Sukses

Pecinta Alien Berdatangan ke Area 51, Perburuan Makhluk Ekstraterestrial Dimulai?

Liputan6.com, Kota Carson - Meskipun telah diperingatkan berulang kali oleh pejabat penegak hukum dan Angkatan Udara AS, namun para pecinta alien tetap nekat mendatangi dua kota gurun kecil di negara bagian Nevada.

Laporan media lokal mengatakan, mereka datang dengan menaiki kontainer dan truk dari berbagai wilayah di luar Nevada. Setelah itu, mereka juga telah mendirikan kemah dekat Rachel dan Hiko, yang jumlahnya tidak lebih dari 150 orang.

Orang-orang ini berada di sana untuk memenuhi seruan 'penyerbuan' area yang terlarang, di mana sebuah kampanya bernama "Storm Area 51, They Can't Stop All Of Us" digelar. Acara tersebut sebenarnya adalah lelucon di internet yang menjadi viral.

Melalui unggahan di Facebook, seorang mahasiswa yang menggagas kegiatan tersebut, Matty Roberts, mengundang orang-orang untuk menerobos ke lokasi misterius itu pada 20 September, pukul 03.00 waktu lokal.

"Kalau kita lari dengan gaya Naruto, kita bisa bergerak lebih cepat daripada peluru mereka," tulis deskripsi acara itu, merujuk pada karakter komik Jepang yang dikenal berlari dengan tangan terbentang ke belakang dan kepalanya ke depan, demikian seperti dikutip dari VOA Indonesia, Jumat, 20 September 2019.

Roberts mengatakan kepada Los Angeles Times, "Saya memicu sebuah gerakan ketika saya dilanda kebosanan pada pukul 02.00 pagi."

Tapi idenya disambut luas oleh warganet. Lebih dari 2,1 juta pengguna Facebook menegaskan untuk hadir. Namun, Roberts sejak itu menarik diri dari acara yang ia canangkan.

Alasannya, dia khawatir dengan keselamatan umum karena kawasan Area 51 tidak dilengkapi infrastruktur untuk mendukung puluhan ribu pengunjung.

2 dari 3 halaman

Sekilas Tentang Area 51

Area 51 adalah bagian dari Area Uji dan Pelatihan Nevada yang menyediakan "ruang pertempuran fleksibel, realistis, dan multidimensi'' untuk pengujian dan "pelatihan canggih pendukung kepentingan nasional AS,'' menurut Angkatan Udara AS.

Lokasi Ini telah menjadi bahan teori konspirasi yang mengatakan militer AS menyimpan alien dan UFO di sana.

Setelah berpuluh-puluh tahun pejabat pemerintah menolak mengakui keberadaan Area 51, CIA pada 2013 merilis dokumen yang merujuk pada instalasi misterius seluas 20.700 kilometer persegi, dengan nama dan lokasinya di sebuah peta di dekat dataran kering Groom Lake.

3 dari 3 halaman

Viral Seruan 500 Ribu Orang Serbu Area 51 Berburu Alien

Jika semuanya berjalan sesuai rencana, lebih dari setengah juta orang asing akan berkumpul di sebuah kota terpencil di Nevada pada 20 September, disatukan oleh tujuan bersama: menyerbu Area 51 pada dini hari.

Menggunakan kekuatan dalam pendekatan angka untuk mengungkapkan misteri angkasa luar yang tersimpan di area yang begitu rahasia tersebut, demikian dikutip dari Washington Post, Sabtu, 13 Juli 2019.

Pada Jumat malam kemarin, lebih dari 540.000 orang dari seluruh dunia telah mendaftar untuk menghadiri acara lelucon di Facebook.

"Area 51, Mereka Tidak Bisa Menghentikan Kita Semua," tulis pernyataan tersebut.

"Kita semua akan bertemu di objek wisata Area 51 Alien Center dan mengoordinasikan cara masuk kita," ditambahkan dalam deskripsi singkat acara tersebut.

Tak tahu jelas apakah agenda ini sungguhan atau tidak. Tapi banyak yang menyatakan bahwa ajakan ini adalah hanya candaan semata.

Sebab, ajakan ini bisa dibuat oleh siapa saja. Lalu, polling ini viral dan diteruskan oleh banyak orang.

Lalu Apa Itu Area 51?

Pada 2015, beredar sebuah gambar aneh yang diabadikan seorang penumpang pesawat maskapai American Airlines di wilayah gurun Nevada, Amerika Serikat.

Gambar tersebut berbentuk sebuah cahaya aneh, seolah menampilkan pola cakram besar berada di langit dengan menembakkan bola-bola api.

Kabarnya, pesawat yang ditumpanginya berada di sebuah wilayah perbatasan dekat pangkalan militer rahasia, Area 51.

Sudah begitu banyak berembus rumor yang menginformasikan Area 51 sebagai tempat paling misterius di dunia. Sampai saat ini Area 51 hanya dijuluki sebagai pangkalan militer yang sangat tertutup dan kadang juga disebut-disebut sebagai pusat pengembangan pesawat antariksa Amerika Serikat.

Loading
Artikel Selanjutnya
Buru Alien di Bulan Jupiter dan Saturnus, NASA Uji Coba Kendaraan Bawah Air
Artikel Selanjutnya
Persiapan Misi ke Mars pada 2020, NASA Utamakan Cari Mikrofosil Alien