Liputan6.com, Beijing - Tiongkok mungkin tampak tenang setelah menyepakati gencatan senjata dalam perang dagang dengan Amerika Serikat, namun bukan berarti negara itu benar-benar mundur dari panggung geopolitik.
Justru sebaliknya, ibarat naga yang tidur dengan satu mata terbuka, China hanya menunggu waktu yang tepat untuk kembali bergerak dan menunjukkan taringnya—baik kepada pesaingnya di Asia seperti India, maupun ke Eropa dan Amerika.
Kesepakatan gencatan senjata tersebut terjadi pada awal bulan ini, saat Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping sepakat untuk menunda peningkatan tarif selama 90 hari, dikutip dari laman express, Selasa (3/6/2025).
Advertisement
Dalam kurun waktu itu, tarif tambahan Amerika Serikat atas produk Tiongkok tetap berada di angka 30%, sementara Tiongkok mengurangi tarif atas produk-produk AS menjadi 10%.
Meski terdengar seperti langkah menuju perdamaian, kenyataannya ini hanyalah jeda yang rapuh. Perdagangan bilateral antara kedua negara, yang nilainya mencapai USD 600 miliar, masih bisa terganggu kapan saja bila kesepakatan gagal diperpanjang atau dilanggar.
Di luar isu perdagangan, Tiongkok memperkuat poros strategisnya dengan Rusia, negara yang juga memiliki sejarah rivalitas panjang dengan Barat. Kedua negara ini menjalin kerja sama berdasarkan kepentingan bersama: menantang dominasi Amerika Serikat di tatanan global.
"Menghadapi arus unilateralisme dan ambisi hegemonik di panggung internasional, Tiongkok akan terus bekerja sama dengan Rusia dalam memikul tanggung jawab sebagai kekuatan besar dunia," ujar Xi Jinping kepada Vladimir Putin.
Presiden Rusia pun menyatakan bahwa hubungan kedua negara akan terus berkembang demi kepentingan rakyat mereka—bukan untuk melawan siapa pun—dengan prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan sebagai landasan.
Tak hanya dengan Rusia, Tiongkok juga merangkul Turki, terutama dalam bidang pertahanan. Keduanya telah menjalin kerja sama dengan Kazakhstan dalam pengembangan kendaraan tempur lapis baja 8×8 Tais.
Prototipe kendaraan ini dipamerkan untuk pertama kalinya pada 5 April dalam parade militer di Astana, disaksikan langsung oleh pejabat tinggi dari perusahaan Otokar (Turki) dan Norinco (Tiongkok). Ini menandai masuknya hubungan dagang lama antara Turki dan Tiongkok ke ranah kerja sama militer tingkat lanjut—dengan berbagi teknologi, produksi bersama, dan akses ke pasar strategis di Asia Tengah.
Muncul Kekhawatiran
Kolaborasi ini tentu menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi NATO. Sebagai anggota aliansi tersebut, langkah Turki menjalin kemitraan militer dengan Tiongkok—negara yang dianggap pesaing geopolitik utama Barat—dipandang sebagai langkah strategis yang tak bisa diabaikan begitu saja.
Bagi Tiongkok, Turki berfungsi sebagai pintu masuk penting ke Timur Tengah dan Eropa, memanfaatkan jaringan industri dan teknologi militer yang dimiliki Ankara.
Selain itu, Tiongkok tidak tinggal diam dalam konflik yang tengah memanas antara India dan Pakistan. Negara itu diketahui mendukung Pakistan, baik secara ekonomi maupun militer.
Hal ini berkaitan dengan ambisi Tiongkok untuk membantu Pakistan menyaingi India sebagai kekuatan utama di kawasan Asia. Hubungan Turki dan Pakistan yang didasarkan pada kesamaan latar belakang agama turut memperkuat poros ini.
Baru-baru ini, saham perusahaan pesawat tempur Tiongkok, AVIC Chengdu Aircraft, melonjak hingga 40% setelah Pakistan mengklaim telah menggunakan jet tempur J-10C buatan perusahaan tersebut untuk menembak jatuh pesawat tempur India.
Advertisement
Belum Ada Respons India
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2712772/original/069947500_1548392411-india.jpg)
Meski India belum memberikan tanggapan resmi atas tuduhan ini, klaim tersebut sudah cukup untuk memperkeruh situasi dan menunjukkan betapa aktifnya Tiongkok memanfaatkan ketegangan regional demi keuntungan strategisnya.
Saat ditanya tentang penggunaan jet tempur buatan Tiongkok, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok memilih tidak memberikan jawaban tegas—sebuah sikap yang menggambarkan betapa hati-hatinya Beijing dalam memainkan perannya di panggung global.
Kesimpulannya, meski tampak tenang di permukaan, Tiongkok tidak pernah benar-benar berhenti bergerak. Gencatan senjata dagang dengan AS hanyalah satu babak dalam permainan panjang yang lebih besar—di mana Tiongkok terus membangun kekuatan, menjalin aliansi, dan memperkuat cengkeramannya di berbagai belahan dunia. Seperti naga yang bersiap bangkit, ia hanya menunggu waktu yang tepat untuk menghembuskan api.bahwa ia tidak mengetahui situasi tersebut.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5240030/original/007457000_1748865492-Infografis_HEADLINE_Slide_2_1080x1080__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1238139/original/082014900_1521205275-pp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365459/original/093580700_1541506163-040291100_1537702786-download_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263357/original/030094600_1781903941-063_2282397170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776149/original/009414100_1782856874-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776135/original/014006000_1782843284-063_2284049459.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776134/original/059322300_1782843171-000_B8UA24W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3299157/original/094356500_1605660408-AP20322768020969.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710453/original/039368100_1782790641-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378845/original/006458400_1782257129-England_s_Harry_Kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4166753/original/096704000_1663802133-Harga_Minyak_Dunia_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672277/original/063177600_1782711737-NCsRb5czH44MUNLZy8YHS771xaRgvJEmI7skFWQv.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4441329/original/046708800_1685016629-pexels-pixabay-33786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5258288/original/028345200_1750351565-IMG_5302.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8681319/original/003935100_1782730752-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4729966/original/074920500_1706586460-taro-ohtani-5T5zmIqs0AM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7436017/original/050032300_1780212408-MacBook_Pro_M5_Pro_01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564589/original/075643900_1776957136-VW-German-Production-919-4-2048x1152.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8511784/original/085283500_1782434702-Untitled.jpg)