Sukses

10 Aturan Tak Biasa Jika Anda Berminat Jadi Staf di Kerajaan Inggris

Liputan6.com, Jakarta - Tinggal di sebuah istana mungkin terdengar seperti dongeng.

Namun, hal tersebut mungkin benar jika Anda adalah bagian dari keluarga kerajaan.

Untuk staf kerajaan di Inggris, mungkin dongeng tersebut tidak seindah yang dibayangkan.

Dikutip dari Bright Side untuk berita terkini, Kamis (25/2/2021), berikut adalah 10 aturan yang harus diikuti oleh staf kerajaan:

1. Membersihkan Lantai

Ilustrasi pel lantai - Image by Steve Buissinne from Pixabay

Sebelum jam 10 pagi, staf istana tidak boleh menggunakan penyedot debu atau vacuum untuk membersihkan karpet.

Sebuah aturan yang harus diikuti agar anggota staf tidak membangunkan keluarga kerajaan terlalu dini.

Jadi, mereka menyapu karpet untuk membuatnya bersih.

2. Berjalan di Karpet

Cara Mencuci Karpet Bulu (Sumber: Pixabay)

Berjalan di tengah karpet adalah sesuatu yang dilarang bagi staf istana dan hanya boleh dilakukan untuk keluarga kerajaan.

Staf harus berjalan hanya di samping dan tidak di tengah.

Peraturan ini ada untuk menjaga karpet agar bersih dan tidak ada jejak kaki yang tidak perlu.

2 dari 5 halaman

3. Melayani Kopi

Keluarga kerajaan memiliki banyak keistimewaan. Salah satunya adalah meminum kopi yang disajikan dalam kendi perak.

Ada satu pelayan yang menuangkan kopi ke kendi perak tersebut untuk dibawa ke pelayan lain yang memiliki nampan.

Pelayan tersebut adalah yang akan membawanya ke Ratu.

4. Merencanakan Kegiatan

Ilustrasi Wawancara Kerja Credit: unsplash.com/Van

Seorang pengasuh bertanggung tidak hanya untuk mengasuh anak-anak tetapi juga untuk memikirkan dan menyarankan ide-ide baru kepada seluruh keluarga.

Mereka diharapkan untuk memberi tahu keluarga bagaimana mereka harus berkumpul saat bersama.

5. Menata Rambut

Ilustrasi tata rambut. (dok. Unsplash.com Adam Winger @awcreativeut)

Keluarga kerajaan harus tampil luar biasa setiap saat.

Jadi, penata rambut harus selalu tersedia selama 24 jam, setiap hari dalam seminggu.

Setelah Kate Middleton melahirkan, seorang penata rambut memastikan rambutnya sempurna.

 

3 dari 5 halaman

6. Staf Istana Tidak Terlihat

Staf kerajaan juga tidak boleh dilihat atau didengar.

Mereka harus memastikan bahwa tidak terlalu mengganggu, dan hanya perlu berada di belakang dan tidak terlihat.

7. Staf Pangeran Charles

Pangeran Charles melambaikan tangan ke arah awak media setibanya bersama sang istri, Camilla di New Delhi yang diselimuti kabut asap, Rabu (8/11). Kabut asap tebal akibat polusi udara yang tinggi menyelimuti India. (AP Photo/Manish Swarup)

Pangeran Charles tidak melakukan banyak hal untuk dirinya sendiri.

Para pelayannya memakaikan pakaiannya sampai kaus kakinya.

Mereka juga melipat handuk untuknya sehingga ia bisa duduk dan kemudian membungkusnya ke tubuhnya.

Para staf juga mengeluarkan pasta giginya ke sikat giginya.

8. Menyajikan Sereal untuk Ratu

ilustrasi cereal/copyright Unsplash/Nyana Stoica

Ratu Elizabeth ingin serealnya disajikan dalam Tupperware plastik karena menurutnya, wadah jenis ini akan membuat makanannya lebih segar.

Sereal favoritnya adalah Special K.

 

4 dari 5 halaman

9. Melipat Popok Bayi

Walaupun tidak diketahui apabila bayi kerajaan masih memakai kain popok atau tidak, para pengasuh harus tahu cara melipat popok kain.

10. Para Pengasuh Memiliki Pakaian Khusus

Pangeran George, putra sulung Pangeran William dan Kate Middleton ini tengah menunggu momen membahagiakan di hari Natal. Sebagi anak kecil yang menggemaskan, ternyata pangeran cilik ini punya sebuah permintaan. (AFP/Richard Pohle)

Untuk acara-acara khusus seperti pembaptisan atau pernikahan, para pengasuh harus mengenakan seragam kuno yang mirip dengan pakaian Marry Poppins.

Pakaiannya adalah topi bowler, sarung tangan putih, dan gaun cokelat.

Karena pakaian ini menarik perhatian orang, para pengasuh tidak menggunakannya setiap hari.

Untuk keperluan sehari-hari, mereka mengenakan pakaian biasa yang membuat mereka sulit dipisahkan dari staf keluarga kerajaan.

 

Reporter : Paquita Gadin 

5 dari 5 halaman

Infografis 9 Panduan Imunisasi Anak Saat Pandemi Covid-19