Liputan6.com, Brasilia - Mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro dijatuhi hukuman 27 tahun 3 bulan penjara oleh Mahkamah Agung Federal atas tuduhan merencanakan kudeta.
Vonis ini menjadi keputusan bersejarah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam politik Brasil, dikutip dari laman Antara News, Jumat (12/9/2025).
Tak hanya vonis penjara, ia juga dilarang berpolitik selama delapan tahun.
Advertisement
Menurut laporan portal berita G1, panel pertama Mahkamah Agung menyatakan Bolsonaro bersalah karena terlibat dalam upaya menggulingkan pemerintahan demokratis setelah ia kalah dalam pemilu 2022 dari Luiz Inácio Lula da Silva.
Bolsonaro menjabat sebagai Presiden Brasil periode 2019–2023. Usai kekalahannya dalam pemilu, Brasil diguncang kerusuhan besar pada 8 Januari 2023.
Ribuan pendukung Bolsonaro dengan paksa menyerbu gedung Kongres, Mahkamah Agung, dan Istana Kepresidenan di BrasÃlia. Polisi menangkap sekitar 2.000 orang dalam insiden tersebut.
Pada November 2024, kepolisian federal mendakwa Bolsonaro beserta sejumlah mantan pejabat pemerintahannya dengan tuduhan merancang kudeta, menjalankan organisasi kriminal, serta berupaya merusak tatanan demokrasi.
Selain hukuman penjara, Pengadilan Pemilihan Umum Tinggi juga melarang Bolsonaro mencalonkan diri dalam jabatan publik selama delapan tahun.
Hukuman Berat untuk Rekan-Rekan Bolsonaro
Vonis tidak hanya dijatuhkan kepada Bolsonaro. Sejumlah mantan pejabat terdekatnya juga menerima hukuman berat:
- Walter Braga Netto, mantan Menteri Pertahanan sekaligus calon wakil presiden 2022, dijatuhi hukuman 26 tahun penjara.
- Almir Garnier, mantan Panglima Angkatan Laut, dan Anderson Torres, mantan Menteri Kehakiman, masing-masing divonis 24 tahun.
- Paulo Sergio Nogueira, mantan Menteri Pertahanan, mendapat hukuman 19 tahun.
- Jenderal Augusto Heleno dijatuhi hukuman 18 tahun 8 bulan.
- Alexandre Ramagem, mantan direktur badan intelijen dan anggota parlemen, dicopot dari jabatannya dan dijatuhi lebih dari 16 tahun penjara.
Pengajuan Banding
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2288823/original/021275300_1538993695-JB_2.jpg)
Satu-satunya terdakwa yang membuat kesepakatan pembelaan adalah Mauro Cid, mantan ajudan Bolsonaro. Ia hanya divonis dua tahun dengan pembatasan kebebasan, sehingga kemungkinan besar lolos dari hukuman penjara.
Portal berita UOL melaporkan, tim pengacara Bolsonaro berencana mengajukan banding, bahkan hingga ke tingkat internasional. Mereka menilai vonis ini bersifat politis dan melanggar hak asasi.
Vonis keras terhadap Bolsonaro dan lingkaran dalamnya menandai babak baru dalam sejarah demokrasi Brasil, di mana upaya kudeta untuk mempertahankan kekuasaan dibalas dengan hukuman paling berat yang pernah dijatuhkan kepada seorang mantan presiden.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4377944/original/085179100_1680214937-Mantan_Presiden_Jair_Bolsonaro_Kembali_ke_Brasil_-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411652/original/066561300_1479706477-Brasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411138/original/071923000_1782295017-leao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5241643/original/000306500_1749004088-AP25154539148672.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8511784/original/085283500_1782434702-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530300/original/023508000_1782462492-AP26175847717345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513056/original/032314400_1782436532-jepang.jpg)