Korban Tewas Gempa Venezuela Naik Jadi 1.943

Selain korban tewas, ribuan orang di Venezuela dilaporkan terluka.

Diterbitkan 01 Juli 2026, 13:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Caracas - Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela utara pekan lalu terus bertambah. Hingga Selasa (30/6/2026), otoritas setempat melaporkan sedikitnya 1.943 orang meninggal dunia, sementara ribuan lainnya masih menjalani perawatan dan membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodríguez, mengatakan sebanyak 10.571 orang mengalami luka-luka. Selain itu, sekitar 28.380 warga masih dirawat di rumah sakit atau tinggal di kamp-kamp penampungan sementara akibat bencana tersebut.

Dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada malam 24 Juni, menyebabkan kerusakan luas di sejumlah wilayah di bagian utara negara itu. Gempa susulan yang kuat kembali terjadi pada Jumat, memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah, dikutip dari laman Euro News, Rabu (1/7).

Tim penyelamat dan relawan masih terus berpacu mencari korban yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan. Sejumlah tim penyelamat internasional turut bergabung dengan petugas lokal dalam operasi pencarian, meski masa emas penyelamatan selama 72 jam telah berlalu.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan petugas penyelamat harus menyusuri celah-celah sempit di antara puing bangunan yang tidak stabil untuk menjangkau kemungkinan korban selamat.

Pelaksana Tugas Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, menyatakan sebanyak 3.681 personel penyelamat dari 30 negara telah diterjunkan untuk membantu operasi pencarian dan evakuasi. Komunitas internasional juga telah mengirimkan lebih dari 1.000 ton bantuan kemanusiaan, 27 kendaraan operasional, serta 118 anjing pelacak.

Pemerintah Venezuela menyebut hingga Selasa sebanyak 6.450 orang berhasil ditemukan dalam keadaan hidup, sementara sekitar 13.500 orang lainnya selamat dengan menyelamatkan diri sendiri saat bencana terjadi.

Di tengah upaya pencarian yang masih berlangsung, Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) memperkirakan sekitar 1,8 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan, termasuk sekitar 680.000 anak-anak yang terdampak langsung oleh bencana tersebut.

Sementara itu, Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) memperkirakan nilai kerusakan fisik langsung akibat gempa mencapai sekitar USD 6,7 miliar atau lebih dari Rp 108 triliun.