Ekuador vs Jerman: Julian Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Timnya

Julian Nagelsmann mengevaluasi kekalahan Jerman dari Ekuador di Piala Dunia 2026. Ia menilai timnya kehilangan struktur permainan usai unggul cepat.

Diterbitkan 26 Juni 2026, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Julian Nagelsmann memberikan evaluasi setelah Jerman menelan kekalahan 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Meski kalah, Jerman tetap lolos ke babak 32 besar sebagai juara grup.

Pertandingan yang berlangsung di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Jumat (26/6/2026) dini hari WIB berlangsung menarik sejak menit awal. Jerman sempat unggul cepat sebelum Ekuador membalikkan keadaan.

Leroy Sane membuka keunggulan Jerman pada menit kedua memanfaatkan kerja sama Florian Wirtz dan Aleksandar Pavlovic. Namun Nilson Angulo menyamakan skor tujuh menit kemudian lewat gol dari luar kotak penalti.

Gol kemenangan Ekuador dicetak Gonzalo Plata pada menit ke-77 melalui situasi sepak pojok. Hasil tersebut memastikan Ekuador lolos ke babak 32 besar mendampingi Jerman.

Jerman Gagal Mempertahankan Momentum Setelah Unggul Cepat

Nagelsmann menilai timnya memulai pertandingan dengan sangat baik lewat gol cepat pada awal laga. Namun, ia mengakui para pemain gagal menjaga ritme sehingga permainan berubah setelah gol penyeimbang Ekuador.

Menurut pelatih berusia 38 tahun itu, kesalahan dalam penguasaan bola membuat Jerman kehilangan struktur permainan. Kondisi tersebut dimanfaatkan Ekuador yang tampil semakin percaya diri.

"Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Seharusnya kami bisa melanjutkannya dengan keyakinan yang jauh lebih besar, tetapi justru kami mulai kehilangan struktur permainan," ujar Nagelsmann.

"Kami kebobolan gol penyama kedudukan setelah kehilangan bola dan saat itu posisi kami juga terlalu dalam," lanjut Nagelsmann.

Pergantian Pemain Dilakukan karena Faktor Kebugaran

Memasuki babak kedua, Nagelsmann melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga kualitas permainan timnya. Ia menyebut beberapa pemain sudah mengalami kelelahan sehingga membutuhkan tenaga baru.

Meski melakukan rotasi, Nagelsmann menegaskan kepercayaannya terhadap seluruh pemain yang dibawa ke Piala Dunia. Menurutnya, setiap pemain memiliki kualitas untuk membantu tim.

"Kami melakukan banyak pergantian pemain pada babak kedua karena kami tahu ada beberapa pemain yang sudah kelelahan," kata Nagelsmann.

"Kami memercayai setiap pemain yang ada di dalam skuad," tegas Nagelsmann.

Ekuador Bermain dengan Tekad Besar

Nagelsmann juga memberikan apresiasi kepada penampilan Ekuador yang tampil penuh determinasi sepanjang pertandingan. Ia menilai lawannya bermain dengan urgensi tinggi karena nasib mereka di turnamen dipertaruhkan.

Tekad besar tersebut terlihat sejak awal hingga akhir pertandingan. Ekuador terus menekan dan akhirnya berhasil mengamankan kemenangan yang membawa mereka lolos ke fase gugur.

"Ekuador mempertaruhkan segalanya dalam pertandingan ini dan hal itu terlihat jelas," ungkap Nagelsmann.

"Mereka bermain dengan urgensi yang sangat besar," pungkas Nagelsmann.

Persaingan Sengit di Piala Dunia 2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Bungkam Oman, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Semifinal AVC Men's Cup

Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan