Gencatan Senjata Iran Israel Berlaku, Ini Faktanya

Gencatan senjata Iran dan Israel diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Diterbitkan 24 Juni 2025, 18:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Teheran - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Iran telah menyepakati gencatan senjata.

Informasi ini diumumkan tidak lama setelah Iran meluncurkan serangan rudal terbatas pada Senin (23/6/2025) malam ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar sebagai balasan atas serangan terhadap tiga situs nuklirnya pada Minggu (22/6).

Trump menulis di Truth Social bahwa gencatan senjata bertahap selama 24 jam akan dimulai sekitar tengah malam Selasa waktu Timur Amerika Serikat (AS).

Dia menjelaskan bahwa kedua negara akan diberi waktu enam jam untuk mengakhiri dan menyelesaikan misi akhir mereka yang sedang berlangsung sebelum gencatan senjata secara penuh diberlakukan.

Dilansir dari AP, Selasa (24/6) berikut ini fakta-fakta terkait gencatan senjata Iran Israel:

1. Netanyahu Menyetujui Gencatan Senjata

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Israel telah menyetujui gencatan senjata bilateral dengan Iran dalam koordinasi dengan Trump.

Netanyahu menyampaikan dia telah melaporkan kepada kabinet keamanan Israel pada Senin malam bahwa Israel telah mencapai seluruh tujuan perangnya dalam operasi selama 12 hari melawan Iran, termasuk menghilangkan ancaman dari program nuklir dan rudal balistik Iran.

"Israel juga berhasil melemahkan kepemimpinan militer Iran, merusak beberapa situs pemerintahan, dan menguasai wilayah udara Teheran," kata Netanyahu seperti dilansir AP, Selasa (24/5). "Israel akan merespons dengan keras terhadap setiap pelanggaran terhadap gencatan senjata."

2. Trump: Gencatan Senjata Sudah Efektif Melanggar

Israel dan Iran pada Selasa (24/6) sepakat menerima rencana gencatan senjata yang diumumkan Presiden Donald Trump untuk mengakhiri perang selama 12 hari yang telah mengguncang Timur Tengah. Hal ini terwujud setelah serangan balasan berskala terbatas oleh Iran ke pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Qatar.

Lebih dari satu jam setelah tenggat waktu bagi Iran untuk menghentikan serangan berlalu, Trump menulis di Truth Social, "GENCATAN SENJATA SUDAH BERLAKU. MOHON JANGAN DILANGGAR! DONALD J. TRUMP, PRESIDEN AMERIKA SERIKAT!"

3. Iran: Gencatan Senjata Berlaku pada 07.30 Waktu Iran

Televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa gencatan senjata mulai berlaku pada pukul 7.30 pagi waktu setempat, namun pejabat Iran belum memberikan komentar sejak pengumuman Trump. Beberapa jam sebelumnya, diplomat tertinggi Iran mengatakan negaranya siap menghentikan serangan udara.

"Sejauh ini, TIDAK ADA 'kesepakatan' atas gencatan senjata atau penghentian operasi militer," tulis Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam unggahan di platform media sosial X. "Namun, dengan syarat bahwa rezim Israel menghentikan agresi ilegalnya terhadap rakyat Iran paling lambat pukul 4 pagi waktu Teheran, kami tidak berniat untuk melanjutkan respons militer kami setelah itu."    

Araghchi menambahkan, "Keputusan akhir mengenai penghentian operasi militer kami akan dibuat kemudian."

4. Pangkalan Terbesar AS di Timur Tengah

Mayor Jenderal Qatar Shayeq Al Hajri mengatakan bahwa 19 rudal ditembakkan ke Pangkalan Udara Al Udeid, yang merupakan pangkalan militer terbesar AS di Timur Tengah.

Trump menyatakan bahwa 14 rudal ditembakkan, 13 berhasil dihancurkan, dan satu "dibiarkan lewat" karena tidak menimbulkan ancaman.