Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang

Sejumlah warga negara asing termasuk di antara korban jiwa gempa Venezuela.

Diterbitkan 26 Juni 2026, 23:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Caracas - Jumlah korban tewas akibat dua gempa besar yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026) bertambah menjadi 589 orang. Sementara itu, jumlah korban luka mencapai 2.980 orang. 

"Kami akan menyelamatkan mereka yang masih terjebak di bawah reruntuhan. Kami bekerja tanpa lelah untuk itu," ujar presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez pada Jumat (26/6), seperti dilaporkan kantor berita Anadolu.

Menurut Rodriguez, Negara Bagian La Guaira menjadi wilayah yang mengalami dampak paling parah. Aparat keamanan telah dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian dan penyelamatan, sekaligus memastikan pasokan makanan dan air bersih dapat disalurkan kepada warga terdampak.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyebutkan dua gempa magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela dengan selang waktu hanya 39 detik.

Hingga kini, operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di berbagai wilayah. Otoritas setempat memperingatkan bahwa jumlah korban tewas maupun korban luka diperkirakan masih bisa bertambah seiring berlanjutnya proses evakuasi.

Di antara para korban tewas terdapat sedikitnya enam warga negara asing. Kementerian Luar Negeri Brasil menyatakan seorang pria dan seorang perempuan asal Brasil meninggal dunia dalam bencana tersebut. Kementerian Luar Negeri Italia mengonfirmasi seorang warga negara berkewarganegaraan ganda Italia-Venezuela tewas setelah sebuah bangunan ambruk di La Guaira.

Mengutip laporan kantor berita Xinhua, Kedutaan Besar China di Caracas menyebut dua warga negara China menjadi korban tewas. Adapun Kementerian Luar Negeri Portugal membenarkan bahwa seorang warga negaranya meninggal dunia.