Ilmuwan Ungkap Cara Sederhana Agar Kucing Berumur Panjang

Ilmuwan menyebut cara sederhana ini bisa diterapkan di negara mana saja.

Diterbitkan 30 Juni 2026, 20:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Canberra - Membiarkan kucing peliharaan berkeliaran bebas di luar rumah tidak hanya mengancam satwa liar, tetapi juga meningkatkan risiko kematian dini bagi kucing itu sendiri. Hal itu terungkap dalam kajian terbaru oleh ilmuwan yang menyimpulkan bahwa kucing yang bebas berkeliaran memiliki harapan hidup dua hingga tiga tahun lebih pendek dibandingkan kucing yang dipelihara di lingkungan terbatas.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa sekitar dua pertiga pemilik kucing di Australia pernah kehilangan hewan peliharaannya saat berkeliaran di luar rumah. Penyebab utama kematian meliputi kecelakaan lalu lintas, perkelahian dengan hewan lain, hingga terjatuh dari ketinggian.

Selain itu, banyak kucing yang selamat dari insiden tersebut harus menjalani perawatan medis mahal dan mengalami gangguan kesehatan permanen, dikutip dari laman Independent.co.uk, Selasa (30/6/2026).

Para peneliti juga menegaskan bahwa fenomena ini bukan hanya terjadi di Australia, tetapi juga ditemukan di berbagai negara lain yang menjadi objek penelitian.

Dalam salah satu studi di Amerika Serikat terhadap 55 kucing yang dipasangi kamera di kalungnya, sebanyak 45 persen diketahui menyeberang jalan, 25 persen berinteraksi dengan kucing lain, 25 persen berisiko keracunan akibat makan atau minum sembarangan, sementara sebagian lainnya masuk ke saluran air atau merayap di bawah bangunan.

Temuan serupa juga diperoleh di Selandia Baru. Dari 37 kucing yang dipantau, 59 persen minum di luar rumah, 40 persen makan di luar, 32 persen menyeberang jalan, dan 21 persen memanjat atap yang meningkatkan risiko terjatuh.

Di Australia, penelitian terhadap 428 kucing yang dilacak menggunakan pemancar radio menunjukkan setiap kucing rata-rata menyeberang jalan hampir lima kali setiap hari.

Kajian tersebut menemukan bahwa trauma akibat kecelakaan lalu lintas, perkelahian, dan jatuh menjadi penyebab utama kematian maupun cedera pada kucing yang berkeliaran bebas.

 

Penyebab Kematian Kucing di London

Sebuah penelitian di Inggris bahkan mencatat kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab kematian terbesar pada kucing berusia kurang dari satu tahun hingga delapan tahun.

Di Eropa, diperkirakan 18 hingga 24 persen kucing pernah tertabrak kendaraan sepanjang hidupnya, dan sekitar 70 persen dari insiden tersebut berujung kematian. Risiko lebih tinggi dialami kucing jantan yang belum disterilkan karena cenderung menjelajah lebih jauh.

Selain kecelakaan, kucing yang sering berada di luar rumah juga lebih rentan tertular penyakit menular seperti Feline Immunodeficiency Virus (FIV), mengalami luka akibat perkelahian, hingga menjadi korban keracunan atau kekerasan yang dilakukan manusia.

Dalam studi selama delapan bulan terhadap 55 kucing di Australia Barat, dua ekor mengalami keracunan, satu kehilangan kaki depan akibat kecelakaan lalu lintas, satu mengalami patah gigi setelah terjatuh, dan dua lainnya harus menjalani perawatan dokter hewan akibat luka perkelahian.

Berdasarkan berbagai temuan tersebut, para peneliti menyimpulkan bahwa membatasi ruang gerak kucing di lingkungan rumah merupakan cara paling efektif untuk menjaga keselamatan sekaligus memperpanjang usia hewan peliharaan.

Namun, pembatasan tersebut tidak berarti kucing harus selalu berada di dalam rumah. Pemilik dapat memodifikasi halaman dengan pagar khusus antipelarian atau membangun catio, yaitu kandang luar ruangan yang memungkinkan kucing menikmati udara segar dengan aman.

Kucing juga dapat dilatih berjalan menggunakan tali penuntun sehingga tetap bisa menikmati aktivitas di luar rumah di bawah pengawasan pemilik.

Untuk menjaga kesejahteraan kucing yang dipelihara di rumah, peneliti menyarankan pemilik menyediakan mainan, tiang garuk, area memanjat, tempat bersembunyi, serta minimal dua kotak pasir yang dibersihkan secara rutin. Menurut mereka, lingkungan yang kaya stimulasi dapat membantu memenuhi kebutuhan alami kucing tanpa harus membiarkannya berkeliaran bebas.