Dituduh Dukun Santet, Wanita 35 Tahun di India Tewas di Keroyok Tetangga

Bagaimana awal mula pengeroyokan tersebut bisa terjadi?

Diterbitkan 18 Januari 2026, 18:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, New Delhi- Seorang wanita berusia 35 tahun, Kiran Devi, tewas mengenaskan setelah menjadi sasaran amuk massa oleh tetangganya. Aksi kekerasan tersebut terjadi akibat perseteruan antar keluarga yang dipicu oleh tuduhan praktek ilmu hitam.

Selain merenggut nyawa Kiran, pengeroyokan itu menyebabkan dua orang lain menderita luka serius. Para korban selamat teridentifikasi sebagai suami Kiran, Naresh Choudhary, serta adik ipar perempuannya, Lalita Devi, dan seorang kakak ipar lainnya, mengutip DailyStar, Minggu, (18/1/2026).

Pihak keluarga korban menduga para pelaku terdiri dari Mukesh Chaudhary, Mahendra Chaudhary, Natru Chaudhary, dan Shobha Devi. Kelompok tersebut dituding menyerang Kiran menggunakan batu bata, batu, dan batang besi secara membabi buta.

Pemicu konflik berawal saat anak Mukesh Chaudhary jatuh sakit. Rekha Devi, adik ipar korban, mengungkapkan bahwa sang anak sebenarnya telah mendapatkan pemeriksaan dokter dengan diagnosa gangguan pada otak. Kendati penjelasan medis telah diberikan, para tetangga bersikeras menyalahkan Kiran.

Menurut penuturan Rekha Devi, diagnosa dokter justru memantik tuduhan sihir. Pihak tetangga melabeli Kiran sebagai penyihir dan menuduhnya melakukan praktik kejahatan, yang akhirnya berujung pada serangan fatal tersebut.

Seluruh korban luka langsung dievakuasi ke rumah sakit sub-distrik. Dokter yang bertugas sempat memberikan pertolongan pertama, namun merujuk mereka ke rumah sakit distrik lantaran pendarahan hebat. Tragisnya, Kiran menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan menuju lokasi rujukan.

 

Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku

Kepolisian setempat bergerak cepat menangani perkara tersebut. Ranjit Kumar, kepala polisi di Rajauli, Nawada, melaporkan bahwa konflik dipicu oleh perselisihan lama antara dua keluarga yang masih memiliki hubungan kerabat di wilayah itu.

Ia mengkonfirmasi empat hingga lima individu dari kedua pihak menderita luka-luka. Hingga kini, aparat telah menahan tiga orang guna pemeriksaan lebih lanjut. Tim forensik juga telah mengumpulkan sejumlah barang bukti di tempat kejadian perkara. 

Jenazah Kiran rencananya akan diserahkan kepada keluarga seusai proses autopsi selesai. Polisi menyatakan penyelidikan atas dugaan pembunuhan tersebut masih terus berlangsung.