Pohon Menteng yang Mulai Dilirik Pecinta Tanaman Buah, Kenali Karakteristik dan Tips Merawatnya

Pohon Menteng mulai banyak dicari pencinta tanaman buah. Kenali ciri, manfaat, habitat, dan cara menanamnya.

Diterbitkan 01 Juli 2026, 14:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pohon Menteng belakangan mulai menarik perhatian para pencinta tanaman buah karena kehadirannya yang kini jarang dijumpai. Selain menghasilkan buah yang dapat dikonsumsi, tanaman ini juga banyak ditanam di pekarangan sebagai bagian dari upaya melestarikan tanaman asli Indonesia. Kondisi ini membuat informasi mengenai karakteristik dan cara merawatnya semakin banyak dicari untuk panduan menanam dan membudidayakannya.

Tanaman buah lokal memiliki peran dalam menjaga keberagaman hayati sekaligus menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menghadirkan tanaman produktif di lingkungan rumah. Salah satu yang mulai banyak dibahas adalah menteng, sebagai tanaman yang telah lama dikenal di berbagai daerah dengan nama yang berbeda.

Meski sudah lama tumbuh di Indonesia, tidak semua orang memahami asal-usul maupun cara membudidayakannya. Untuk itu, sebagai gambaran, Liputan6 akan mengajak pembaca semua untuk mengenal lebih dekat Pohon Menteng, mulai dari habitat, ciri, manfaat, syarat tumbuh, hingga langkah menanam dan merawatnya di pekarangan. Simak informasi selengkapnya, kami hadirkan, Rabu (1/7).

Apa Itu Pohon Menteng?

Pohon Menteng merupakan tanaman buah tropis yang memiliki nama ilmiah Baccaurea racemosa. Tanaman ini termasuk dalam kelompok tanaman buah asli Asia Tenggara dan telah lama tumbuh di berbagai wilayah Indonesia. Buahnya dapat dikonsumsi langsung maupun diolah menjadi berbagai jenis makanan dan minuman.

Di sejumlah daerah, tanaman ini dikenal dengan beberapa nama lain, seperti kepundung, rambai, rambe, atau sebutan lokal yang berbeda sesuai wilayahnya. Perbedaan nama tersebut menunjukkan bahwa tanaman ini telah lama dikenal oleh masyarakat di berbagai daerah meskipun penyebutannya tidak selalu sama.

Pohon Menteng banyak ditemukan di kawasan pedesaan, kebun campuran, hingga hutan tropis. Kini tanaman tersebut mulai kembali diperkenalkan sebagai tanaman buah pekarangan karena memiliki nilai pelestarian sekaligus dapat menghasilkan buah yang dapat dimanfaatkan oleh keluarga.

Asal Usul dan Habitat Alaminya

Menteng merupakan tanaman buah yang berasal dari kawasan Asia Tenggara. Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki penyebaran tanaman ini bersama beberapa negara lain yang beriklim tropis. Keberadaannya telah dikenal sejak lama sebagai bagian dari kekayaan tanaman buah lokal.

Di habitat alaminya, tanaman ini tumbuh di kawasan hutan tropis yang memiliki curah hujan cukup sepanjang tahun. Pohon ini banyak ditemukan di dataran rendah hingga wilayah dengan ketinggian tertentu selama kondisi lingkungannya masih sesuai untuk pertumbuhan tanaman buah tropis.

Selain tumbuh secara alami, Pohon Menteng juga dapat dibudidayakan di pekarangan rumah maupun kebun. Tanaman ini dapat berkembang pada tanah aluvial, tanah berpasir, maupun tanah berlempung yang memiliki drainase baik sehingga akar dapat tumbuh dengan lebih baik.

Ciri-Ciri Pohon Menteng

Pohon Menteng memiliki bentuk yang mudah dikenali melalui ukuran pohon, susunan tajuk, daun, batang, bunga, hingga buah yang tumbuh bergerombol pada batang maupun cabang sehingga masyarakat dapat membedakannya dari tanaman buah lain ketika mulai tumbuh maupun saat memasuki masa berbuah.

  • Tinggi pohon umumnya mencapai sekitar 15–25 meter.
  • Tajuk berbentuk padat dengan susunan cabang yang tidak beraturan.
  • Batang berkayu dan tumbuh tegak.
  • Daun berbentuk lonjong dengan warna hijau.
  • Bunga muncul dalam rangkaian pada batang atau cabang.
  • Buah berbentuk bulat berukuran kecil.
  • Kulit buah berubah warna ketika memasuki masa panen.
  • Daging buah memiliki rasa masam hingga masam-manis.
  • Di dalam buah terdapat beberapa biji.
  • Buah biasanya tumbuh dalam kelompok pada satu tangkai.

Kenapa Mulai Dilirik Pecinta Tanaman Buah?

Pohon Menteng mulai banyak dicari karena masyarakat kembali mengenal tanaman buah lokal yang sebelumnya jarang dibudidayakan. Kehadiran berbagai komunitas tanaman juga membuat informasi mengenai tanaman ini semakin mudah ditemukan sehingga minat untuk menanamnya terus meningkat.

Selain menghasilkan buah, tanaman ini juga sering dijadikan koleksi di pekarangan maupun kebun keluarga. Banyak penghobi tanaman ingin menghadirkan tanaman buah lokal sebagai bagian dari upaya mengenalkan kembali jenis tanaman yang pernah banyak tumbuh di berbagai daerah Indonesia.

Alasan lain yang membuat menteng semakin dikenal ialah karena keberadaannya mulai berkurang di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk ikut menanam dan melestarikan tanaman ini agar tetap dapat ditemukan oleh generasi berikutnya sekaligus menjadi bagian dari koleksi tanaman buah di rumah.

Manfaat Buah dan Bagian Tanamannya

Buah menteng tidak hanya dikonsumsi secara langsung, tetapi juga dimanfaatkan dalam berbagai olahan sehingga tanaman ini tetap memiliki nilai guna bagi masyarakat yang menanamnya di pekarangan maupun kebun.

  • Buah dapat dimakan setelah matang.
  • Buah dapat diolah menjadi sirup.
  • Buah dapat dijadikan asinan.
  • Buah dapat digunakan sebagai bahan fermentasi pada beberapa daerah.
  • Buah dapat dijadikan campuran olahan makanan.
  • Daun pada beberapa daerah dimanfaatkan dalam penggunaan tradisional.
  • Kulit batang juga dikenal dalam pemanfaatan tradisional di sejumlah wilayah.
  • Pohon dapat ditanam sebagai tanaman pekarangan.
  • Tanaman dapat menjadi bagian dari pelestarian buah lokal.

Syarat Tumbuh yang Ideal

Pohon Menteng dapat tumbuh dengan baik apabila ditanam pada lingkungan yang sesuai sehingga kebutuhan cahaya, suhu, curah hujan, dan kondisi tanah tetap terpenuhi sejak masa awal pertumbuhan hingga tanaman mulai menghasilkan buah.

  • Membutuhkan sinar matahari yang cukup.
  • Cocok pada suhu sekitar 21–28 derajat Celsius.
  • Masih dapat tumbuh pada kisaran suhu sekitar 14–34 derajat Celsius.
  • Menyukai wilayah dengan curah hujan cukup.
  • Cocok di daerah tropis basah.
  • Dapat tumbuh pada tanah berpasir.
  • Dapat tumbuh pada tanah berlempung.
  • Drainase tanah sebaiknya tidak tergenang.
  • Penyiraman dilakukan sesuai kondisi tanah.

Tips Merawat Pohon Menteng

Perawatan Pohon Menteng dapat dilakukan melalui langkah yang sederhana dan dilakukan secara rutin agar tanaman terus tumbuh serta memiliki kesempatan menghasilkan buah ketika telah memasuki usia yang sesuai.

  • Gunakan bibit yang berasal dari tanaman sehat.
  • Siram tanaman secara teratur.
  • Bersihkan rumput di sekitar batang.
  • Tambahkan pupuk sesuai kebutuhan tanaman.
  • Pangkas cabang yang kering.
  • Periksa tanaman secara berkala.
  • Jaga area sekitar akar tetap bersih.
  • Hindari genangan air pada lokasi tanam.
  • Berikan ruang tumbuh yang cukup.

Cara Menanam Menteng di Pekarangan

Menanam Pohon Menteng di pekarangan dapat dilakukan melalui beberapa langkah yang mudah dipahami sehingga masyarakat dapat memulai penanaman sejak memilih bibit hingga melakukan perawatan awal setelah tanaman ditempatkan di lahan yang telah disiapkan.

  • Pilih bibit yang tumbuh dengan baik.
  • Tentukan lokasi yang mendapat cahaya matahari.
  • Buat lubang tanam yang lebih besar dari ukuran akar bibit.
  • Campurkan tanah dengan bahan organik sebelum penanaman.
  • Masukkan bibit secara tegak ke dalam lubang tanam.
  • Tutup kembali dengan tanah hingga akar tertutup.
  • Berikan penyiraman setelah penanaman selesai.
  • Atur jarak tanam agar tanaman memiliki ruang tumbuh.
  • Lakukan penyiraman dan pembersihan area sekitar tanaman selama masa awal pertumbuhan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pohon Menteng

1. Apa nama ilmiah Pohon Menteng?

Nama ilmiah Pohon Menteng adalah Baccaurea racemosa, yaitu tanaman buah yang berasal dari kawasan Asia Tenggara.

2. Apakah Pohon Menteng sama dengan rambai?

Di beberapa daerah, menteng memiliki sebutan rambai, rambe, atau kepundung. Penyebutan tersebut bergantung pada daerah dan kebiasaan masyarakat setempat.

3. Berapa tinggi Pohon Menteng?

Pohon Menteng dapat tumbuh sekitar 15 hingga 25 meter apabila tumbuh pada lingkungan yang sesuai.

4. Apakah Pohon Menteng bisa ditanam di pekarangan?

Ya. Pohon Menteng dapat ditanam di pekarangan selama tersedia ruang tumbuh, cahaya matahari, dan tanah yang mendukung pertumbuhan tanaman.

5. Bagaimana rasa buah menteng?

Buah menteng memiliki rasa masam hingga masam-manis, bergantung pada tingkat kematangan buah saat dipanen.

 

 

 

 

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6