Awas Penipuan Paket Tertukar, Kenali Modus dan Cara Menghindarinya

Cegah penipuan paket tertukar, selalu pastikan untuk memverifikasi informasi yang diterima.

Diterbitkan 26 Juni 2026, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penipuan mengincar masyarakat yang gemar belanja online, di balik kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkan terdapat ancaman yang harus diwaspadai, yaitu penipuan yang kerap kali mengincar para pembeli online. Salah satu modus yang sedang marak adalah paket tertukar atau bermasalah dalam pengiriman.

Situs resmi BCA menyebutkan, penipuan ini memanfaatkan kepanikan dan ketidakpastian calon korban. Modusnya dimulai dengan pesan WhatsApp yang mengaku dari pihak ekspedisi. Pelaku menginformasikan bahwa ada masalah pada paket, seperti tertukar, hilang, atau tertahan di gudang, yang mengakibatkan paket tidak bisa dikirim. Untuk meyakinkan korban, penipu sering kali menyertakan data yang terlihat valid, seperti nama penerima, alamat, dan nomor resi.

Setelah membuat korban percaya, pelaku menawarkan solusi berupa pengembalian dana (refund) dan menyarankan korban untuk memesan ulang barang setelah proses selesai. Di sinilah jebakan dimulai. Pelaku akan mengirimkan kode QRIS dan meminta korban untuk memindainya dengan dalih memproses pengembalian dana. Padahal, QRIS tersebut sebenarnya digunakan untuk melakukan pembayaran, bukan menerima uang. Akibatnya, jika dipindai, uang justru akan keluar dari rekening korban.

Jika korban mulai ragu, pelaku biasanya akan menelepon dengan nada mendesak, menekankan bahwa proses refund memiliki batas waktu. Hal ini dilakukan agar korban segera menyelesaikan transaksi tanpa sempat memverifikasi kebenarannya. Selain itu, penipu umumnya menggunakan nomor pribadi yang tidak terverifikasi, meskipun sering memasang foto profil yang menyerupai perusahaan logistik agar terlihat lebih meyakinkan.

Untuk mencegah diri Anda menjadi korban, selalu pastikan untuk memverifikasi informasi yang diterima dengan menghubungi langsung pihak ekspedisi melalui saluran resmi. Jangan pernah memindai kode QRIS atau memberikan informasi pribadi tanpa memastikan kebenarannya. Dengan tetap waspada dan berhati-hati, Anda dapat menikmati pengalaman belanja online yang aman dan nyaman.

Cara Menghindari Modus Penipuan Paket Tertukar

Agar tidak menjadi korban penipuan paket yang tertukar, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Selalu cek status pengiriman melalui aplikasi marketplace atau situs resmi ekspedisi.
  • Jangan mudah percaya pada pesan yang mengatasnamakan perusahaan ekspedisi.
  • Waspadai pihak yang menawarkan pengembalian dana melalui scan QRIS
  • Tolak untuk mengikuti instruksi jika secara prosedur janggal dan tidak meyakinkan
  • Hubungi layanan pelanggan resmi jika menerima informasi terkait kendala pengiriman dan konfirmasi pesanan

Saat ada informasi dari orang tak dikenal terkait paket yang bermasalah, luangkan waktu sejenak untuk melakukan verifikasi. Dengan berpikir jernih dan melakukan pengecekan melalui kanal resmi, risiko menjadi korban penipuan akan terhindari.