Mengenal Li Jiaying, Astronaut Hong Kong Pertama yang ke Ruang Angkasa

Siapa Li Jiaying dan bagaimana kehidupannya di luar dunia antariksa?

Diterbitkan 25 Mei 2026, 18:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Beijing - Seorang astronaut asal Hong Kong untuk pertama kalinya diluncurkan ke ruang angkasa dalam misi pesawat antariksa Shenzhou-23 milik China pada Minggu malam.

Li Jiaying, petugas polisi berusia 43 tahun dan ibu dari tiga anak, bertugas sebagai ilmuwan muatan dalam kru beranggotakan tiga orang yang menuju stasiun ruang angkasa Tiangong Space Station, dikutip dari laman BBC, Senin (25/5/2026).

Misi tersebut menjadi bagian dari program ambisius China untuk mengirim manusia ke Bulan pada 2030. Peluncuran ini juga berlangsung di tengah persaingan program antariksa dengan Amerika Serikat yang menargetkan pendaratan manusia di Bulan pada 2028.

Selain Li, kru misi terdiri dari Zhu Yangzhu dan Zhang Zhiyuan yang masing-masing berusia 39 tahun.

Roket Long March 2-F yang membawa Shenzhou-23 diluncurkan dari Gurun Gobi di wilayah barat laut China pada Minggu pukul 23.08 waktu setempat. Beberapa jam kemudian, pesawat berhasil merapat di stasiun ruang angkasa Tiangong.

Pemerintah China menyebut misi ini akan melakukan berbagai eksperimen, termasuk penelitian dampak mikrogravitasi terhadap tubuh manusia. Setidaknya satu anggota kru dijadwalkan menjalani misi selama satu tahun penuh di orbit, meski identitasnya belum diumumkan.

Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee menyebut keterlibatan Li dalam misi tersebut sebagai momen bersejarah bagi Hong Kong.

Li mengaku terinspirasi oleh Yang Liwei, manusia pertama yang dikirim China ke ruang angkasa.

“Ini adalah kesempatan langka. Mengapa tidak mencoba?” kata Li seperti dikutip kantor berita Xinhua.

China terus memperluas program eksplorasi antariksa dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, misi Chang'e-6 berhasil membawa sampel batuan dari sisi jauh Bulan ke Bumi untuk pertama kalinya.

China juga dijadwalkan melakukan uji penerbangan orbital pesawat antariksa Mengzhou pada akhir tahun ini sebagai bagian dari persiapan misi berawak ke Bulan.