres karena dianggap mengabaikan panggilan hukum (subpoena).
Advertisement
Foto Bill Clinton termasuk dalam berkas-berkas terkait Epstein yang dirilis oleh Kementerian Kehakiman AS. Meski demikian, mantan presiden dari Partai Demokrat tersebut telah membantah segala tuduhan pelanggaran.
Mengutip laporan BBC, jika terlaksana, ini akan menjadi pertama kalinya seorang mantan presiden AS memberikan kesaksian di hadapan sebuah komite kongres sejak Gerald Ford melakukannya pada tahun 1983.
Komite Pengawas DPR AS yang dipimpin Partai Republik sebelumnya telah menyetujui langkah untuk menetapkan pasangan Clinton dalam status penghinaan terhadap Kongres pada akhir bulan lalu. Keputusan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah anggota Partai Demokrat.
Ketua Komite Pengawas DPR James Comer dalam pernyataannya saat itu menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum.
Para pengacara Clinton sebelumnya menyatakan bahwa surat panggilan tersebut bersifat "tidak dapat ditegakkan secara hukum". Mereka juga menegaskan bahwa klien mereka telah menyerahkan seluruh informasi terbatas yang mereka miliki terkait Epstein.
Sementara itu, pasangan Clinton menilai panggilan hukum tersebut tidak lebih dari sebuah siasat untuk mempermalukan lawan politik, yang menurut mereka dilakukan atas arahan Presiden Donald Trump.
Â
Penjelasan Pihak Clinton
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4706892/original/027520100_1704433578-Untitled.jpg)
Pada Senin (2/2/2026) malam, Urena, mengonfirmasi melalui platform X bahwa pasangan tersebut akan hadir di hadapan panel kongres.
"Mereka bernegosiasi dengan itikad baik," tulis Urena dalam cuitan yang ditujukan kepada Komite Pengawas DPR. "Anda tidak."
Ia menambahkan, "Mereka telah memberi tahu Anda di bawah sumpah apa yang mereka ketahui, tetapi Anda tidak peduli."
Urena menggarisbawahi bahwa pasangan Clinton berharap kehadiran mereka di hadapan Kongres dapat menjadi contoh, bahwa aturan hukum dan kewajiban untuk memberikan kesaksian berlaku sama bagi semua orang.Â
Bill Clinton tidak pernah dituduh melakukan pelanggaran oleh para penyintas pelecehan Epstein dan telah berulang kali membantah mengetahui aktivitas kejahatan seksual tersebut.
Sejumlah foto yang memperlihatkan Bill Clinton bersama Epstein dan berada di properti mendiang profesional di bidang keuangan itu dirilis oleh Kementerian Kehakiman AS setelah Kongres meloloskan undang-undang yang mewajibkan lembaga tersebut membuka materi terkait penyelidikan Epstein.
Salah satu foto memperlihatkan mantan presiden tersebut sedang berenang di sebuah kolam, sementara foto lainnya menunjukkan dirinya berbaring telentang dengan tangan di belakang kepala di sebuah lokasi yang tampak seperti kolam air panas.
Menanggapi perilisan foto-foto tersebut, Urena mengatakan bahwa gambar-gambar itu diambil puluhan tahun lalu dan Bill Clinton telah menghentikan hubungannya dengan Epstein jauh sebelum kejahatan-kejahatan tersebut terungkap ke publik.
Ketua Komite Pengawas DPR sebelumnya menekankan bahwa pemanggilan terhadap pasangan Clinton telah disetujui secara bipartisan.
"Kami telah berkomunikasi dengan tim hukum Presiden Clinton selama berbulan-bulan, memberi mereka kesempatan demi kesempatan untuk datang dan meluangkan satu hari, tetapi mereka terus menunda, menunda, dan menunda," ungkap Comer, anggota Partai Republik dari Kentucky.
Pasangan Clinton kemudian mengirimkan sebuah surat kepada Comer bulan lalu yang mengkritik cara penanganannya terhadap penyelidikan Epstein.
"Keputusan-keputusan yang Anda buat dan prioritas yang Anda tetapkan sebagai ketua terkait penyelidikan Epstein telah menghambat kemajuan dalam mengungkap fakta tentang peran pemerintah," tulis mereka dalam surat tersebut.
Mereka menambahkan, "Tidak ada penjelasan yang masuk akal atas apa yang Anda lakukan selain motif politik partisan."
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314177/original/064272800_1785736202-mahfud_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4032168/original/078212600_1653378088-cek_fakta_wuhan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313962/original/012980500_1785727335-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-03T102000.247.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5102005/original/064889000_1737425336-20250121-Tokoh_Penting-AFP_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1408202/original/006360600_1479357761-Bill_Clinton.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1384773/original/024567600_1477395058-Donald_Trump.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491809/original/003908300_1770106837-Untitled.jpg)