10 Fakta Menarik tentang Alcatraz, Penjara Ikonik yang Rencananya Dibuka Kembali oleh Donald Trump

Pulau Alcatraz menyimpan banyak misteri! Dari benteng militer hingga penjara terkenal, yuk, ungkap 10 fakta mengejutkan Alcatraz yang bikin kamu takjub!

Diterbitkan 05 Mei 2025, 13:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington D.C - Alcatraz yang dikenal sebagai "The Rock," lebih dari sekadar bekas penjara. Ini adalah tempat yang kaya akan sejarah, misteri, dan kisah-kisah yang tak terduga.

Teranyar, Presiden Donald Trump mengatakan dia menginstruksikan untuk membuka kembali dan memperluas Alcatraz.

Dalam unggahan di situs Truth Social miliknya pada Minggu (4/5/2025) malam, Trump menulis, "Sudah terlalu lama, AS diganggu oleh pelaku kriminal yang kejam, kasar, dan berulang, sampah masyarakat, yang tidak akan pernah berkontribusi apa pun selain kesengsaraan dan penderitaan. Ketika kita menjadi negara yang lebih serius di masa lalu, kita tidak ragu untuk memenjarakan penjahat paling berbahaya, dan menjauhkan mereka dari siapa pun yang dapat mereka lukai. Begitulah seharusnya."

Dari asal usulnya sebagai militer hingga perannya dalam protes, pulau ini telah memainkan banyak peran selain menjadi tempat tinggal bagi beberapa penjahat paling terkenal di AS, seperti Al Capone.

Pulau ikonik ini memiliki sejarah yang kaya dan kisah-kisah tersembunyi yang sering luput dari perhatian. Dikutip dari laman graylineofsanfrancisco, Senin (5/5/2025) berikut 10 fakta soal Alcatraz:

1. Pulau Alcatraz Awalnya Dibangun sebagai Benteng

Sebelum menjadi salah satu penjara paling terkenal di dunia, Alcatraz ditetapkan sebagai reservasi militer pada tahun 1850 oleh Presiden Millard Fillmore. Kemudian, penjara ini menjadi penjara militer pada tahun 1907 dan secara resmi beralih menjadi lembaga pemasyarakatan federal pada tahun 1933.

2. Tahanan Militer Membangun Penjara Alcatraz

Penjara Alcatraz dibangun oleh para tahanan militer antara tahun 1909 dan 1911, dengan menggunakan kembali benteng Angkatan Darat AS yang tersisa di pulau tersebut. Pada saat militer menyerahkan kepemilikannya kepada Departemen Kehakiman pada tahun 1933, penjara tersebut telah siap untuk menampung beberapa penjahat paling terkenal di AS.             

3. Keluarga-keluarga Dulu Tinggal di Pulau Alcatraz

Meskipun reputasinya sebagai penjara dengan keamanan tinggi, Alcatraz bukan hanya rumah bagi para narapidana. Petugas penjara dan keluarga mereka, termasuk anak-anak, tinggal di pulau tersebut. Banyak dari anak-anak ini kemudian membentuk Asosiasi Alumni untuk berbagi pengalaman unik mereka tumbuh dalam lingkungan yang tidak biasa tersebut.

4. Tidak Ada Hukuman Mati di Penjara Alcatraz

Alcatraz tidak pernah memiliki fasilitas eksekusi. Meskipun kekerasan tahanan menyebabkan beberapa kematian, penjara itu sendiri tidak melaksanakan eksekusi.

5. Pulau Alcatraz Memiliki Mercusuar Pertama di Pantai Pasifik

Pada tahun 1854, Alcatraz menjadi rumah bagi mercusuar pertama di Pantai Pasifik, yang berfungsi sebagai mercusuar bagi para pelaut yang berlayar di perairan berbahaya Teluk San Francisco. Sebuah mercusuar yang lebih besar menggantikannya pada tahun 1909, tetapi signifikansi historisnya tetap ada.

6. Tidak Ada Tahanan yang Secara Resmi Melarikan Diri

Meskipun Hollywood telah mempopulerkan kisah pelarian yang berani, tidak ada tahanan yang dikonfirmasi berhasil melarikan diri dari Alcatraz. Beberapa tahanan militer berhasil melarikan diri saat itu masih menjadi pos militer, tetapi setelah menjadi penjara federal, penjara itu tetap tidak ditembus.

7. Alcatraz Ditutup Karena Biaya Tinggi

Penjara itu ditutup pada tahun 1963, bukan karena kegagalan keamanannya, tetapi karena tekanan keuangan. Paparan air asin yang terus-menerus di pulau itu mengikis bangunan, membuat perawatannya menjadi sangat mahal—tiga kali lipat biaya perumahan narapidana di penjara federal lainnya pada saat itu.

8. Aktivis Pribumi Amerika Menduduki Penjara Alcatraz

Aktivis pribumi Amerika dipenjara di Penjara Alcatraz pada akhir tahun 1800-an, dan beberapa bahkan digantung di sana. Pada tahun 1969, aktivis pribumi Amerika menduduki Pulau Alcatraz selama dua tahun, dengan mengutip undang-undang tahun 1868 yang memberikan tanah federal yang tidak ditempati kepada penduduk asli Amerika. Peristiwa penting ini menyoroti hak-hak pribumi dan menarik perhatian nasional terhadap perjuangan mereka.

9. Narapidana Meminta Pemindahan ke Penjara Alcatraz

Meskipun Alcatraz memiliki reputasi yang brutal, beberapa narapidana benar-benar meminta pemindahan. Hunian sel tunggal penjara dan makanan yang relatif berkualitas tinggi membuatnya lebih menarik dibandingkan dengan penjara yang penuh sesak dengan kondisi yang buruk.

10. Penjara Alcatraz Dinamai Berdasarkan Burung Pelikan

Pada tahun 1775, penjelajah Spanyol Juan Manuel de Ayala menamai pulau itu "La Isla de los Alcatraces," yang berarti "Pulau Pelikan." Seiring berjalannya waktu, nama pulau ini diubah menjadi "Alcatraz". Kini, pulau ini tetap menjadi rumah bagi ribuan burung laut, termasuk burung camar dan spesies lain yang bersarang di sana sepanjang tahun.    Â