Sukses

Helikopter Jatuh di Hong Kong, Pilotnya Tewas

Liputan6.com, Hong Kong - Seorang pria tewas dalam insiden kecelakaan helikopter di Hong Kong pada Minggu, 19 Mei 2019. Korban adalah pilot dari pesawat mini ini.

Helikopter itu jatuh pada pukul 17.29 di dekat Kadoorie Farm and Botanic Garden, pusat konservasi dan pendidikan yang terletak di New Territories.

Pilot teridentifikasi sebagai Andrew Wong Fai-hung yang berusia 49 tahun. Ia diketahui telah memiliki linsensi untuk terbang yang telah diperbarui, sebagaimana dikutip dari laman South China Morning Post pada Senin (20/5/2019).

Layanan darurat Hong Kong melakukan operasi dengan menerjunkan 15 mobil pemadam kebakaran dan 10 ambulans. Mereka menemukan puing-puing helikopter yang terbakar yang tersebar di tanah berukuran 100 meter.

Api berhasil dipadamkan pada 17.44 dan tidak ada laporan tentang korban lain.

Jonathan Ho Wang-leung, dari Otoritas Investigasi Kecelakaan Udara Hong Kong, mengatakan pilot telah lepas landas dengan helikopter milik pribadi dari Shek Kong Airfield pukul 16.40, ke sebuah tempat dengan durasi 90 menit.

Lapangan udara itu menampung unit-unit Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), serta terbuka untuk penggunaan sipil pada akhir pekan.

2 dari 3 halaman

Tidak Terbang Tinggi

Seorang saksi mata mengatakan helikopter itu tampaknya tidak terbang terlalu tinggi pada saat-saat sebelum kecelakaan.

"Aku mendengarnya terbang di atas kepalaku," katanya.

"Mesinnya berhenti tiba-tiba lalu terbang lagi. Suara itu aneh. Dan kemudian saya melihat ke atas, dan melihat... (pesawat itu) jatuh di lereng," lanjut sumber yang tidak disebutkan namanya itu.

Gambar dan klip video yang diposting online menunjukkan api dan asap hitam mengepul keluar dari area berhutan. Sebagian jalan Lam Kam dekat pertanian ditutup sebentar setelah kecelakaan, tetapi dibuka kembali segera sesudahnya. Pertanian itu sendiri akan ditutup pada Senin.

3 dari 3 halaman

Penyebab Kecelakaan Masih Jadi Misteri

Jonathan Ho mengatakan masih terlalu dini untuk berspekulasi tentang apa yang mungkin menyebabkan kecelakaan itu atau apakah helikopter itu hancur di udara seperti yang dikatakan saksi.

Pansy Leung Sun-chun, mitra di perusahaan tempat Wong bekerja, menyatakan belasungkawa kepada keluarganya, dan mengatakan bahwa dia adalah seorang penerbang berpengalaman yang telah melakukan hal itu selama bertahun-tahun.

"Andrew adalah pengacara yang cerdas, rajin, dan dapat dipercaya," katanya. "Dia adalah orang yang ramah, suka membantu, murah hati, dan penuh perhatian. Ini insiden besar bagi kami yang kehilangan seorang kolega dan teman. ”.

Loading
Artikel Selanjutnya
Demonstran Anti-Pemerintah Hong Kong Protes Kebijakan Karantina Kasus Virus Corona
Artikel Selanjutnya
12 Jenazah Korban Helikopter Jatuh di Oksibil Dipulangkan Senin 17 Februari