Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia, Enam Bandara Ditutup

Enam bandara di Kolombia ditutup sementara akibat gempa magnitudo 7,4.

Diterbitkan 10 Agustus 2026, 22:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bogota - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin. Guncangan kuat tersebut juga dirasakan hingga negara tetangga, Ekuador, dan membuat warga terpaksa meninggalkan rumah maupun gedung.

Dikutip dari The Guardian, dampak gempa dirasakan sektor penerbangan. Enam bandara di Kolombia yang mengalami kerusakan menghentikan sementara operasionalnya, menurut badan penerbangan sipil negara tersebut.

Keenam bandara itu melayani wilayah Pereira, Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, dan Buenaventura. Informasi tersebut disampaikan badan penerbangan sipil melalui akun resminya di X.

Berdasarkan laporan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) dan lembaga terkait di Kolombia, pusat gempa berada di San Jose Del Palmar, sebuah wilayah administratif di Provinsi Choco.

Lokasi tersebut berada sekitar 400 kilometer sebelah barat Bogota, ibu kota Kolombia. USGS menyebut gempa terjadi pada kedalaman sekitar 107 kilometer di bawah permukaan bumi.

20 Orang Dilaporkan Tewas

Gempa tersebut menimbulkan korban jiwa dan kerusakan di sejumlah wilayah. Sedikitnya 20 orang dilaporkan tewas, sementara sejumlah warga lainnya masih terjebak di dalam bangunan yang runtuh.

Di Pereira, 18 orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya terjebak di bangunan yang roboh. Wali Kota Pereira Mauricio Salazar menyampaikan informasi tersebut kepada Caracol Radio.

Sementara itu, dua orang lainnya tewas di Manizales. Wali Kota Manizales Jorge Eduardo Rojas mengatakan hal tersebut dalam wawancara dengan Blu Radio.

Kerusakan juga terjadi di Cali. Sedikitnya 20 bangunan runtuh akibat gempa, dengan sejumlah orang masih terjebak di dalamnya, kata Wali Kota Cali Alejandro Eder.

Pemerintah Kota Cali telah meminta bantuan tim dari Bogota dan Medellin untuk mendukung upaya penyelamatan.